Friday, September 25, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Strategi & Teknik Trading Forex

Mengenal Andrews Pitchfork Trading

Must Read

Cambridge: 100 Juta Orang di Seluruh Dunia Kini Menggunakan Aset Berbasis Crypto

Para peneliti di Cambridge Center for Alternative Finance baru-baru ini mengungkapkan bahwa 100 juta orang di seluruh...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 25 September 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 25 September 2020

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari...

 Andrews Pitchfork  Trading ( Median Line )

Andrews  Pitchfork atau garis median adalah salah satu alat bantu charting standar yang tersedia pada kebanyakan platform trading / charting. Tools ini dikembangkan oleh Alan Andrews. Tools Andrews Pitchfork dapat diakses di platform MT4 dengan mengklik Insert dan memilih Andrews Pitchfork .  

Insert dan pilih Andrew’s Pitchfork.

Garis median mencakup tiga buah garis, garis tengah  membedah dua ayunan harga tinggi dan  harga rendah,  garis median atas dan garis median bagian bawah. Penampilan 3 buah garis median dikenal dengan nama Pitchfork, karena mirip dengan senjata trisula atau sekop jerami.

    Baca juga : Trading Mudah dengan Oscilator Moving Average dan MACD

Setelah mengidentifikasi titik ayunan tinggi  dan rendah , garis median harus disesuaikan dengan aksi harga .

Bagan di bawah ini adalah garis median dalam bentuknya yang paling sederhana. 

Garis median

Teori Andrew’s Pitchfork didasarkan pada konsep aksi dan reaksi dari hukum Newton yang menjelaskan, bahwa setiap tindakan memiliki reaksi yang sama dan saling berlawanan.

Ada beberapa elemen pada Pitchfork yang berbeda, yaitu:

  • Median line
  • Upper median line
  • Lower median line
  • Upper/lower trigger line
  • Upper/lower warning line

 

Tampilan penuh garis Median Andrews

Ikhtisar

Hal terpenting , alat bantu yang kita gunakan  sebaiknya mampu untuk mengidentifikasi arah, kekuatan dan perubahan perilaku harga. Mungkin muncul dalam benak kita,  dari mana Andrews Pitchfork berasal?  Jenis Pitchfork apa saja  yang ada?  Banyak orang pernah mendengar tentang Dr Alan Hall Andrews, penemu Andrews Pitchfork. Namun sedikit yang pernah mendengar nama Roger Babson atau George Marechal. Masih sedikit yang mendengar tentang Garis Normal atau Babson Charts. Faktanya adalah bahwa tanpa Babson dan Normal Line-nya , Andrews Pitchfork seperti yang kita ketahui tidak akan pernah ada.

    Baca juga : Strategi Mix Entry Heiken Ashi, Heiken Ashi Smoothed dan Heiken Ashi Exit

History Andrews Pitchfork

Dari mana Andrews Pitchfork berasal? Cerita ini dimulai tenggelamnya seorang gadis muda di Sungai Annisquam di Gloucester, Mass pada tahun 1880an. Gadis muda itu adalah kakak pengusaha dari seorang yang bernama Roger Babson. Babson, yang masih remaja pada saat itu, kemudian menjelaskan kejadian tersebut “… mereka mengatakan bahwa dia tenggelam, tapi faktanya adalah … dia tidak dapat melawan gravitasi yang muncul dan menangkapnya seperti naga dan membawanya ke bawah. ”

Kemudian Babson menjadi terobsesi dengan gravitasi, dan menyebutnya sebagai musuh No.1. Melalui studi awal dan penelitian tentang gravitasi dan pengaruhnya, Dia menjadi sangat tertarik pada  karya fisikawan Inggris dan matematikawan, Sir Isaac Newton.

“For every action there is an equal and opposite reaction”

Babson menerapkan nya dalam semua bidang kehidupan terkait gravitasi bahkan membentuk Gravity Research Foundation pada tahun 1960 yang sampai hari ini menerbitkan penghargaan untuk esai oleh ilmuwan pada topik terkait gravitasi.

     Baca juga :  Scalping Swing Hibrid dengan Exponential Moving Average

Minatnya terhadap Hukum Ketiga Newton menghasilkan penerapannya pada banyak aspek kehidupan pribadi dan bisnisnya, melihat tatanan dan keseimbangan alami dalam segala hal. Pada tahun 1904 Babson dan istrinya Grace meluncurkan Babson Statistics Organization (kemudian dikenal sebagai Babson’s Reports ), dimana organisasi ini menjual analisa saham dan menerapkan Hukum Ketiga Newton ke pasar saham dan dikenal dengan sebutan garis normal (Normal Line)

Pergerakan harga rata-rata diatas Normal Line menunjukkan pertumbuhan, sedangkan harga yang bergerak di bawah garis Normal menunjukan resesi atau masa sulit. Contoh Bagan Babson dari 1919 ini menunjukkan garis normal, garis di mana harga berfluktuasi.  

Babson memprediksi perubahan pasar AND dengan menggunakan Normal Line, dan dia percaya bahwa volume area yang diarsir di atas garis memiliki volume yang kurang lebih sama pada bagian bawah.

    Baca juga : Prediksi dan Bias Proyeksi Pasar Forex

Keseimbangan alami  pada pasar dengan setiap tindakan (bergerak di atas garis) dipenuhi dengan reaksi yang sama  pada pergerakan di bawah garis. Garis Normal adalah pendahulu yang sekarang kita kenal sebagai Garis tengah. Mengambil evolusi satu langkah kecil mendekati Pitchfork, mari lihat bagan di bawah ini.

Bagan ini disiapkan oleh Babson pada tahun 1912 menunjukkan perubahan harga Obligasi dari tahun 1875 sampai 1911. Lihat bagaimana dia menambahkan  Normal Line dan lihat bagaimana harga berfluktuasi diantara Normal Line.

Apa yang dilakukan Babson di sini adalah mengidentifikasi kemiringan harga dan di mana hal itu terjadi. Pada tanggal 5 September 1929 Babson menyampaikan pernyataan, bahwa pasar saham akan segera anjlok/crash dan guncangannya akan sangat menakutkan. Pada hari yang sama pasar turun sebesar 3% dan  dikenal sebagai “Babson Break”. Kemudian Wall Street Anjlok (Black Tuesday)  satu bulan kemudian setelah pernyataan Babson.  Babson telah mengunakan Normal Line untuk menghindari bencana kerugian.

bersambung……

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Cambridge: 100 Juta Orang di Seluruh Dunia Kini Menggunakan Aset Berbasis Crypto

Para peneliti di Cambridge Center for Alternative Finance baru-baru ini mengungkapkan bahwa 100 juta orang di seluruh...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 25 September 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 25 September 2020

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 25 September 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga...

GOLD : Analisa Teknikal Harian 25 September 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada dalam sebuah pola...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -