Wednesday, December 2, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Strategi & Teknik Trading Forex

Are you (really) ready to Trade?

Must Read

GBPUSD Masih Naik Meski Lebih Rendah, Terbebani Masalah Brexit

Setelah sempat mengalami beberapa penurunan dari puncak pergerakan harian, GBPUSD kembali berusaha bangkit. Sebelumnya Poundsterling Inggris mengalami...

EURUSD Naik Mengambil Keuntungan Atas Pelemahan Dolar AS Akibat Vaksin

Mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa di hari Selasa in (1/12) pasangan EURUSD naik dan memperpanjang momentum bullish....

AUDUSD Naik Setelah Data China, Konflik Australia-China Membatasi

Mata uang Dolar Australia bullish di sesi Asia hari Selasa (1/12) dan membawa AUDUSD naik kembali. Salah...

Inforexnews – Sebuah pertanyaan sederhana yang biasanya diremehkan oleh para trader. Baik itu trader  pemula yang baru terjun maupun trader yang sudah berpengalaman. Sebuah pertanyaan yang diabaikan karena terlihat tidak terlalu penting atau bisa saja dikarenakan perbedaan persepsi dari pertanyaan di atas?

Maksud pertanyaan diatas adalah menyangkut kesiapan trading anda. Kalau kita analogikan anda sedang melamar ke sebuah perusahaan keuangan terkemuka. Anda diharuskan memiliki ijazah strata satu serta daftar riwayat hidup yang tidak bercela. Anda juga dianjurkan menjaga penampilan anda supaya bisa mendapatkan kesan rapi, selain itu, kemampuan akademisi serta tes psikologi juga harus anda lewati dan pada akhirnya anda harus mencapai tahap wawancara dengan calon pimpinan anda.

Ternyata saat anda direkrut, itu adalah perjuangan awal anda. Perjuangan sebenarnya adalah di dunia kerja tersebut. Tapi perjuangan selanjutnya tidak dapat anda lakukan jika perjuangan awal anda untuk melewati hasil perekrutan tersebut tidak dilakukan sesuai prosedur.

Maka dari itu kesiapan trading yang saat ini kita bahas adalah ibarat perjuangan awal anda melamar sebuah pekerjaan.

Yang tentu saja dimana perjuangan selanjutnya sangat bergantung pada perjuangan awal anda ini.

Kali ini karena keterbatasan halaman, saya akan lebih mengacu pada modal trading.

Saat anda berkomitmen terjun secara gigih ke dalam dunia trading, anda mungkin sering disugesti dengan hal-hal sederhana yang dianggap mudah. Banyak yang mengatakan cukup memiliki sedikit uang, sebuah laptop ataupun smartphone, dan koneksi internet serta platform trading. Cukup itu saja anda sudah siap melakukan trading.

Itu sah-sah saja, namun persepsi kita sedikit berbeda. Siap trading itu artinya anda harus memikirkan secara dalam apakah anda akan terjun sebagai trader full time, atau trader part time? Berapa dana investasi anda? Ingatlah bahwa syarat untuk melakukan investasi ataupun spekulasi adalah memiliki dana yang tidak menganggu kehidupan sehari-hari anda. Anggaplah anda memilik uang sebesar Rp 20 juta, dan anda berhenti dari pekerjaan anda akibat dari bujuk rayu teman anda untuk fokus dalam dunia trading. Saat ini anda secara otomatis tidak memiliki penghasilan untuk menambah 20 juta anda dalam rekening anda selain dialokasikan ke dalam trading.

Celakanya, banyak dari orang yang memiliki kasus yang sama langsung menginvestasikan seluruh uangnya ke dalam akun tradingnya. Dan lebih parahnya lagi lebih banyak yang uangnya habis, sehingga menyebarkan isu bahwa trading is bullshit, trading itu judi, trading itu penipuan, trading itu zero sum game dan lain sebagainya.

Sebenarnya tidak ada yang salah dalam trading, namun kesalahan persepsi awal orang-orang tersebut yang  akhirnya menggiring mereka pada kesimpulan negative yang menyulitkan orang-orang seperti saya untuk mengaku sebagai trader di dunia sosial. Hehehe

Kembali ke kesiapan trading ini, kita kembali ke uang Rp 20 juta di rekening anda. Dan anggaplah anda tidak ada penghasilan lain karena ingin menjadi full time trader (menurut saya cukup nekat). Sebelum melakukan deposit ke dalam akun anda, saya ingin anda menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini :

  1. Berapa uang yang anda habiskan per bulan untuk gaya hidup anda sekarang?
  2. Apakah akan bertambah jika anda melakukan aktivitas trading? Kira-kira berapa?
  3. Silahkan kalikan ke dengan kehidupan setahun anda?
  4. Berapa selisih uang anda saat ini dibanding pengeluaran setahun di atas?
  5. Setelah mendepositkan selisih dana tersebut? Apakah keuntungan anda dapat menutupi gaya hidup anda?
  6. Apakah dalam setahun anda bisa mendapatkan hasil yang melebihi gaji anda waktu bekerja sebelumnya?
  7. Wajarkah deposit anda berbanding pengeluaran anda sehari-hari?

Silahkan jawab masing-masing pertanyaan diatas, dan saya akan memberikan contoh jawabannya.

  1. Berapa uang yang anda habiskan untuk gaya hidup anda sekarang? Anggaplah 3 juta rupiah karena anda hidup sendiri.
  2. Saya akan memasang speedy dan akan lebih sering ke café untuk mencari suasana trading, kira-kira akan bertambah 1 juta
  3. 4 juta x 12 = 48 juta
  4. Uang rekening 20 juta – 48 juta = minus 28 juta
  5. Uangnya tidak cukup untuk didepositkan
  6. Tidak mungkin karena tidak bisa didepositkan
  7. Sangat tidak mungkin

Solusi dari orang yang mendapatkan kasus di atas harusnya adalah menjadi part time trader. Dimana gaji dari pekerjaannya bisa menutupi gaya hidup sehari-harinya sehingga dia memiliki budget investasi untuk melakukan trading. Sehingga uang di rekening masih bisa digunakan untuk melakukan deposit. Dan melakukan aktivitas trading tanpa menganggu gaya hidupnya. Karena jika aktivitas trading menganggu gaya hidup anda, tingkat stress anda akan meningkat, padahal trading itu sangat erat dengan manajemen stress. Dengan begitu, anda harus memikirkan kembali rencana anda untuk terjun ke dalam bisnis trading. Pikirkan tentang hidup anda sendiri dulu, amankan dulu kehidupan anda baru anda bisa dikategorikan siap melakukan aktivitas trading. Karena anda akan lebih tenang dalam melakukan aktivitas trading, karena hidup anda tidak terganggu, anda mungkin akan bisa mencapai sisi objektif dalam kegiatan trading anda. karena jika anda bertindak karena emosi, itu adalah langkah awal menuju kehancuran.

Kriteria ini tidaklah mutlak, namun semoga bisa menjadi sebuah referensi untuk anda semua supaya persepsi Siap untuk trading kita menjadi sama. Sehingga anda dapat meminimalisir kejatuhan yang berat dan mengakibatkan kehancuran dalam hidup dan masa depan anda sendiri.

 

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

GBPUSD Masih Naik Meski Lebih Rendah, Terbebani Masalah Brexit

Setelah sempat mengalami beberapa penurunan dari puncak pergerakan harian, GBPUSD kembali berusaha bangkit. Sebelumnya Poundsterling Inggris mengalami...

EURUSD Naik Mengambil Keuntungan Atas Pelemahan Dolar AS Akibat Vaksin

Mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa di hari Selasa in (1/12) pasangan EURUSD naik dan memperpanjang momentum bullish. Mata uang Euro sepenuhnya memanfaatkan...

AUDUSD Naik Setelah Data China, Konflik Australia-China Membatasi

Mata uang Dolar Australia bullish di sesi Asia hari Selasa (1/12) dan membawa AUDUSD naik kembali. Salah satu dukungan yang membantu Dolar...

NZDUSD Menguat Setelah Data China Mengesankan dan Pelemahan Dolar AS Secara Luas

Pasangan mata uang NZDUSD menguat menuju ke nilai tukar lebih tinggi di 0,7120 di sesi Asia hari Selasa (1/12). Dolar New Zealand...

USDJPY Terjun Dalam Setelah Data Jepang Positif dan Pelemahan Dolar AS

Mata uang Yen Jepang menguat lebih besar melawan Dolar AS di sesi Asia hari Senin (30/11). USDJPY langsung mencatatkan penurunan lebih rendah...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -