Thursday, August 6, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Strategi & Teknik Trading Forex

Become A Good Trader Series 3 : Risk Awareness- Diversifikasi

Must Read

OKEx Luncurkan Platform P2P di India Meskipun Ada Ketidakpastian Hukum

Pertukaran cryptocurrency OKEx telah mengumumkan platform perdagangan peer-to-peer baru yang diluncurkan pada 5 Agustus, yang memungkinkan pengguna...

EURUSD Kembali Naik Menunggu Rilis Data Zona Eropa dan AS

Mata uang Euro menguat sepanjang sesi akhir Asia menjelang pembukaan sesi Eropa hari Rabu (5/8). Momentum ini...

GBPUSD Mampu Mendaki Mendapatkan Manfaat Dari Rencana Stimulus Inggris dan Kemajuan Brexit

Arah pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak lebih condong bullish tipis sepanjang sesi akhir Asia hari...

Setelah anda membagi tujuan anda menjadi bagian kecil, kemudian mengenal metode yang paling mendekati kepribadian anda, anda sebagai investor maupun trader diwajibkan sadar akan resiko. Sadar akan resiko tidak hanya berlaku di awal maupun saat berinvestasi, tapi anda harus sadar akan resiko di sepanjang hidup anda. Anda harus sigap pada setiap resiko yang akan muncul tiba-tiba, baik yang sudah anda perhitungkan, maupun yang tidak terpikirkan sebelumnya.

Market bergerak bebas, sebebas pemikiran manusia, karena harga adalah cerminan aksi jual beli si manusia itu sendiri. Maka dari itu kegilaan pasar kadang muncul tanpa dapat diperhitungkan. Lihat saja baru-baru ini dow jones memecahkan rekornya sendiri, turun hingga 1.500 basis point dalam satu hari saja!!

Tidak ada yang menyangka, tidak ada fundamental yang luar biasa, namun harga turun begitu saja tanpa peringatan.

Maka dari itu sebagai investor maupun trader, anda harus mampu menjaga kesadaran anda akan resiko investasi.

Yang paling sering anda temukan adalah jangan meresikokan dana anda lebih dari 2%!!

Oke anda harus pahami apa itu 2 %, bayangkan jika anda berinvestasi di sebuah saham, namun dia turun 5 persen dalam 2 hari?

Kemudian mungkin anda akan bertanya, ini koreksi, bagaimana bisa menjaga 2% tersebut? Sedangkan koreksi saja sudah 5% ?!

Dalam dunia investasi, anda akan diperkenalkan dengan diversifikasi. Diversikasi ini memiliki teori supaya anda tidak menaruh telur anda dalam satu keranjang.

Maksudnya supaya jika keranjang tersebut jatuh, maka tidak semua telur anda yang hancur jika anda menaruhnya dalam beberapa keranjang.

Anda disarankan melakukan diversifikasi, maksudnya disini adalah menaruh dana anda dalam beberapa tempat yang terpisah.

Umumnya  para investor membaginya di porsi saham, obligasi, emas, properti maupun mata uang.

Dengan melakukan diversifikasi, resiko akan lebih tertekan menjadi lebih sedikit daripada menaruh dana anda pada satu instrumen.

Diversifikasi memiliki analogi seperti ini.

Bayangkan di sebuah pulau tropis hanya ada 2 perusahaan.

Yang satu menjual cream sunblock. Yang satu lagi menjual payung.

Seperti yang anda ketahui, cream sublock akan mengalami penjualan growth yang luar biasa pada musim panas, sedangkan pada musim hujan, dia akan mengalami penurunan penjualan. Jadi penjualan penutupan pertahunnya (growth pertahunnya tergantung pada cuaca), begitu juga payung, dia akan “laku” dijual pada musim hujan, penjualannya akan lebih besar dibandingkan musim panas.

Baca Juga : Become a good Traders Series : Susun Tujuan Anda menjadi Bagian Kecil

Baca Juga : Become A Good Trader Series 2 : Gali Rumus Investasi yang Terbaik Bagi Anda

Anda sebagai investor memutuskan untuk berinvestasi. Sebagai investor yang melakukan diversifikasi karena paham akan resiko pada cuaca. Anda memutuskan untuk membagi dana investasi pada kedua perusahaan tersebut. Karena cuaca seperti apapun, kerugian di satu perusahaan, akan “tercover” oleh perusahaan lainnya.

Misalnya pada musim hujan sunblock akan turun, sedangkan payung akan naik. Karena anda berinvestasi di keduanya, resiko pada perusahaan sunblock akan sedikit terminimalisir oleh kenaikan penjualan perusahaan payung.

Maka dari itu, selain menentukan stop loss yang sering beredar di global trader course, anda sebaiknya sadar bahwa kerugian akan muncul suatu saat, oleh karena itu anda sebaiknya melakukan diversifikasi.

Sebagai trader maupun investor, anda sebaiknya menentukan dari awal, dimana anda akan melakukan investasi, serta di mana saja anda akan melakukan diversifikasi.

Diversifikasi akan membuat anda sedikit terhindar dari kerugian yang majemuk dalam satu waktu.

Namun diversifikasi tetap mengandung resiko, akan tetapi akan lebih minim. Ini tergantung cara anda menentukan diversifikasi.

Sebagai trader, misalkan anda memiliki dana sebesar 100 juta rupiah.

Anda bisa membagi dana adan menjadi 2 bagian maupun 3 bagian.

Bagian pertama anda masukkan ke akun trading anda. dengan manajemen uang yang aman (dimana anda memasang stop loss di level tertentu dari margin anda)

Bagian kedua anda masukkan ke deposito dengan bunga 6,5% pertahun.

Bagian ketiga anda bisa memasukkan dana anda di investasi emas.

Pencarian growth terbesar anda ada pada bagian trading, untuk mengatasi resiko kehilangan dana yang besar, anda memasukkan dana anda ke deposito (maka pertahun anda memiliki 6,5% dari sebagian dana anda yang mengcover resiko trading anda)

Kemudian emas yang masih diyakini tetap sejalan dengan inflasi untuk tetap menjaga “nilai” uang anda.

Belum jelas?

Sederhananya, misalkan anda membagi dana anda menjadi 3 bagian. Akun trading 40 juta. Dana deposito 40 juta. Sedangkan pembelian emas (real) 20juta.

40 juta dana trading, (resiko tergantung dari money management yang anda gunakan). Ada baiknya anda melakukan trading dengan lot yang minim, dengan resiko yang minim, masih ingat dengan become a good trader series yang pertama? Susun bagian anda menjadi kecil. Bagi yang masih awam, resikokan dana anda tidak lebih dari bunga deposito anda.

Nah, berlanjut ke dana deposito anda, 40 juta. Dengan bunga 6,5% pertahun. Maka sekitar 2.080.000  setelah pajak.

Dalam bertrading ria, anda disarankan untuk tidak meresikokan dana anda melebihi bunga deposito anda, sehingga pada penutupan tahun, dana anda tidak mengalami penurunan. Jadi jika anda mengalami kerugian 1 juta di akun trading pada penutupan tahun, anda tetap profit pada dana deposito.

Ini ada pada bagian resiko, alangkah lebih indahnya jika anda mengalami keuntungan di penutupan tahun. Karena anda harus mengalahkan inflasi yang terus naik dari tahun ke tahun.

Kemudian berlanjut menjaga 20 juta anda pada emas batangan atau yang familiar disebut dengan logam mulia.

Logam mulia masih dipercaya sebagai instrument yang selaras dengan inflasi. Dia menjaga nilai intrinsik uang anda. misal dulu 180 juta sudah bisa membeli  rumah tipe 45, jika anda menyimpan dana anda sampai sekarang dalam bentuk uang, anda tidak akan mampu membeli rumah tersebut lagi. Tapi jika anda menyimpan 180juta dalam bentuk emas, kemudian sekarang anda menjual emas anda, anda tetap mampu membeli rumah tersebut. Hal ini tetap memiliki resiko, karena ini adalah histori masa lalu, masa depan tidak dapat diprediksi. Maka dari itu, untuk yang satu ini, bijaklah sebelum berinvestasi.

Jangan lupa, porsi pembagian dana anda tergantung anda sendiri, pada intinya adalah anda harus paham bagaimana diversifikasi itu bekerja serta resiko yang menempel pada masing-masing instrumentnya.

Kemudian ada alternatif lainnya,

Anda bisa menyimpan dana anda di saham maupun mata uang real. Jika anda punya dana lebih, alokasikan di properti, mau itu tanah kosong maupun bangunan.

Sebagai investor, tentu anda jangan “asal” dalam menaruh dana. Oh properti kemudian anda membeli rumah seharga 1 miliar untuk tipe 45. Itu sama saja anda membeli rugi. Anda harus cermat dalam memilih instrument, dan menghitung value yang pantas anda bayar.

Bekerjalah sedikit banyak dengan rasio-rasio perhitungan untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, supaya anda tidak menyesal dikemudian hari.

Pada dasarnya, anda disarankan melakukan diversifikasi, supaya tidak mengalami kerugian besar dalam satu waktu yang bersamaan. Karena sadar akan resiko dapat menghindarkan anda dari kejatuhan mental yang sangat mahal. Kejatuhan mental dapat mengakibatkan anda menjadi penakut yang akhirnya akan terdepak dari dunia investasi yang menguntungkan namun liar ini.

Sebagai investor maupun trader yang ingin mendapatkan growth, ingatlah, Diversifikasi itu Wajib!

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

OKEx Luncurkan Platform P2P di India Meskipun Ada Ketidakpastian Hukum

Pertukaran cryptocurrency OKEx telah mengumumkan platform perdagangan peer-to-peer baru yang diluncurkan pada 5 Agustus, yang memungkinkan pengguna...

EURUSD Kembali Naik Menunggu Rilis Data Zona Eropa dan AS

Mata uang Euro menguat sepanjang sesi akhir Asia menjelang pembukaan sesi Eropa hari Rabu (5/8). Momentum ini juga berhasil mendorong pasangan mata...

GBPUSD Mampu Mendaki Mendapatkan Manfaat Dari Rencana Stimulus Inggris dan Kemajuan Brexit

Arah pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak lebih condong bullish tipis sepanjang sesi akhir Asia hari Rabu (5/8). Dengan ini maka...

USDJPY Hari Ini Terus Naik Turun Karena Dinamika Risiko yang Ramai

Pergerakan pasangan mata uang USDJPY bullish bangkit dari titik yang paling rendah dalam mingguan yang berada di 105,58. Pasangan berhasil kembali merebut...

Dolar Australia Naik Membawa AUDUSD Lebih Tinggi Mengabaikan Risk Off dan Data Negatif China

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia naik dan terus bertahan melawan Dolar AS dengan mencatatkan kenaikan 0,28% menuju ke 0,7180. Dengan catatan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -