Thursday, January 27, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Strategi & Teknik Trading Forex

Fungsi dan Manfaat Volume

Must Read

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada...

Fungsi VOLUME

Fungsi volume adalah menunjukkan likuiditas suatu jenis mata uang, secara sederhana mengacu pada seberapa mudah kita melakukan buy dan sell suatu jenis mata uang.
Jika suatu jenis pasangan mata uang memiliki volume rata-rata yang tinggi (likuid), maka kita akan dengan mudah melakukan open posisi long mapun short posisi. Namun jika suatu jenis mata uang memiliki volume rata-rata yang rendah, bisa dikategorikan dalam fase konsolidasi (Equilibrium/keseimbangan relative), maka membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menunggu trader lain yang mau melakukan long atau short (imbalance).

No_likuid/ un_Validation


Contoh pasangan mata uang USDRON kurang memiliki likuiditas. Jam transaksi tidak 24 jam perhari. Hanya 8 jam perhari.

Q

 

KOnfirmasi Tren

Volume juga berfungsi sebagai konfirmasi untuk tren dan volume harus bergerak bersama. Jika tren naik, maka volume seharusnya mengalami peningkatan. Jika tren turun, maka volume mengalami PENINGKATAN. Jika kondisi ini terpenuhi maka kemungkinan besar trend tetap berlanjut. Q2

 

Q3

 

Reversal

Volume juga memegang peranan yang penting ketika terjadi pembalikan arah. Pembalikan atau reversal biasanya diikuti dengan volume yang tinggi. Tetapi apabila terjadi pembalikan arah atau reversal,namun dengan volume rendah, ini dapat mengidentifikasikan retracement atau koreksi.Q4

Volume juga aktif sebagai konfirmasi breakout dalam perjalanan suatu tren. Saat harga bergerak dalam ranging (sideway) atau pada suatu pola/ pattern serta kemudian terjadi breakout, maka sepatutnya breakout tersebut diikuti dengan volume yang lebih besar dari pada umumnya. Artinya breakout didukung oleh sebagian besar pelaku pasar.

Pelajari Lebih Lanjut Mengenai Breakout Candle

Q5

Q6Breakout Descending Triangle yang diikuti volume yang meningkat, baik buat sell. dan Breakout Simetris Triangle disertai volume yang meningkat, pada contoh grafis baik buat buy.

Secara garis besar atau kesimpulan dari fungsi volume adalah : 

  • Mengkonfirmasi Trend
  • Mengkonfirmasi Breakout
  • Mengkonfirmasi Reversal

Manfaatkan volume dalam transaksi anda. Have a nice trade, wass @SP.

Artikel Menarik Lainnya

Previous articleMoney Monster
Next articleMengenal NR4 dan NR7
- Advertisement -

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah ketua Federal Reserve AS Jerome...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada kata-kata yang lebih benar yang...

Dolar Sentuh Tertinggi 5-Minggu Pasca Keputusan Kebijakan Fed

Dolar naik ke level tertinggi lima minggu pada hari Rabu setelah Federal Reserve mengatakan kemungkinan akan menaikkan suku bunga AS pada bulan...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 27 Januari 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -