Teknik 1% CANDLESTICK Ala Sanitera Darma
Home / Strategi Trading Forex / Sanitera Darma,Siapa yang tidak mengenal Beliau?Inilah Trading Teknik 1% CANDLESTICK !!

Sanitera Darma,Siapa yang tidak mengenal Beliau?Inilah Trading Teknik 1% CANDLESTICK !!

Teknik 1% CANDLESTICK

Disini kita akan coba membahas system trading ala sanitera darma. System teknik 1% candestick ala Sanitera Darma. Adapaun penggunaan nya dapat dilakukan pada multi time frame, namun disarankan minimal penggunaannya pada time frame m15. Pada 1% candlestick adalah hasil pengamatan yang menitik beratkan pada sebuah trend yang didasari 3 unsur yaitu : kemungkinan, arah gerak selanjutnya dan secara umum .

Kemungkinan”.ini adalah pekerjaan kita sehari-hari..bermain-main dengan kemungkinan. sejalan dengan teori dow yang mengatakan “Average discounted everything” atau kasarnya harga itu bergerak bebas, sehingga kita hanya bisa mengambil sebuah asumsi “kemungkinan naik” atau “kemungkinan turun” .kita tidak bisa dengan sombong mengatakan “pasti” naik atau “pasti” turun karena bukan kita yang “mencetak” harga di quotation ..

“Arah Gerak Selanjutnya” inilah yang kita cari, kemana kira-kira harga akan bergerak selanjutnya atau kemana kira-kira arah dari pergerakan harga selanjutnya dan ini merupakan salah satu fungsi dari chart.

“Secara Umum” kita bisa mengatakan “secara umum arah masih naik” dan kemungkinan arah gerak selanjutnya secara umum adalah masih “akan naik” itu karena kita melihat chart nya secara umum dan tidak secara terfokus ke beberapa buah candle.

Langsung saja coba jelaskan bagaimana contoh dan cara kerja nya…

Untitled

Pada gambar  kotak berwarna biru diatas terdapat sekumpulan candle yang memiliki bentuk yang sama. Candle berwarna putih adalah candle sell sedangkan candle berwarna merah adalah candle buy. Seringkali terjadi bentuk candle yang sama.

Dari pengamatan diatas kita mencoba untuk menerapkan pola 1% CANDLESTICK ala sanitera darma.

Prinsip dari cara kerja 1% CANDLESTICK ini adalah sebagai berikut : kita dapat melakukan entry pada saat close candle ke 2, dan meletakkan level stop loss pada candle 1 sedangkan untuk exit nya kita bisa lakukan pada candle ke 3 atau ke empat.

Disini saya akan mencoba membagi system trading 1% menjadi 3 bagian agar lebih mudah untuk memahaminya.

1. 1% candlestick .

Untitled

Perhatikan gambar yang saya beri kotak pada candle warna merah (candle buy)., disana kita melihat ada dua buah candle buy dengan volume semakin membesar. Pada system trading 1% ini kita akan memanfaatkan pembesaran volume yang dapat diartikan sebagai ketertarikan para buyer untuk melakukan opsi buy. Sesuai cara kerja 1% candlestick kita bisa melakukan OP buy pada close cansle ke 2, serta meletakkan posisi SL nya pada low candle pertamanya. Setelah itu kita hanya tinggal menunggu hasil apakah prediksi kita akan sesuai , bahwa candle selanjutnya akan tetap di dominasi oleh para buyer.

Untitled

Dan ternyata setelah berjalan beberapa saat terlihat hasil seperti gambar diatas, dimana para buyer ternyata masih mendominasi. Pada saat kondisi seperti ini kita dapat melakukan keputusan akan kan kita melakukan close position sesuai dengan rule, yaitu close position pada candle ke 3 atau ke 4.

2. Market breakout

Untitled

Pada gambar diatas terlihat sebuah pergerakan market yang berusaha untuk menembus area resistent. Seandainya kita amati pergerakan sepertinya ada upaya untuk melewati area resisten, dan tentunya kita sebagai follow trend tidak akan tergesa – gesa untuk melakukan opsi buy karena area resistent nya masih belum terlewati.

Untitled

Setelah terlihat tampilan hasil seperti diatas, sepertinya kita sudah mulai yakin bahwa resistent benar-benah telah di tembus. Hal ini dapat kita lihat setelah beberapa kali market berusaha untuk menembus area yang semulanya menjadi resistent berubah menjadi suppot yang cukup kuat. Dengan hasil pengamatan demikian maka kita akan melakukan ancang- ancang untuk follow trend. Tinggal menunggu waktu yang tepat kapan kita akan mulai melakukan transaksinya.

3. 1% candlestick breakout + 1% komfirmasi

Untitled

Kelanjutan dari gambaran market sebelumnya dapat kita lihat seperti gambar diatas. Area yang semulanya resistent sekarang telah berganti menjadi area support. Dalam artian  sudah ter breakout. Dan pada kotak biru diatas sepertinya akan kembali terjadi pola 1% candlestick. sehingga kembali kita dapat melakukan transaksi buy pada saat itu. Tentunya dengan rule yang sudah kita bicarakan sebelumnya.

Untitled

Dan ternyata hasilnya cukup memuaskan, sekali lagi 1% candlestick menunjukkan powernya. Tinggal keputusan kita apakah pada kondisi seperti diatas kita akan close posisi atau kah hold.

Dari gambar diatas kita dapat menerapkan tiga unsur yg telah saya jelaskan  diatas, ternyata masih ada kemungkinan harga itu akan bergerak turun/naik. Sehingga kita bisa mempekirakan kemana arah gerak selanjutnya  apakah dia akan tetap bergerak turun atau naik. Namun dari hasil pengamatan yang kita lihat saat ini secara umum harga bergerak turun/naik. Maka dari sini kita dapat menarik kesimpulan bahwa kita akan melakukan OP sell/buy, dan hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk entry nya.

Sumber : Majalah Inforexnews

About Mr. Ed

Check Also

The Legend of Elliot Wave Principle

Ada banyak teori yang digunakan para pedagang saat membuat keputusan perdagangan, salah satu yang terkenal …