>
Home / Tag Archives: amerika

InforexNews: amerika

Berita - Peluang Entry - Trading Forecast amerika

Dolar AS Disokong Konflik Pakistan-India, Fokus Ke Kesepatan Akhir AS-China

Perdagangan Dolar AS sempat berada di kawasan level harga paling rendah sekitar tiga minggu terakhir. Hal ini terjadi karena para pelaku pasar dan investor lebih memilih mengambil sikap hati-hati menunggu kepastian pertemuan AS-China. Pasar tengah diterpa ketidakpastian hasil akhir kesepakatan dagang AS-China walaupun sempat tersiar kabar kemajuan cukup bagus. Di tempat lain, perdagangan mata uang Inggris Pound terlihat menanjak karena munculnya spelukasi mengenai kemungkinan Brexit tanpa kesepakatan yang mulai menurun.

Sementara itu Greenback terhadap beberapa mata uang utama tampak mendaki dan terus mempertahankan posisinya. Penguatan greenback terjadi karena wakil bidang dagang dari AS, Robert memberikan pernyataan pada momen sidang Kongres dengan intinya bahwa masih terlalu awal jika memutuskan untuk memprediksi bagaimana kesepakatan akhir dari negosiasi dagang AS-China.

Dolar AS mendapatkan sokongan dari kabar terbaru konflik antara Pakistan dengan India. Para pelaku pasar dan investor mengalihkan uang mereka dari aset-aset bernilai resiko tinggi menuju ke aset-aset safe haven yang lebih aman dari pergolakan. Pantuan terlihat pada Indeks Dolar AS yang diperdagangakan naik pada level angka 96.100. Kenaikan ini sebenarnya cukup tipis setelah sempat menyentuh kawasan angka paling rendah di 95.883 sekitar tiga minggu terakhir.

Mata uang Poundsterling Inggris juga tetap mempertahankan momentum kenaikannya menuju ke kawasan paling tinggi sekitar tujuh bulan terakhir. Pound terus meningkat hari Rabu lalu setelah para pelaku pasar dan investor menaruh harapan cukup tinggi setelah tersiar kemungkinan Brexit No-Deal yang mengecil dan momen keluarnya Inggris dari Uni Eropa di tunda kembali.

Jika kesepakatan yang diajukan oleh May kembali ditolak oleh Parlemen Inggris, Maya akan memberikan kesempatan kepada Parlemen untuk memilih dua hal penting. Selasa lalu May menyampaikannya di depan Parlemen mengenai pilihan tersebut yaitu pemungutan suara untuk Brexit tanpa kesepakatan apapun atau menunda Inggris keluar dari Uni Eropa.

Resiko Dagang AS-China Naik, Dolar Australia Melemah, Pasangan AUDUSD Fokus Pernyataan Fed

Hari ini perdagangan pada mata uang Dolar Australia terhadap Dolar AS berada di kawasan harga paling rendah harian. Saat berita dituli, posisi pasangan AUDUSD berada di kisaran level harga 0.7155 hari ini Selasa (26/2). Otomatis penurunan ini memotong usahanya mendaki sebelumnya akibat adanya sentimen pasar yang lebih memilih menghindari resiko. Pasar saat ini masih dibebani rencana oleh pernyataan dari dua ketua Fed. Mereka akan memberikan penjelasan lanjutan mengenai kesepakatan dagang AS-China yang selama ini membebani perdagangan. Negosiasi dagang tersebut akan menentukan kemana arah selanjutnya dalam rentang pendek.

Sebelumnya pasangan ini sempat melonjak cukup tajam karena keuntungan yang didapat akibat pernyataan dari Donald Trump mengenai pembaruan negosiasi dagang AS-China. Trump menyatakan pembicaraan sangat penuh kemajuan dan Trump juga siap untuk menunda kenaikan biaya impor untuk barang-barang dari China. Perjanjian dagang akan diselesaikan pada petemuan akhir nantinya yang diadakan di Florida.

Kenaikan Dolar Australia harus pupus setelah naiknya kekhawatiran pasar mengenai akhir dari kesepakatan dagang AS-China di Florida nanti. Pasar masih ragu apakah pertemuan akhir antara Trump dengan Xi Jinping akan mengakhiri perseteruan yang membenai pasar selama ini. Kondisi AUD diperburuk dengan pernyataan dari Fed melalui mantan ketua Yellen dan wakil ketuanya Richard yang memproyeksikan akan terjadi pelemahan pada pasangan mata uang AUDUSD, dengan artian Dolar AS akan menguat karena tingginya resiko perdagangan.

Yellen menyampaikan bahwa kondisi perekonomian Amerika Serikat cukup baik untuk saat ini. Hal serupa juga disampaikan oleh Richard Clarida dan memperjelas Fed dalam menilai kondisi ekonomi untuk menentukan kebijakan moneter selanjutnya. Penyataan Fed skala semi tahunan oleh Powell akan menjadi fokus pasar saat ini.

Ekonomi AS Tidak Stabil, Saham AS Turun Sementara Dolar AS Mampu Menguat

Posisi saham AS mengalami penurunan dalam volume perdagangan yang tipis. Sementara itu pada Treasurie mengalami penurunan yang sama yang disebabkan oleh para pelaku pasar dan investor yang sedang diterpa kekhawatiran mengenai pertumbuhan ekonomi dan beberapa masalah perdagangan global serta masalah ekonomi AS.

Ditempat lain, S&P 500 juga mengalami penurunan untuk kali pertama dalam waktu empat sesi perdagangan pasca rilis data dari kawasan Eropa dan ekonomi AS yang cukup jauh dari ekspektasi pasar. Data tersebut secara langsung membuat kekhawatiran pasar mengenai perekonomian dunia kembali mencuat.

S&P 500 sudah berada di kawasan jenuh pembelian dengan jumlah mencapai 25 persen. Menurut ahli investasi, ada banyak sekali rilis data ekonomi yang dilaporkan jauh dari harapan pelaku pasar. Para ahli strategi pasar juga menyatakan akan menunggu dan melihat apakah dampak-dampak dari serentetan rilis data ekonomi berlaku untuk sementara waktu atau juga terus memrambah ke sektor-sektor lainnya.

Dolar AS mengalami penguatan terhadap beberapa mata uang utama dunia, ketika sedang tersebar rumor mengenai kemajuan yang tidak pasti dari negosiasi dagang AS-China menjelang deadline kesepakatan dagang pada 1 Maret nanti. Sementara itu laporan dari China mengenai larangan mengimpor batu bara dari Australia membuat Dolar Aussie mengalami pelemahan.

Saat ini para pelaku pasar dan investor tengah fokus pada berbagai faktor yang dapat menyebabkan bank sentral AS mengambil tindakan mengenai suku bunga. Pada saat ini kondisi negosiasi dagang AS-China yang tampak belum ada kemajuan yang berarti dan cenderung tidak ada pembaruan membuat aset-aset perdagangan dengan nilai resiko mengalami penurunan peminat. Analis pasar menyebutkan akan banyak sekali para pelaku pasar yang berjaga-jaga dan menghindari perdagangan menjelang deadline 1 Maret nanti.

Kabar Rencana Kenaikan Tarif Impor AS, Industri Otomotif Terancam

Berdasarkan laporan dari Reuters bahwa ada rumor Departemen Perdagangan AS telah mengirim yang dapat menyebabkan dampak cukup signifikan pada sektor industri AS. Minggu lalu mengirim kepada Trum mengenai laporan yang berdampak dilepaskan dengan curam untuk impor suku cadang mobil dan mobil. Hal tersebut secara mengejutkan dapat memancing pasar industri walaupun belum dirilis secara resmi. Pasalnya tarif impor AS cukup membuat para pelaku pasar mengalihkan perhatian.

Dengan laporan Departemen Perdagangan AS yang sudah diterima Trump, ada waktu selama 90 hari untuk menanggapi surat mengenai laporan tersebut. Para pelaku industri khususnya bidang otomotif menaruh kecemasan terhadap laporan tersebut. Pasalnya sudah ada peringatan bahwa kenaikan tarif impor AS sebesar 25 persen terhadap mobil impor beserta dengan suku cadang mobil akan memberikan pembengkakan pada biaya produksi. Dampak paling buruk dan mengancam jika hal ini terjadi adalah adanya potensi pemberhentian pekerja secara besar-besaran yang membuat perekonomian AS terguncang.

Perwakilan dari pemasok suku cadang yang diwakili oleh Asosiasi Produsen Motor dan Peralatan memberikan penjelasan bahwa dengan kenaikan tarif impor AS akan membuat penurunan jumlah investasi yang akan masuk ke Amerika Serikat. Terlebih lagi saat ini kondisi industri otomotif AS tengah tergoncang akibat data yang memperlihatkan tingkat penjualan yang turun.

Kenaikan tarif impor AS dampak lebih luas akan membuat para pengembang teknologi otomotif yang berasal dari luar negeri lebih fokus meninggalkan investasi di Amerika Serikat. Sebelumnya Trump sudah menugaskan untuk penyelidikan dengan nama 232 yang bertujuan memprediksi dampak kenaikan tarif impor terhadap keamanan nasional. Kenaikan tarif impor tersebut dinilai Trump sebagai strategi untuk mengambil kemenangan atas konsesi dari Jepang dan Uni Eropa.

Rilis Data Penjualan Eceran Buruk, Dolar AS Tertekan, Pasar Fokus Negosiasi Dagang

Perdagangan mata uang Dolar AS hari ini tampak belum mampu memperlihatkan momentum reli. Pada Indeks Dolar AS hanya bergerak pada kisaran angka 97,10 saat perdagangan masuk di sesi kawasan Asia dan Eropa. Dolar AS tertekan hari ini sebagai imbas dari rilis data ekonomi mengenai penjualan eceran kemarin yang buruk. Sementara itu pada greenback juga terlihat berbeda-beda terhadap mata uang utama di pasar uang mendekati rilis data AS saat sesi dagang New York.

Kemarin data mengenai penjualan eceran yang membuat Dolar AS tertekan dilaporkan dengan penurunan yang cukup dalam semenjak 10 tahun lalu. Data ini bisa mengindikasikan bahwa untuk sektor konsumen AS yang meliputi hampir keseluruhan ekonomi dalam keadaan cukup buruk. Hal ini juga memicu keyakinan Fed untuk tetap tidak akan melakukan perubahan suku bunga pada tahun 2019 ini dengan kondisi ekonomi yang belum mumpuni.

Pantauan pergerakan Dolar AS tertekan terlihat pada pasangan mata uang USDJPY yang diperdagangkan Kamis lalu turun sebesar 0,5 persen. Walaupun hari ini diperdagangkan dengan beberapa momentum kenaikan, tapi secara keseluruhan pasangan USDJPY masih optimis untuk menlanjutkan tren bearishnya.

Saat ini fokus pasar tampaknya masih tertuju pada kabar pembaruan mengenai negosiasi dagang AS-China. Kemarin pasar sangat optimis ketika Trump memberikan pernyataan cukup positif mengenai negosiasi AS-China. Tapi sayangnya harus dipupuskan oleh komentar penasehat masalah ekonomi dari Gedung Putih.

Dia menyampaikan bahwa tidak ada toleransi deadline kesepakatan dagang dan memang benar akan ada pertemuan kembali di China tapi tidak membahas masalah perpanjangan deadline. Kondisi ini juga tidak didukung dengan pergerakan mata uang mayor lain untuk mematahkan dominasi Dolar AS beberapa waktu terakhir.

Ketua SEC : Diperlukan Perlindungan Pasar Lainnya Sebelum Persetujuan ETF Bitcoin

Diperlukan Perlindungan Pasar Lainnya Sebelum Persetujuan

Ketua Komisi Sekuritas dan Pertukaran Amerika Serikat (SEC) Jay Clayton mengatakan bahwa regulator perlu merasa nyaman dengan penahanan cryptocurrency dan memastikan tidak ada manipulasi pasar dapat terjadi sebelum menyetujui crypto exchange-traded fund (ETF). Ketika Clayton ditanya apakah ETF yang didasarkan pada bundel cryptocurrency dapat dirilis di A.S., Clayton mengatakan bahwa …

Baca Lebih Lanjut.. »

Analisa Harian USDJPY- Peluang Entry untuk Hari Ini (25 Oktober 2017)

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, USDJPY memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak masih berada dalam Uptrend, namun masih tampak memiliki potensi Penurunan. Simak USDJPY dalam 4 Hours chart berikut: Dilihat dari chart di atas, tampak USDJPY masih berada di arus kenaikan (Garis Hitam yang tampak masih kuat untuk …

Baca Lebih Lanjut.. »

Prospek Kenaikan Suku Bunga AS Menyeret Harga Emas

Pergerakan dari harga emas berada di awal sesi pekan ini, Senin (6/3/17) terpantau masih berada di tingkat rendah setelah di sesi akhir pekan lalu beberapa investor mencerna pidato dari Ketua Bank Sentral AS, Janet Yellen. Di saat dituliskan berita ini, pergerakan Emas yang bergerak ada di kisaran 1.233 Dollar AS. …

Baca Lebih Lanjut.. »

Analisa Harian GBPUSD- Peluang Entry Untuk Hari Ini (18 Juli 2017)

Selamat Siang pembaca, saya melihat adanya peluang entry di pair GBPUSD untuk hari ini. Simak GBPUSD dalam 4 Jam chart berikut: Dilihat dari chart di atas, harga tampak mengalami penurunan perlahan menuju level Lower High sebelumnya (garis – garis hitam). Tampak harga di sekitar level ini memiliki minat beli yang cukup kuat. …

Baca Lebih Lanjut.. »

BEI Curiga Broker Asing Sabotase IHSG

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah memanggil perusahaan sekuritas anggota bursa (AB) yang terindikasi lakukan transaksi mencurigakan saat pre closing. AB yang dipanggil tersebut merupakan sekuritas asing berjumlah 4 sampai 5 broker. “Sekitar 4 sampai 5 kita sudah panggil yang sudah ada indikasi mereka menurunkan indeks last minute,” ujar Direktur Pengawasan …

Baca Lebih Lanjut.. »

Analisa Harian USDJPY- Peluang Entry untuk Hari Ini ( 19 September 2017)

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, USDJPY memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak masuk kedalam arus Uptrend. Simak USDJPY dalam 4 Hours chart berikut: Dilihat dari chart di atas, tampak USDJPY  masih bergerak naik, namun dalam pergerakan yang lemah dan flat saja. Berdasarkan pola yang telah terbentuk, …

Baca Lebih Lanjut.. »

Serial : PERIODE CANDLESTICK

Pendahuluan Setiap batang candlestick pada dasar memiliki sebuah cerita tentang karakter dan jiwa pedagang. Indikasi yang terbaca mewakili minat yang identik dengan kerakusan , ketamakan, keragu-raguan ataupun ketakutan dari pelaku pasar. Bisa pula kita mengatakan setiap batang candlestick dapat memberikan sebuah gambaran terhadap minat pasar apakah sedang berminat ataupun tidak. …

Baca Lebih Lanjut.. »