>
Home / Tag Archives: analisa fundamental

InforexNews: analisa fundamental

Berita - Peluang Entry - Trading Forecast analisa fundamental

Analisa Fundamental : Laporan Aktivitas Industri Jepang, Bundesbank Dan Wholesales Kanada

INFOREXNEWS – Berikut di bawah ini adalah beberapa analisa data-data yang akan di laporkan hari ini. Karena beberapa laporan data di bawah ini akan bisa memberikan dampak terhadap pergerakan pada pasar. Simak beberapa di antaranya.

Data All Industry Activity di Jepang bulan Juni 2017

Laporan ini digunakan untuk mengukur persentase perubahan total jumlah produksi dari semua sektor bisnis berada di Jepang. Sektor Manufaktur, konstruksi dan jasa yang juga termasuk dalam data ini. Data ini dianggap menjadi indikasi awal dari beberapa aktivitas perekonomian Jepang di masa mendatang.

Untuk bulan Juni tahun ini, laporan indeks All Industries Activity di perkiraan analis akan mengalami kenaikan 0.5%, lebih tinggi dibandingkan dengan laporan dibulan sebelumnya yang turun sebesar 0.9% atau tingkat terendahnya dalam 6 bulan terakhir. Hasil laporan yang lebih tinggi dibandingkan perkiraan akan memberikan dukungan terhadap penguatan Yen Jepang.

Laporan bulanan Bundesbank Jerman

Bundesbank Jerman salah satu bank sentral di kawasan ERopa yang integral dari European System of Central Banks (ESCB). Bundesbank nantinya akan merilis laporan di setiap bulannya dimana di dalamnya memuat adanya artikel, statistic dan analis tentang kondisi perekonomian saat ini dan prediksinya berada di masa mendatang dari sudut pandang bank sentral.

Nanti jika laporan berbeda dengan yang dirilis oleh ECB maka akan berdampak terhadap pergerakan mata EURO.

Data Wholesale Sales Canada bulan Juni 2017

Laporan data ini untuk mengukur persentase perubahan penjualan total berada di tingkat wholesaler, dan menjadi indikator awal terhadap laporan penjualan ritel, belanja konsumen dan akhirnya tingkat inflasi.

Laporan penjualan total wholesaler untuk bulan Mei mengalami kenaikan sebesar 0.9% ke 61.6 miliar Dollar Kanada dibandingkan dengan laporan di bulan sebelumnya yang lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan para analis yang mengharapkan knaikan 0.5%, juga lebih tinggi dibandignkan dengan laporan pada bulan sebelumnya di 0.8%. Kenaikan penjualan total wholesales pada bulan Mei ini disebabkan karena adanya peningkatan penjualan produk kendaraan bermotor.

Berada di bulan Juni 2017, Wholesales diperkirakan akan kembali mengalami kenaikan sebesar 0.6%. hasil rilis yang lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan akan cenderung memberikan dukungan terhadap penguatan CAD (dollar Kanada).

Conference Board (CB) Leading Indicators Australia bulan Juni 2017

Indeks laporan ini dirangkum dari 7 indikator yang berhubungan dengan money supply, building approvals, exports, profit, persediaan barang dan spread suku bunga. Tujuan dari indikator ini menjadi prediksi awal arah perekonomian, akan tetapi karena beberapa indikator pendukungnya sudah di laporkan sebelumnya, maka sering kali laporan pada data ini terlihat kurang berdampak, kecuali jika tunjukkan hasil rilis yang diluar dugaan. Rilis data berupa persentase indeks dibandingkan dengan laporan pada bulan sebelumnya.

Untuk Juni 2017 ini analisa tidak memberikan perkiraan, akan tetapi jika laporan angka tesebut lebih besar dibandingkan dengan laporan di bulan sebelumnya, maka akan mendukung penguatan terhadap Dollar Australia (AUD).

Analisa Fundamental : Data GDP  Jepang, Data Industri China Dan Data Industri Euro

iNFOREXNEWS –  Awal pekan ini akan ada beberapa laporan data fundamental penting, yang paling banyak berada di sesi perdagangan Asia. Seperti dari Jepang dan dari China, sedangkan nanti sore akan ada momen laporan data ekonomi dari Eurozone. Maka dari itu, untuk planing trading anda, ada beberapa ulasan analisa teknikal seperti ini:

 Data GDP Jepang Q2

Bisa disebut dengan nama real GDP, dan akan di rilis oleh Cabinet Office di setiap kuartal. GDP yang menunjukkan total barang dan jasa yang diproduksi oleh Jepang dalam periode waktu tertentu biasanya memberikan indikasi akan pertumbuhan ekonomi Jepang.

Untuk Jepang data GDP akan dirilis, dua kali yaitu data awal dan data akhir atau final. Data awal GDP yang menjadi rilis pertama biasanya memberikan dampak lebih tinggi dibandingkan dengan data final. Rilis dari angka GDP ini dilaporkan dalam bentuk presentase dibandingkan dengan periode tiga bulan sebelumnya.

Perekonomian Jepang tumbuh pada kuartal keenam berturut-turut, melanjutkan ekspansi terpanjangnya dalam lebih dari satu dekade seiring meningkatnya permintaan domestik mengimbangi perlambatan ekspor.

Rilisnya :

Dan setelah di laporkan, GDP atau Produk Domestik Bruto Jepang mengalami peningkatan sebesar 4.0% berada di kuartal kedua tahun ini, melebihi perkiraan para ekonom di 2.5% dan lebih tinggi dibandingkan dengan laporan kuartal sebelumnya.

Konsumsi swasta mengalami kenaikan 0.9% berada di kuartal kedua tahun ini, dibandingkan dengan laporan pada kuartal sebelumnya dan estimasi kenaikan 0.5%. Sedangkan belanja bisnis mengalami peningkatan 2.4% dari perkiraan 1.2%. untuk ekspor bersih setelah di kurangi impor deduksi 0.3% dari PDB.

Setelah di laporkan, muncul pandangan para ekonom yang menyebutkan bahwa perekonomian Jepang saat ini berada di dalam jalurnya. Seperti penjelasan dari Yoshiki Shinke berasal dari Dai-ichi Life Research Insititute.

Ekspor yang menjadi pendukung perekonomian Jepang, mungkin kini telah melambat, akan tetapi untuk permintaan domestik kini mulai membaik. Shinke menjelaskan bahwa akan ada kemungkinan besar bahwa ekonomi tetap berada di posisi kuat.

 Data Industrial Production China bulan Juli 2017

Laporan Data industri China ini akan menjadi pengukur hasil produksi dari manufaktur, industri dan pertambangan di China. Jadi berita ini juga bisa memberikan efek terhadap mata uang Dollar Australia dan Kanada, ini disebabkan Australia menjadi mitra utama negara-negara tersebut. Output industri menjadi penggerak utama perekonomian negara Tirai Bambu tersebut, maka jika terjadi kabar buruk bakal memberikan efek buruk juga terhadap Aussie Dollar.

Data industri bisa menjadi indicator utama untuk perekonomian di China. Hasil rilis ini adalah angka perubahan dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Rilisnya :

Dalam laporannya laju ekspansi ekonomi China dilaporkan melemah seiring output pabrik dan investasi bermoderasi bulan lalu ada di tengah dorongan pemerintah untuk memperketat peraturan keuangan dan pengurangan leverage.

Outpot industri bulan Juli mengalami kenaikan sebesar 6.4% dibandingkan periode bulan Juli tahun sebelumnya, dibandingkan dengan perkiraan para ekonom  7.1% dan laporan sebelumnya 11% pada bulan Juni.

Di dalam laporannya penjualan ritel mengalami kenaikan 10.4% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sedangkan perkiraan berada di 10.8% dan 11% untuk laporan pada bulan Juni. Untuk investasi asset tetap di daerah perkotaan mengalami kenaikan 8.3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dan estimasi kenaikan di 8.6%.

Memang perekonomian di China dalam tekanan untuk tahun ini karena dampak deleveraging dan pengurangan kapasitas industri. Dengan lesunya pasar properti dan ketidakpastian akan prospek perdagangan, pembuat kebijakan kemungkinan masih pertahankan diri untuk tidak agresif demi menahan laju pertumbuhan agar stabil.

Data Produksi Industri Eropa

Ini data yang belum di rilis, karena akan di rilis nanti sore pukul 16.00 WIB. Data produksi industri ini mengukur persentasi perubahan output berada di sektor manufaktur, pertambangan dan energy berada di zona Euro. Rilis data berpa angka persentase untuk perubahan bulanan (m/m) dan tahunan (y/y). Data yang paling berdampak terhadap Euro adalah data bulanan.

Sektor industri yang menyumbang sebanyak 25% dari total GDP zona Euro. Karena indicator yang sama untuk Prancis dan Jerman sudah di laporkan sebelumnya,maka data ini mungkin tidak berdampak signifikan kecuali terjadi perubahan yang signifikan.

Industrial Production zona euro dilaporan untuk bulan Mei mengalami kenaikan 1.3%, lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan yang 1.0% menjadi tingkat tertinggi semenjak November 2016. Sedangkan untuk hitungan tahunan, Industri Produksi meningkat 0.9%. Laporan Durable Goods Eropa naik 1.8% dan non durable goods naik 1.2%.

Sedangkan untuk laporan bulan Juni 2017 ini di perkirakan untuk hitungan bulanan bakal turun 0.5% sedangkan untuk hitungan tahunan diperkirakan akan naik 2.8%. Jika angka persen lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan, maka akan mendukung penguatan pada Euro.

Analisa Fundamental Hari Ini : Laporan Inflasi Jerman Dan Laporan Inflasi AS

INFOREXNEWS – Berikut di bawah ini ada beberapa analisa fundamental untuk hari ini, Jumat (11/8/17) yang bisa menjadi patokan rencana trading anda ke depannya. Diantaranya ada laporan inflasi Jerman dan laporan inflasi AS.

Jerman Consumer Price Index (CPI)

Yang pertama datang dari Eurozone, dimana negara Jerman akan melaporkan data Consumer Price Index (CPI) berada di pukul 13.00 WIB siang nanti. Laporan data indeks harga konsumen Jerman ini akan berdampak medium terhadap pergerakan mata uang Euro.

Tingkat inflasi Jerman yang mengambil porsi penting di dalam tentukan tingkat inflasi Zona Euro. Nantinya Jerman akan melaporkan CPI total untuk hitungan bulanan (m/m) dimana dihitung dibandingkan dengan bulan lalu, juga secara bersamaan Jerman akan melaporkan data CPI total dihitung secara tahunan (y/y) dimana akan menghitung dengan membandingkan bulan yang sama tahun lalu. Rils data preliminary memberikan dampak lebih dibandingkan data final kecuali terdapat perubahan yang signifikan.

Seperti laporan berada di tanggal 28 Juli lalu, preliminary CPI Total Jerman di laporkan mengalami kenaikan 1.7% dihitung secara tahunan (y/y), dimana tingkat tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan di 1.5% dan tingkat tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Sedangkan laporan untuk basis bulanan (m/m) data preliminary CPI total Jerman di bulan Juli mengalami kenaikan 0.4%, juga lebih tinggi dibandingkan dengan estimasi ekonom untuk kenaikan 0.2%, menjadi tingkat tertinggi dalam 5 bulan. Dalam basis tahunan, kenaikan ini terjadi karena adanya peningkatan pada harga energy, jasa dan makanan.

Sedangkan untuk CPI final yang akan dilaporkan pada hari ini pasar perkirakan tidak ada perubahan tetap di angka 1.7% untuk hitungan tahunan dan 0.4% di hitungan bulanan. Jika hasil rilis lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan, maka akan mendukung penguatan pada Euro.

Consumer Price Index (CPI) AS

Ini juga menjadi fokus para trader saat ini. Data tingkat inflasi AS yang akan di laporkan oleh biro statistic tenaga kerja AS, akan mengukur besarnya perubahan data CPI dibandingkan dengan periode sebelumnya. Dalam bersaaman nantinya akan di laporkan secara bersamaan CPI total dan CPI inti (Core CPI) yang tidak memasukkan makanan dan energy. Keduanya akan di laporkan secara bulanan (m/m) dan hitungan tahunan (y/y) dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu. Hitungan data inflasi tahunan yang bakal memberikan dampak tinggi terhadap Dollar AS. Laporan tingkat inflasi ini akan menjadi alat utama the Fed untuk acuan kebijakan moneternya.

Untuk laporan inflasi AS sebelumnya, CPI Total untuk hitungan tahunan mengalami kenaikan 1.6%, dimana tingkat tersebut lebih rendah dari perkiraan para ekonom di tingkat 1.7% dan menjadi laporan kenaikan terendah semenjak Oktober tahun lalu. Sedangkan laporan sebelumnya untuk hitungan bulanan (m/m) CPI total masih stagnan 0%, lebih baik dari bulan sebelumnya yang turun 0.1%.

Kenaikan inflasi bulan Juli tersebut dikarenakan adanya peningkatan permintaan pada energy yang naik 2.3%, sewa apartemen naik 3.3%, jasa transportasi naik 3.1%, pelayanan kesehatan naik 2.5% dan harga makanan naik 0.9%. CPI inti tahunan yang naik 1.7% sesuai dengan perkiraan dan sama dengan laporan bulan sebelumnya. Sedangkan untuk hitungan bulanan, CPI inti naik 0.1%.

Untuk bulan Juli 2017 ini laporan inflasi tahunan atau CPI total (y/y) akan naik sebesar 1.8%, sedangkan untuk CPI total bulanan (m/m) akan naik 0.2%. Untuk CPI inti tahunan di perkirakan akan naik 1.7% dan untuk CPI inti bulanan diperkirakan akan naik0.2%.  Jika dalam rilis laporan nanti angka kenaikan lebih tinggi dari perkiraan maka akan cenderung memberikan dukungan Dollar AS untuk menguat. (widayodik/inforexnews)

USDJPY Kembali Menguat Karena Data Perdagangan Jepang Mengecewakan

Inforexnews – Pergerakan pairing USDJPY kini kembali menguat lagi setelah di akhir pekan lalu melemah tipis. Penguatan ini disebabkan karena data Jepang yang mengecewakan pasar.

Laporan data perdagangan Jepang, dimana tingkat impor dan ekspor Jepang untuk bulan Mei mengalami pertumbuhan yang kurang dari perkiraan pasar. Neraca perdagangan Jepang catatkan surplus 0.13 triliun Yen, berada di bawah perkiraan pasar di 0.35 triliun Yen.

Sekarang pergerakan USDJPY ada di kisaran 110.99 atau mengalami pelemahan 0.1%.

Sedangkan kinerja pada indeks dollar yang terwujud karena kinerja Dollar melawan enam mata uang mayor bergerak flat ada di kisarna 97.15. Pergerakan pairing ini selanjutnya masih menantikan komentar dari beberapa pejabat The Fed berada di hari ini. Dimana dari testimoni tersebut akan memberikan peluang kebijakan moneter selanjutnya seperti kenaikan suku bunga lanjutan ataupun program normalisasi neraca keuangan bank sentral AS.

Beberapa Fundamental Penting Penggerak Harga Hari Ini

Untuk sesi perdagangan hari ini bakal di tunjukkan beberapa data ekonomi. Dari yang awal sendiri, seperti rilis angka pertumbuhan GDP Jepang, yang mana di prediksi bakal positif lebih tinggi dibandingkan dengan laporan sebelumnya. Perkiraan akan naik 0.4% dibandingkan 0.2% di laporan sebelumnya. Setelah itu bakal ada laporan data pinjaman dan neraca berjalan Jepang, yang pastinya memberikan pengaruh pergerakan pada Yen.

Menjelang siang nanti, dari China yang bakal melaporkan data perdagangan China yang mendominasi penggerak pasar juga di hari ini. Surplus perdagangan China di ekspektasikan menyempit 355 milyar Yuan menjadi 173 milyar Yuan.

Fokus para investor atau trader selanjutnya bisa ditujukan pada rilis anggaran belanja tahunan pemerintah Inggris yang akan di rilis nanti malam, setelah itu ada laporan pasar tenaga kerja AS versi ADP. Sektor swasta Amerika Serikat diperkirakan akan menambahkan sebanyak 184 ribu pekerja berada di bulan Februari dibandingkan dengan bulan Januari yang menambahkan sebanyak 246 ribu pekerja. Jika di rilis di atas ekspektasi berpotensi memberikan dukungan pada kenaikan suku bunga AS berada di bulan ini, pastinya Dollar AS bakal upside.

Di sesi perdagangan AS malam hari, ada beberapa data berasal dari Kanada bakal di rilis. Di antaranya adalah izin membangun dan produktivitas tenaga kerja. Dari pasar minyak, para investor menantikan laporan suplai minyak AS berasal dari  EIA (Energi Information Administration). Dibandingkan dengan laporan dari API (American Petroleum Institute) yang mencatatkan adanya penambahan suplai sebesar 11.6 juta barel, laporan dari EIA diperkirakan aka nada penambahan sebesar 1.1 juta barel, menyusul di pekan sebelumnya ada penambahan sebesar 1.5 juta barel.

Minyak Turun Ke Titik Low Terendah 3 Bulan Terakhir

iNFOREXNEWS – Harga minyak turun ke terendah dalam tiga bulan pada hari Senin meskipun upaya OPEC untuk mengekang produksi minyak mentah, terseret sebagai AS pengebor terus menambahkan rig. Minyak mentah Brent (LCOc1) jatuh 35 sen, atau 0,68 persen, ke level terendah sejak 30 November di $ 51,02 per barel pada 0231 …

Baca Lebih Lanjut.. »

Analisa Harian USDJPY- Peluang Entry untuk Hari Ini (3 Desember 2018)

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, USDJPY memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga yang menarik. Simak USDJPY dalam 4 Hours chart berikut:    Dilihat dari chart di atas, tampak harga USDJPY kini kembali bergerak di sekitaran zona Resistance sebelumnya (Kotak Biru), dimana harga sebelumnya mengalami kenaikan …

Baca Lebih Lanjut.. »

Pengusaha : Nasib Jakarta ditentukan oleh PILKADA

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) tinggal hitungan jam. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta meminta para pengusaha untuk tak ragu mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) guna menentukan para pemimpin daerahnya. Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Sarman Simanjorang meminta supaya para pengusaha untuk tidak golput. Lantaran Pilkada 2017 menentukan nasib Jakarta …

Baca Lebih Lanjut.. »

Dolar Australia Melemah Setelah Westpac Revisi Akan Ada Penurunan Suku Bunga Tiga Kali Di 2019

Dolar Australia

Perdagangan pasangan mata uang antara Dolar Australia terhadap Dolar AS hari ini dalam bias bearish  saat sesi dagang kawasan Asia di hari Jumat pagi. Pelemahan Aussie ini bisa disebabkan oleh revisi yang dilakukan Westpac mengenai prediksi penurunan suku bunga Australia. Westpac melakukan revisi penurunan suku bunga Australia dari sebelumnya di …

Baca Lebih Lanjut.. »

Data Tenaga Kerja AS Yang Lemah Bikin Rupiah Menguat

INFOREXNEWS – Data dari Amerika Serikat (AS) yang dirilis pada hari Kamis 5/1/2017 semalam terlihat mixed. ADP employement change meleset di bawah perkiraan konsensus yakni 153.000 atau cons 175.000. Namun, klaim ketenagakerjaan AS menunjukkan penurunan sebanyak 25.000 klaim ke level 235.000 untuk pekan pertama bulan Januari 2017. Hal inilah yang membuat rupiah menguat. …

Baca Lebih Lanjut.. »

Dolar Tergelincir, Namun Tetap Terdukung

INFOREXNEWS – Dolar tergelincir turun terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jumat 16/12/2016 ini, karena investor mengunci keuntungan dari reli greenback ke level baru tertinggi 14 tahun menyusul keputusan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak bulan Desember 2015 lalu. EUR/USD naik 0,29% menjadi 1,0444, yang memantul …

Baca Lebih Lanjut.. »

Terobosan Jangka Panjang dan Pendek dari Jokowi

INFOREXNEWS – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly untuk segera membuat laporan yang terkait dengan rencana kebijakan reformasi hukum yang akan dilakukan oleh pemerintah. Selain itu, ada juga terobosan jangka pendek (quick win) dan panjang yang terkait dengan reformasi hukum. Terobosan itu sedang dirumuskan oleh …

Baca Lebih Lanjut.. »