>
Home / Tag Archives: ancaman AS

InforexNews: ancaman AS

Berita - Peluang Entry - Trading Forecast ancaman AS

Dolar Kanada Menguat Tipis di Tengah Kekhawatiran NAFTA

Dolar Kanada mengalami penguatan tipis terhadap Dolar AS pada hari Kamis (18/1) setelah Bank of Canada (BoC) memutuskan untuk menaikkan suku bunga mereka. Para investor sendiri memilih untuk mengabaikan kekhawatiran yang muncul ketika pemeritah AS yang mengeluarkan ancaman untuk menarik diri dari NAFTA.

Pasangan mata uang USD/CAD pada hari Kamis (18/1) menunjukkan pergerakan turun yang berarti bahwa dolar Kanada menguat terhadap AS dari C$ 1,2484 menjadi C$ 1,2411. Pasangan mata uang tersebut terus bergerak dan berakhir lebih rendap sebesar 0,15 % dari penutupan pasar di sesi sebelumnya. Pada hari Jumat (19/1) pagi, USD/CAD sempat mengalami penurunan menjadi C$ 1,2397 sebelum kembali rebound pada level C$ 1,2420.

Seorang kepala strategi pasar di The Fundamental Technician, Colin Cieszynski mengatakan bahwa Dolar Kanada telah mendapatkan dukungan dengan sangat baik. Dia juga menambahkan bahwa dolar Kanada akan terus bergerak menguat karena pelaku pasar terus mengantisipasi kenaikan dari tingkat suku bunga dari bank sentral Kanada.

BoC sendiri telah menaikkan suku bunga acuan mereka pada hari Rabu (17/1) sebesar 25 basis poin yang saat ini menjadi 1,25 %, angka tersebut merupakan tertinggi sejak bulan Januari tahun 2009 silam, setelah perilisan data terakhir yang menunjukkan tingkat inflasi dan pertumbuhan sektor ketenagakerjaan yang lebih kuat

Selain itu, masa depan dari kesepakatan NAFTA di mana AS mengancam untuk mundur menimbulkan risiko penurunan yang paling besar bagi negara Kanada, hal ini dikarenakan negara di Amerika Utara tersebut mengirimkan sekitar 75 % ekpor mereka ke Amerika Serikat

Ketegangan yang Terjadi Antara AS dan Korut Semakin Memanas

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB) Nikki Haley mengatakan bahwa pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un sedang mengemis-ngemis perang. Oleh karena itu, Haley mendesak 15 anggota Dewan Keamanan PBB untuk menerapkan sanksi sekeras mungkin untuk mencegah keinginan Kim Jong-un itu.

Selain itu, Haley mengatakan bahwa perang bukan hal yang diinginkan oleh AS. Kami sedang tak ingin perang. Tetapi kesabaran negara kami ada batasnya. Kami akan melindungi sekutu-sekutu dan wilayah kami. AS akan menganggap semua negara yang menjalin bisnis dengan Korut sebagai negara yang memberikan bantuan kepada hasrat nuklir mereka yang sembrono dan berbahaya.

Haley menyatakan bahwa AS akan membagikan resolusi baru Dewan Keamanan menyangkut Korut di pekan ini dan ingin pemungutan suara digelar pada hari Senin 11/9/2017 pekan depan. Sebaliknya China yang merupakan mitra dagang utama Korut, dan Rusia, menyerukan resolusi damai untuk krisis Korut ini.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan bahwa sanksi saja tidak akan membantu mengatasi masalah ini. Sementara Korut sudah dikenai sanksi oleh PBB sejak 2006 menyangkut program peluru kendali balistik dan nuklirnya. 

Ancaman AS

Pada hari Minggu 3/9/2017, Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis mengancam balik Korut jika uji coba nuklir akan mengarah ke negeri Paman Sam tersebut. Saat berbicara di luar Gedung Putih, Mattis mengatakan bahwa setiap ancaman terhadap AS atau wilayahnya, termasuk Guam atau sekutu kami, akan disambut dengan tanggapan militer besar, yang efektif dan luar biasa. Tapi, seperti yang saya katakan, kami memiliki banyak pilihan untuk melakukannya.

Selain itu, di hari yang sama, Korut mengatakan bahwa mereka sedang mengembangkan bom hidrogen berkekuatan besar, sementara Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe berbicara melalui telepon membahas peningkatan ancaman nuklir.

Menurut kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, pengembangan bom hidrogen itu dilakukan di tengah peningkatan ketegangan wilayah menyusul dua uji peluru kendali antar benua (ICBM) Pyongyang pada bulan Juli, yang dapat terbang hingga sekitar 10.000 kilometer dan diperkirakan menjangkau beberapa bagian dari daratan utama AS.

Di bawah kepemimpinan generasi ketiga, Kim Jong-un, Korut berusaha untuk mengembangkan perangkat nuklir kecil dan ringan, yang sesuai dengan peluru kendali balistik jarak jauh tanpa mempengaruhi jangkauannya, sehingga mampu bertahan setelah kembali memasuki atmosfer bumi.

Rudal Susulan Korut

Salah seorang pejabat Korea Selatan (Korsel) mendeteksi bahwa Korut terus mempersiapkan peluncuran rudal balistik antar benua. Dua, hal tersebut diprediksi akan meningkatkan ketegangan di semenanjung Korea setelah sehari sebelumnya telah terjadi peledakan nuklir keenam yang terkuat.

Kepala kantor kebijakan kementerian pertahanan Korsel, Chang Kyung-soo mengatakan kepada anggota parlemen bahwa Korut sedang melakukan persiapan peluncuran rudal. Namun waktu peluncuran rudal terbaru ini masih dirahasiakan.

Perlu diketahui bahwa pada hari sebelumnya Korsel membuka jalan untuk penyebaran penuh sistem pertahanan rudal AS. Sementara itu, militer Korsel terus melakukan latihan dan menjadikan Korut sebagai target dalam uji coba.

Setelah uji coba nuklir yang dilakukan Korut pada hari Minggu lalu, Trump mengancam akan meningkatkan sanksi ekonomi dan menghentikan perdagangan dengan negara mana pun yang melakukan bisnis dengan Korut.

Adapun daftar negara tersebut mencakup China, mitra dagang terbesar AS yang menyumbang sekitar 1/6 perdagangan luar negeri. Selain itu, Trump juga mengancam untuk menarik diri dari perjanjian perdagangan AS – Korsel, dan mengambil alih kendali Presiden Moon Jae-in setelah uji coba nuklir tersebut.

 

Binance Charity Mengumumkan Aliansi Untuk Mendukung Kesehatan Feminin

Binance Charity Mengumumkan Aliansi Untuk Mendukung

Binance Charity Foundation (BCF) telah mengumumkan inisiatif baru untuk meningkatkan kesehatan wanita. 46 organisasi, termasuk pemain industri seperti Ripple, perusahaan keamanan kontrak pintar Quantstamp, dan perusahaan aset digital, Blockseed Ventures, telah bergabung dengan BCF untuk mempromosikan “Pink Care Token” (PCAT) yang diarahkan untuk membantu meningkatkan kesehatan wanita di negara-negara berkembang. …

Baca Lebih Lanjut.. »

Analisa Harian GOLD- Peluang Entry Untuk Hari Ini (20 April 2018)

Selamat Siang pembaca,  Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada dalam sebuah pola yang cukup menarik. Simak XAUUSD dalam 4 Jam chart berikut:   Dilihat dari chart di atas, tampak harga komoditas XAUUSD / GOLD kini mengalami tekanan jual yang cukup kuat …

Baca Lebih Lanjut.. »

Penerbitan, Mitra Kepercayaan Utama Untuk Mempercepat Adopsi Token Keamanan

Penerbitan, Kepercayaan Utama Untuk Adopsi Token Keamanan

Penerbitan, operator platform pemasaran yang berfokus pada token keamanan, mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka telah bermitra dengan Prime Trust, sebuah perusahaan blockchain-driven yang menawarkan hak asuh, kepatuhan, dan layanan keuangan. Menurut kesepakatan itu, kedua perusahaan akan bekerja sama untuk mendukung pertumbuhan pasar keamanan digital. CEO penerbitan Darren Marmer berkomentar: …

Baca Lebih Lanjut.. »

GMF Sudah Ready Melantai Di Bursa

INFOREXNEWS – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan bahwa di awal tahun 2017, terdapat 2 anak usaha perusahaan pelat merah yang akan mencatatkan sahamnya melalui skema initial public offering (IPO) atau melakukan penawaran saham perdana di PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Ke – 2 anak usaha tersebut adalah PT Tugu …

Baca Lebih Lanjut.. »

Analisa Harian GOLD- Peluang Entry Untuk Hari Ini (19 Februari 2019)

  Selamat Pagi pembaca,  Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada dalam sebuah pola yang cukup menarik. Simak XAUUSD dalam H4 chart berikut:    Dilihat dari chart di atas, tampak harga komoditas XAUUSD / GOLD kini bergerak disekitaran area harga tertinggi sebelumnya (Kotak …

Baca Lebih Lanjut.. »