>
Home / Tag Archives: aussie dollar

InforexNews: aussie dollar

Berita - Peluang Entry - Trading Forecast aussie dollar

Dolar Australia Menguat Pasca Rilis Penjualan Retail, Data China Menjadi Katalis Selanjutnya

Perdagangan pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Dolar New Zealand terlihat mengalami penguatan menuju ke level harga 1,0470. Kondisi AUDNZD yang terus mendaki terjadi saat perdagangan sedang berada di sesi kawasan Asia Rabu pagi (3/4). Penguatan ini terjadi dengan besaran sekitar 30 pips dan mencapai puncak skala harian di kawasan level 1,0480. Penyebab utama penguatan Aussie adalah dikarenakan laporan data mengenai penjualan ritel dan juga neraca perdagangan yang melebihi ekspektasi pasar sebelumnya. Untuk saat ini para pelaku pasar dan investor akan lebih foku ke data dari China dan juga pembaruan kabar dari negosiasi antara AS dengan China.

Laporan data mengenai penjualan ritel Australia mengalami kenaikan dengan ekspektasi awal di +0,2 persen dan data asli menunjukkan +0,8 persen terhadap data sebelumnya di +0,1 persen. Sementara itu data mengenai neraca perdagangan juga meningkat menuju ke +4,801 juta dengan ekspektasi awal turun di +3,800 juta dan terhadap data sebelumnya sebesar +4,549 juta. Data mengenai ekspor Australia mengalami penurunan dengan hasil 0,0 persen terhadap data sebelumnya di 5,0 persen. Impor mengalami penurunan menuju ke -1,0 persen dari sebelumnya 3,0 persen.

Setelah rilis data dari Australia dan New zealand, untuk pergerakan pasangan AUD terhadap NZD akan mulai fokus ke IMP sektor jasa Caixin dari China. Karena China merupakan rekan utama Australia dalam bidang ekspor impor sehingga data domestik akan sangat mempengaruhi pergerakan Dolar Australia kedepannya. Prediksi data Jasa akan mengalami kenaikan menuju ke 52,3 dari data sebelumnya di 51,1.

Kabar pembaruan dari negosiasi kesepakatan akhir antara AS dengan China turut menjadi sorotan Dolar Australia untuk saat ini. Rabu ini perwakilan dari China berkunjung ke Amerika Serikat untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut mengenai perdagangan kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu.

Penghindaran Resiko, Dolar Australia Lemah Pasangan AUDJPY Anjlok

Dolar Australia hari ini tengah diperdagangkan pada level harga 78,55 terhadap Yen Jepang hari Rabu (27/3) saat sesi awal kawasan Asia. Pasangan AUDJPY tampak kehilangan momentum kenaikan dalam dua hari sebelumnya yang disebabkan oleh naiknya spekulasi pasar mengenai penurunan suku bunga Australia. Kondisi tersebut juga disokong oleh hasil laporan dari insutri China yang menurun. Untuk beberapa waktu ini para pelaku pasar dan investor bisa lebih fokus ke negosiasi dagang antara AS-China dan beberapa kabar pembaruan dari peristiwa-peristiwa yang membawa resiko.

Sebelumnya Dolar Australia sangat terbantu dengan suasana risk on pasar yang membuat AUDJPY pulih dan mendaki dari kawasan lembah tujuh pekan terakhir. Rabu pagi ada rilis data dari Nomura yang menyampaikan prediksinya mengenai produksi domestik bruto Australia. Dia memprediksi PBD Australia akan mengalami penurunan dan juga akan ada dua kali penurunan suku bunga oleh bank sentral Australia selama kurun waktu tahun ini. Prediksi yang sama sebenarnya juga disampaikan oleh Bloomberg melalui survei. Sehingga bisa dipastikan kemungkinan kebenaran kabar tersebut cukup besar.

Dengan kondisi Australia yang penuh pesimisme karena naiknya spekulasi, dilaporkan juga bahwa industri China mengalami penurunan laba sebesar 14 persen menuju ke hasil paling rendah sejak bulan Oktober 2011 lalu. Hal ini memperburuk perdagangan Dolar Australia dan menyenangkan para pedagang safe haven khususnya Yen Jepang.

Saat perdagangan masih dalam sesi kawasan Asia memang tampak pasar lebih memilih risk off dan membuat Yen Jepang menguat serta memperpanjang penurunan AUDJPY. Untuk perdagangan ke depan, para pelaku pasar dan investor akan lebih fokus pada kesepakatan akhir antara AS dengan China dan beberapa rilis data penggerak sentimen resiko dari AS dan Inggris.

Pengangguran Turun, Dolar Australia Menguat Tertahan Pasar Tenaga Kerja Yang Lemah

Bias bullish tampak pada perdagangan mata uang Dolar Australia hari ini. Pasangan mata uang Dolar Aussie terhadap Dolar AS melonjak menuju ke level harga 0.7162. Lonjakan Aussie menuju ke puncak tiga minggu terakhir disebabkan oleh laporan data mengenai tingkat pengangguran Australia. Pada laporan tersebut terlihat pengangguran turun menuju ke 4,9 persen dan merupakan paling rendah selama tujuh tahun terakhir. Hal ini membuat perdagangan Dolar Australia sontak menguat dan tingkat pengangguran diprediksi akan tetap stabil di level 5 persen.

Walaupun dilaporkan dengan hasil yang sangat positif, tapi pada laporan partisipasi angkatan kerja mengalami penurunan menuju ke level 65,6 persen dari data sebelumnya di level 65,7 persen. Dari faktor perekonomian Australia hanya mampu menyumbang kenaikan sebesar 4,6 ribu pekerja untuk bulan Februari. Sedangkan pada data sebelumnya di bulan Januari mencapai 39,1 ribu. Data ini mleset dari perkiraan yang akan berada di angka 14 ribu.

Sementara itu untuk data pekerja full time mengalami penurunan sebesar 7,3 ribu setelah sebelumnya sempat naik menuju k 65,4 ribu di bulan Januari. Untuk pekerja paruh waktu mengalami kenaikan sebesar 11,9 ribu dari data bulan sebelumnya yang turun menuju ke 26,3 ribu. Berdasarkan data-data pekerjaan ini bisa disimpulkan bahwa kondisi pasar tenaga kerja Australia mengalami pelemahan selama bulan Februari.

Hal ini dapat memancing kenaikan probabilitas pada kenaikan suku bunga bulan Agustus nanti dari sebelumnya di level 64 persen dan bisa naik lagi. Tugas bank sentral Australia adalah mengusahakan pemulihan pasar tenaga kerja untuk meminimalisir damapk negatif dari pasar properti yang melambat. Kenaikan pada Dolar Australia tampaknya tidak akan bertahan lama, mengingat pasar tenaga kerja yang tampak mengalami pelemahan.

Sempat Anjlok Karena Survei NBA, Dolar Australia Menguat, Fokus Pidato RBA

Pergerakan Dolar Australia hari ini tampak pada kondisi minat beli yang cukup tinggi. Posisi Aussie terhadap Dolar AS hari ini berada di kawasan level harga 0,7070 mendekati pembukaan perdagangan sesi kawasan Eropa. Aussie sempat terperosok ketika sesi awal perdagangan sepanjang survei bisnis dengan kondisi greenback yang melemah. Sementara itu rilis data mengenai perumahan Australia tampak positif dari data sebelumnya serta naiknya ekpektasi pasar tengan negosiasi akhir AS China membuat Aussie menguat. Saat ini fokus para pelaku pasar dan inevstor akan tertuju pada pernyataan Deputi Gubernur bank sentral Australia dan rilis data inflasi Februari AS.

Perdagangan pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Dolar AS merosot hampir sekitar 20 pips. Penurunan ini terjadi setelah National Bank of Australia menyampaikan hasil survei bisnis skala bulanan selama bulan Februari. Laporan tersebut memperlihatkan indeks keadaan bisnis Australia menurun sebesar 3 poin menuju ke +4 poin indeks terhadap pekiraan di angka +5. Sementara itu indeks mengenai keyakinan bisnis juga mengalami penurunan menuju ke +2 dari data bulan sebelumnya di angka +4.

Biro statistik Australia juga menyampaikan laporan tentang angka pinjaman dalam investasi pada rumah dan pinjaman rumah untuk Januari. Laporan untuk rumah turun sebesar -4,4 persen dengan data sebelumnya -4,1 persen. Sementara itu untuk data pinjaman rumah juga turun menuju ke -2,6 persen daripada ekspektasi yang berada di +1 persen. Hasil ini masih positif dari pada data pinjaman rumah sebelumnya di -6,1 persen.

Selain laporan-laporan data Australia, kondisi pasangan AUDUSD juga disokong oleh lemahnya Dolar AS akibat data NFP yang lemah serta penjualan eceran yang turun. Pidato Deputi Gubernur RBA akan menjadi fokus perdagangan Dolar Australia dalam waktu dekat. Pidato yang berjudul Perubahan Iklim dan Ekonomi akan mengkonfirmasi juga pernyataan dari Gubernur RBA yang bernada dovish pada pekan lalu.

Pasangan AUDNZD Stagnan, Dolar Australia Menunggu Neraca Perdagangan China

Pergerakan pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Dolar New Zealand hari ini berada di dekat level harga 1.0380. Kondisi ini terus terjadi ketika menjelang rilis data neraca perdagangan skala bulanan untuk China Jumat (8/3) pagi. Sebelumnya pasangan ini sempat anjlok menuju ke kawasan harga paling rendah sejak tanggal 3 Januari lalu. Perdagangan pasangan AUDNZD saat ini masih terkesan stagnan karena data kedua negara sama-sama beragam dan tidak mendominasi pasar.

Selain fokus pada rilis neraca perdagangan China, pasangan AUDNZD juga akan lebih fokus pada kabar terbaru mengenai kesepakatan akhir AS-China. Kedua negara akan bertemu pada akhir bulan ini dalam pembahasan kesepakatan dagang demi berhentinya konflik dagang antarkedua negara yang sempat memanas. Kabar terbaru akan mempengaruhi Dolar Australia karena merupakan rekan utama China dalam perdagangan mata uang dan komoditas.

Sebelumnya rilis data mempelihatkan hasil bahwa pertumbuhan untuk Australia suram. Terlebih bank sentral Australia juga menyampaikan pesan bernada dovish mengenai peluang penurunan suku bunga Australia. Pasangan AUDNZD turun para hari Rabu kemarin akibat kabar ini.

Pemulihan Dolar Australia masih sangat terbatas walaupun tersokong rilis penjualan eceran Kamis kemarin yang terlihat optimis terhadap neraca perdagangan. Sementara itu disisi lain, penjualan manufaktur New Zealand juga mengalami pertumbuhan positif dari -1,6 persen menuju ke 2,0 persen kuartal empat 2018. Walaupun tumbuh positif, para pelaku pasar tidak begitu merespon karena lebih fokus ke neraca perdaganga China.

Mengenai kabar pembaruan negosiasi dagang AS-China, beredar kabaru terbaru bahwa ada kemungkinan dukungan atas kesepakatan akhir antara AS dan China. Hal ini didasarkan informasi mengenai Presiden Trump yang berusaha mendorong pejabat di Gedung Putih untuk menyetujui kesepakatan dagang AS-China. Tapi China sendiri tidak begitu menaruh harapan karena beresiko berbalik arah dari yang diberitakan saat ini.

Analisa Harian WTI OIL- Peluang Entry Untuk Hari Ini (19 Juli 2018)

Selamat Pagi pembaca,  Hari ini, WTI OIL / US OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang menarik. Simak WTI OIL dalam 4 Jam chart berikut:   Dilihat dari chart di atas, tampak harga komoditas WTI OIL kini mengalami peningkatan minat beli yang …

Baca Lebih Lanjut.. »

Bank Sentral Rwanda Mengeluarkan PSA tentang Penipuan Kaya-Cepat yang Dikenakan Cryptocurrency

15 Bank Sentral Jelajahi Aset Digital

Bank Nasional Rwanda, bank sentral di negara Rwanda, telah mengeluarkan pengumuman layanan publik tentang dugaan penipuan cryptocurrency, menurut sebuah posting Twitter resmi pada 30 Mei. Bank sentral secara khusus memperingatkan masyarakat tentang penipuan pemberian koin awal (ICO) dan skema Ponzi berbasis kripto, yang dimaksudkan untuk menawarkan pengembalian investasi yang cepat …

Baca Lebih Lanjut.. »

Investor Asing Lebih Tertarik Cari Minyak Di Malaysia

INFOREXNEWS – Kementrian ESDM Luhut Panjaitan mengatakan bahwa iklim investasi hulu migas Indonesia sangat tidak atraktif. Perusahaan – perusahaann asing lebih tertarik mencari minyak dan gas di negara tetangga seperti Malaysia, Vietnam, Brunei Darussalam. Kegiatan eksplorasi di Indonesia memiliki risiko yang besar, cadangan migas yang besar umumnya berada di laut …

Baca Lebih Lanjut.. »

Janji Donald Trump Setelah Terpilih Menjadi Presiden AS

INFOREXNEWS – Donald Trump telah mengejutkan Amerika Serikat (AS) beserta seluruh dunia ini, dengan mengalahkan rivalnya Hillary Clinton dalam pertarungan untuk menjadi Presiden AS yang ke 45. Miliarder yang berasal dari Partai Republik tersebut berhasil memenangkan pemilu 2016 yang disebut sebagai pemilu yang memecah belah sepanjang sejarah AS. Didalam pidato …

Baca Lebih Lanjut.. »

Filipina Sedang Memperketat Regulasi Cryptocurrency

omisi Sekuritas dan Bursa Efek Filipina menyatakan bahwa pihaknya sedang menyusun aturan untuk meregulasi transaksi cryptocurrency. Tujuannya adalah untuk melindungi investor dan mengurangi risiko penyalahgunaan mata uang virtual tersebut. Regulasi tersebut mencakup penerbitan dan pendaftaran mata uang virtual. Menurut Komisioner SEC Emilio Aquino, aturan itu ditargetkan rampung pada tahun ini. Aquino …

Baca Lebih Lanjut.. »

Peraturan Mahkamah Agung Israel Yang Mendukung Pertukaran Cryptocurrency Dalam Perselisihan Bank

Warga Negara Israel Dituduh Mencuri Lebih Dari

Mahkamah Agung Israel telah menyatakan bahwa Leumi Bank tidak dapat memblokir akun Bits of Gold pertukaran cryptocurrency dengan alasan keprihatinan peraturan . Terlepas dari keputusan Mahkamah Agung terhadap Leumi, bank dilaporkan mempertahankan pendiriannya terhadap kesepakatan dengan pertukaran. Laporan itu mencatat, bagaimanapun, bahwa putusan ini menjadi preseden bagi perusahaan cryptocurrency Israel …

Baca Lebih Lanjut.. »

Rest In Peace Mr. Secundo Lee

Telah berpulang Ke hadirat-NYA coach, trainer, penulis, trader profesional yang telah memberikan kontribusi luar biasa untuk perkembangan trading forex di indonesia. Hari ini Selasa 4 Oktober 2016 Pk.10.00 telah berpulang ke rumah Bapa di Surga, sahabat dan mentor kita Mr Fransiskus Xaverius Secundo Lee. Inforexnews mengucapkan Turut berduka cita yang …

Baca Lebih Lanjut.. »