>
Home / Tag Archives: Dolar Australia

InforexNews: Dolar Australia

Berita - Peluang Entry - Trading Forecast Dolar Australia

Inflasi Produsen China dan Kepercayaan Bisnis Turun Membawa Dolar Australia Melemah

Mata uang Dolar Australia mengalami penurunan minat beli cukup besar saat sesi Asia hari Selasa (10/9) berlangsung. Kondisi ini membawa pasangan AUDUSD turun menuju ke level harga 0,6855 dari sebelumnya di titik tertinggi 0,6869. Pelemahan ini terjadi karena rilis data dari China mengenai indeks harga produsen dan juga tingkat kepercayaan bisnis oleh NAB yang mengalami penurunan.

Data mengenai tingkat inflasi harga produsen dari China disampaikan mengalami penurunan -0,8 persen tahun ke tahun. Data ini sebagai tolak ukur harga jual barang dalam negeri dimana sebelumnya telah turun 0,3 persen tahun ke tahun. Penurunan sebesar 0,8 persen ini merupakan penurunan paling besar yang dialami China sejak bulan Agustus 2016 lalu. Kondisi ini menyebabkan Dolar Australia mengalami penurunan permintaan.

Namun untuk tingkat inflasi harga konsumen China telah mengalami lonjakan 2,8 persen selama bulan Agustus melebihi apa yang diharapkan sebelumnya di 2,7 persen. Tingkat kepercayaan konsumen yang disampaikan oleh NAB mengalami penurunan menuju ke 1 persen selama bulan Agustus. Data ini lebih buruk dari data sebelumnya 4 selama bulan Juli.

Tingkat kepercayaan Australia tetap rendah walaupun telah ada pemangkasan suku bunga oleh bank sentral Australia pada bulan Juni dan Juli kemarin. Data mengenai kondisi bisnis juga mengalami penurunan dari angka 3 turun menuju ke angka 1. Data dari NAB yang memberikan tanda mengenai pemangkasan suku bunga telah gagal menaikan sentimen bisnis Australia. Kondisi ini bisa akan menjadi alasan bagi RBA untuk melonggarkan kebijakan lebih lanjut.

Untuk beberapa hari kedepan Dolar Australia mungkin akan tetap berada di bawah tekanan dan memangkas kenaikannya selama lima hari terakhir. Kondisi data ekonomi dalam negeri yang negatif yang menyebabkan RBA akan melakukan pemangkasan suku bunga menjadi alasan utama pelemahan AUD.

Data Pinjaman Rumah Naik, Dolar Australia Menguat, Tertahan Data Pesimis China

Perdagangan di sekitar mata uang Dolar Australia terhadap Dolar AS menerima dorongan atas data bisnis yang campur baru-baru ini. Pasangan mata uang tersebut mengalami lonjakan menuju ke level harga 0,6842 beberapa menit terakhir. Lonjakan permintaan mata uang Aussie ini mungkin disebabkan oleh data yang baru saja dirilis oleh Australia.

Data mengenai pinjaman rumah disampaikan dengan kenaikan 5 persen selama bulan Juli. Data ini lebih baik dari sebelumnya dimana mengalami penurunan 0,8 persen pada bulan Juni kemarin. Selanjutnya Dolar Australia terus mengalami kenaikan menuju ke 0,6851 terhadap USD yang sekaligus membentuk titik paling tinggi dalam perdagangan harian.

Mungkin pasangan AUDUSD ini akan tetap dalam permintaan beli jika memang pada aset-aset berisiko tetap pada kondisi bullish. Pada saham AS yaitu S&P 500 juga mengalami kenaikan sebesar 0,15 persen. Sementara itu bank sentral China dilaporkan pada hari Jumat kemarin mengumumkan pemangkasan 50 bp basis luas pada rasio syarat cadangan atau RRR.

Keputusan ini akan mulai berlaku tanggal 16 September mendatang. PBoC juga dikabarkan memangkas 100 bp tambahan pada RRR untuk target pada bank komersial tingkat kota. Bahkan bank sentral China masih memiliki potensi pemangkasan lebih lanjut selama tahun 2019 ini. Pasar juga menaruh harapan bahwa bank sentral Eropa akan melakukan pemangkasan suku bunga dengan agresif pada hari Kamis mendatang.

Namun lonjakan permintaan pada Dolar Australia masih harus tertahan oleh beberapa faktor. Rilis data dari China mengenai perdagangan disampaikan dengan hasil yang lebih lemah dari yang diprediksi sebelumnya. Pasalnya Australia merupakan salah satu rekan dagang utama China untuk beberapa produk impor. Sehingga penurunan tingkat perdagangan China menjadi pertanda barang keluar dari Australia juga turut menurun.

Optimisme Pasar Mendorong Dolar Australia Lebih Tinggi Walau Data Domestik Pesimis

Perdagangan di sekitar pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Yen terlihat terus mendapatkan permintaan beli. Kondisi ini tetap mampu dipertahankan oleh Aussie walaupun beberapa saat yang lalu merilis data yang mengecewakan. Data mengenai neraca perdagangan Australia disampaikan dengan hasil penurunan terhadap prediksi sebelumnya. Kenaikan pasangan AUDJPY telah mengirim menuju ke titik paling tinggi dalam tiga pekan terakhir di sekitar level harga 72,70.

Para pelaku pasar dan investor mungkin mengesampingkan kabar mengenai pemberlakukan bea anti dumping pada baja struktural dari China dan juga Meksiko. Pasar juga mengabaikan kabar geopolitik yang memanas antara AS-Iran. Sentimen risiko saat ini sedang hidup karena kabar dari Hong Kong dan juga Inggris yang optimis sehingga mendorong kenaikan Dolar Australia.

Pimpinan Hong Kong yaitu Carrie Lam menjanjikan akan menarik RUU yang sering menjadi masalah dan berpotensi ekstradisi menuju ke China. Dari Inggris, dikabarkan bahwa anggota parlemen telah berhasil melangkah dengan baik untuk memblokir harapan Brexit tanpa kesepakatan dengan Uni Eropa.

Dolar Australia terus menerima dorongan naik ketika pasar global dihiasi optimisme yang baik. Fed dan juga bank sentral Kanada menyampaikan komentar yang positif atas ekonomi mereka. Fed sendiri menyampaikan komentar yang kurang dovish sehingga membuat pasar memutuskan untuk masuk aset berisiko daripada safe haven seperti Yen Jepang.

Mengenai perang dagang, dikabarkan juga dari Kementerian Perdagangan dari China bahwa pembicaraan masalah perdagangan kedua negara akan dimulai kembali pada bulan Oktober mendatang. Optimisme pasar terlihat pada tolak ukur sentimen risiko yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun yang mengalami kenaikan 6 bp menuju ke 1,516 persen. Untuk selanjutnya kabar perdagangan dan politik global akan tetap menjadi fokus pasangan AUDJPY.

PDB Melonjak, Dolar Australia Menangkat AUDJPY Melonjak Ke Tertinggi Akhir Agustus

Laporan data mengenai PDB pada kuartal 2 sesuai dengan apa yang diprediksi pasar dalam 3 bulan dan juga tahunan. Masih-masing data tersebut disampaikan dengan hasil kenaikan 0,5 persen dan 1,4 persen pada kuartal dua tahun  2019. Data ini secara otomatis membuat permintaan terhadap Dolar Australia melonjak terhadap Yen. Dengan kondisi ini maka ada sedikit perubahan pada arah risiko pasar ketika hampir tidak ada kabar pembaruan dari perdagangan global dan juga perpolitikan.

Sementara itu kemarin bank sentral Australia memutuskan tidak melakukan perubahan pada kebijakan moneternya. Namun terlihat siap untuk melakukan pemangkasan suku bunga jika memang dibutuhkan. Pasca rilis data mengenai PDB kuartal kedua, Dolar Australia mampu mendominasi di atas Yen dan melonjak menuju ke titik paling tinggi sejak akhir Agustus kemarin. Dengan hasil tersebut telah mengirim pasangan menuju ke level harga 71,88 saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (4/9).

Data mengenai produk domestik bruto Aussie selama kuartal kedua disampaikan sesuai dengan apa yang diharapkan pasar. Kuartal ke kuartal naik 0,5 persen terhadap 0,4 dan tahun ke tahun naik 1,4 persen terhadap 1,8 persen. Meskipun ekonomi mengalami penguatan pasca PDB, sayangnya perlu diingat tingkat pertumbuhan berada di bawah prediksi selama bulan Agustus.

Bank sentral Australia dalam rapat kebijakan terbarunya memberikan komentar mengenai kekhawatiran penurunan perekonomian Aussie. Namun pasca rilis kebijakan tersebut, pasar tidak melihat adanya tanda-tanda pemangkasan suku bunga dari pernyataan bank sentral Australia sehingga membuat Dolar Australia mengalami pergerakan cukup besar kemarin.

Bahkan sentimen risiko sebagai penggerak Yen juga tidak memberikan respon atas rilis data aktivitas bisnis yang turun dari Jepang dan juga Hong Kong. Pasalnya para pelaku pasar dan investor akan tetap terfokus ke kabar pembaruan mengenai perdagangan antara AS-China.

Data Mengecewakan Menjatuhkan Dolar Australia Semakin Dalam, Risk-Off Semakin Kuat

Dolar Australia mengalami pelemahan cukup buruk dan membawa pasangan AUDJPY untuk jatuh lebih dalam menuju ke titik paling rendah tiga hari terakhir. Kemunduran pasangan ini terjadi saat sesi Asia berlangsung di hari Kamis (29/8) setelah rilis data dari Australia yang mengecewakan pasar. Kondisi tersebut semakin mengkonfirmasi penghindaran risiko pasar yang sebelumnya telah terjadi.

Data mengenai pengeluaran modal skala pribadi dari Australia selama kuartal kedua mengalami pelemahan menuju ke -0,5 persen dari prediksi awal di 0,5 persen dan terhadap sebelumnya di -1,7 persen. Dengan rilis data Australia ini maka akan semakin memberikan isyarat bahwa ekspansi dari ekonomi Australia mengalami pelemahan. Dampaknya membuat Dolar Australia melemah terhadap lawan-lawannya pasca rilis data tersebut.

Semenara itu dari sisi risiko global dikabarkan ada berbagai sinyal yang membuat pasar cukup bingung. Penasihat pemerintah AS yaitu Petter Navarro menekan kembali Fed untuk memangkas suku bunganya. Sementara itu komentar beragam juga dagang dari pembicaraan dagang antara AS-China yang disampaikan oleh Menteri Keuangan AS.

Kabar lain datang dari Global Times yang memberitakan bahwa hubungan geopolitik antara AS dengan China akan mengalami peningkatan. Dua negara akan berseteru kembali dalam masalah Laut China Selatan. Sementara itu Reuters juga memberitakan mengenai harapan pemangkasan suku bunga oleh bank sentral China yang memberikan ancaman bagi pasar. Karena hal tersebut menjadi pertanda bahwa China mengalami perlambatan dan akan menurunkan permintaan global.

Fokus perdagangan Dolar Australia selanjutnya mungkin akan tetap fokus ke pembaruan risiko pasar. Terlebih lagi Yen sangat dipengaruhi oleh suasana risiko karena merupakan aset safe haven. Untuk selanjutnya minim sekali rilis data ekonomi yang mampu menggerakkan pasar.

Ex-BitTorrent Exec Mengatakan Tidak Ada Cara Tron Akan Mengelola Token BitTorrent

Ex-BitTorrent Exec Mengatakan Tidak Ada Cara Tron Akan

Menurut Simon Morris, mantan chief strategy officer di BitTorrent, Tron tidak akan dapat mengatur volume transaksi yang diperlukan untuk memberi token kepada BitTorrent. Menurut wawancara itu, Morris mencatat bahwa ketika ia bekerja di BitTorrent, ia dan timnya menemukan bahwa membawa token dan lelang otomatis untuk memprioritaskan antrian unduhan dapat meningkatkan …

Baca Lebih Lanjut.. »

Berkonsultasi Accenture Perusahaan Mengerahkan Platform DLT Untuk Manajemen Lisensi Perangkat Lunak

Perusahaan konsultan manajemen global Accenture telah menyebarkan platform buku besar didistribusikan (DLT) yang dibuat untuk mengelola dan melacak lisensi perangkat lunak . Untuk mengembangkan solusi untuk manajemen perangkat lunak, Accenture bermitra dengan Digital Assets, perusahaan yang berbasis di AS yang menyediakan produk DLT untuk lembaga keuangan. Aplikasi baru menggunakan bahasa …

Baca Lebih Lanjut.. »

Mantan Anggota Kongres : Pendekatan Regulator AS Untuk Crypto Menghambat Inovasi

Pendekatan Regulator AS Untuk

Mantan Perwakilan Republik George Nethercutt memperjuangkan cryptocurrency . Nethercutt – yang mewakili negara bagian Washington di AS selama sepuluh tahun sejak 1995 – sekarang menjabat sebagai pendiri dan ketua Nethercutt Consulting LLC dan dari organisasi nirlaba, Nethercutt Civics Foundation. Meninjau kebijakan A.S. di dalam dan luar negeri dalam operasinya yang …

Baca Lebih Lanjut.. »

Pertumbuhan Tingkat Upah Australia Stabil 0.5% Untuk Kuartal Kedua

INFOREXNEWS – Hari ini, Kamis (16/8/17) pergerakan dari Dollar Australia mengalami penguatan pertama kalinya dalam tiga sesi perdagangan seiring para trader melakukan short covering setelah menanggapi data upah Australia untuk kuartal kedua memenuhi perkiraan yang meningkatkan prospek untuk lapangan kerja yang positif di minggu ini. Menanggapi laporan tersebut, Aussie langsung …

Baca Lebih Lanjut.. »

Swiss: Dewan Federal Memulai Periode Konsultasi Hukum Blockchain

Retaiil Online Asal Swiss

Dewan Federal Swiss telah memulai periode konsultasi pada adaptasi hukum federal untuk pembangunan blockchain, menurut seorang pejabat siaran pers yang diterbitkan pada 22 Maret. Dengan memulai konsultasi, Dewan Federal bermaksud untuk meningkatkan kepastian hukum atas aplikasi blockchain untuk membangun dasar kerangka kerja peraturan untuk industri di Swiss, khususnya di sektor …

Baca Lebih Lanjut.. »

TRIPLE CANDLE PEMICU TREND

Candlestick Artikel pendek ini berorientasi pada pengunaan candlestick berpola kesinambungan yang muncul secara bertahap 3 kali dengan warna yang sama. Pola 3 candle pararel (Triple)sewarna ini akan difokuskan pada sizebody candle yang berawal dengan size kecil ke size dominan. tetapi tidak terlalu besar dan melampau range besar dalam transaksi. Pola …

Baca Lebih Lanjut.. »