>
Home / Tag Archives: Dolar Kanada

InforexNews: Dolar Kanada

Berita - Peluang Entry - Trading Forecast Dolar Kanada

Dolar Kanada Ungguli Dolar AS Karena Optimisme Perdagangan Global

Pasangan mata uang Dolar AS terhadap Dolar Kanada terlihat mengalami pembalikan dari level teknik SMA 50 harian. Saat ini pasangan mata uang USDCAD sedang diperdagangkan di sekitar level harga 1,3185. Pergerakan pasangan pada hari Kamis ini (12/9) terjadi karena adanya kabar optimis yang datang dari perdagangan antara AS dengan China.

Sebelumnya Dolar Kanada mengalami pelemahan dan membuat pasangan USDCAD melonjak menuju ke level teknikal SMA 50 harian. Pelemahan Loonie terjadi setelah harga minyak mentah mengalami penurunan. Minyak mentah merupakan komoditas ekspor utama Kanada sehingga penurunan harga akan menyebabkan pelemahan Loonie.

Minyak mentah turun setelah adanya kabar meredanya ketegangan AS dengan Iran. Pasalnya Penasihat keamanan nasional pemerintah AS dikabarkan telah dipecat dari jabatannya. Tapi sayangnya momentum kenaikan USDCAD ini tidak bisa bertahan lama karena adanya kabar perdagangan dari China.

Dikabarkan bahwa China merilis data mengenai barang asal AS yang dibebaskan dari kenaikan tarif. Kabar ini membuat pasar dalam suasana yang optimis dan menaikkan minat terhadap aset berisiko termasuk Dolar Kanada. Selain itu dikabarkan bahwa Perdana Menteri China sangat menginginkan untuk mengakhiri konflik dagang antara AS dengan China.

Sementara itu Taiwan menyatakan persetujuan untuk melakukan impor produk pertanian dari AS. Selain itu Presiden Trump juga memberikan pelonggaran selama 15 hari terhadap barang China senilai $250 Milar yang akan dikenakan tarif tambahan oleh pemerintah AS.

Untuk perdagangan selanjutnya para pelaku pasar dan investor akan fokus ke rilis data ekonomi dari AS. Sesuai jadwal, AS akan merilis data mengenai tingkat inflasi selama bulan Agustus. Selain data mengenai inflasi harga dari AS, Kanada juga akan merilis data mengenai harga perumahan baru selama bulan Juli. Kedua data tersebut akan menggerakkan pasangan USDCAD.

Dolar Kanada Mendominasi USDCAD Karena Minyak Melonjak Dan NFP AS Lemah

Pasangan mata uang Dolar AS terhadap Dolar Kanada terlihat terus bergerak di level paling rendah dalam lima pekan terakhir yang dibuat pada hari Jumat kemarin. Kondisi ini terus terjadi karena greenback memutuskan untuk masuk ke mode defensif terhadap Loonie.

Sebelumnya Dolar Kanada menerima dorongan yang cukup baik akibat campuran berbagai faktor. Sehingga membuat pasangan USDCAD merosot pada akhir perdagangan pekan lalu. Hal tersebut membawa titik-titik perdagangan dalam jangka pendek di sekitar level support teknikal SMA 50 dalam harian. Posisi tersebut bertepatan di level harga dalam angka bulat yaitu 1,3200.

USD mengalami penurunan permintaan dalam jumlah besar setelah rilis data mengenai NFP AS Jumat akhir pekan kemarin. Data tersebut disampaikan dengan hasil hanya penambahan pekerjaan 130K selama bulan Agustus. Hasil ini lebih buruk dari apa yang diharapkan pasar sebelumnya yaitu di 158K. Namun penurunan masih tertahan oleh data mengenai pertumbuhan upah yang lebih baik dari harapan.

Dari sisi Dolar Kanada, rilis mengenai detail ketenagakerjaan telah mengalami kenaikan cukup signifikan. Data tersebut disampaikan dengan lonjakan 81,1K selama bulan Agustus terhadap prediksi sebelumnya di 15K dan penurunan pada laporan bulan sebelumnya di 24,2K. Data ini yang membuat Loonie mampu menyeret pasangan USDCAD lebih dalam lagi.

Pasca rilis data dari kedua negara, pasangan mengalami penurunan sekitar 75pips dan di hari Senin ini (9/9) masih dalam tekanan saat sesi Eropa berlangsung. Dominasi Loonie tetap kuat karena didukung oleh kenaikan permintaan pada minyak mentah. Lonjakan harga minyak didukung dengan keputusan Arab Saudi untuk tetap memberikan dukungan bagi OPEC dan negara pengekspor lain untuk terus melakukan pemangkasan produksi minyak mentah.

USDCAD Naik Karena Dolar Kanada Lemah Dan Pemulihan Dolar AS

Perdagangan di sekitar pasangan mata uang USDCAD hari Kamis ini (29/8) tampak menerima banyak sekali sinyal. Berbagai arah sinyal dari pembicaraan dagang antara AS dan China serta kondisi minyak mentah yang mengalami pullback, membuat Dolar Kanada sedikit bergerak dan membawa pasangan ke level harga 1,3300 saat sesi Asia masih berlangsung.

Pasangan mata uang Dolar AS terhadap Dolar Kanada sebelumnya sempat mengalami lonjakan cukup tinggi setelah adanya kenaikan permintaan atas Dolar AS. Penguatan USD diduga terjadi karena adanya pemulihan sentimen risiko akibat perang dagang. Terlebih lagi hampir tidak ada rilis data penting yang mampu menjadi faktor penggerak pasangan ini. Dari perang dagang, sampai saat ini juga masih belum ada kabar pembaruan yang cukup untuk mampu menggerakkan sentimen risiko.

Tapi saat ini para pelaku pasar dan investor tampak sedikit bingung dengan adanya sinyal beragam dari para pembuat kebijakan keuangan AS yaitu dari Menteri Keuangan dan juga Penasihat pemerintah. Di tempat lain, Daly dari Fed San Fransisco  menyampaikan pesan yang menggambarkan sikap hati-hati saat momen fokus Selandia Baru. Selain itu Fed Dallas yaitu Robert Kaplan juga memberikan komentar bahwa akan menjaga keputusan bank sentral AS dari kepentingan politik.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa Presiden Trump mendapat tekanan dari kelompok bisnis AS  agar menurunkan tarif atas barang-barang asal China. Karena tarif yang sangat tinggi akan memberikan dampak buruk. Dolar Kanada sendiri melemah karena pullback minyak mentah dari titik paling tinggi barunya. Kondisi ini membuat USDCAD dengan mudah mendaki lebih tinggi lagi dari sebelumnya. Fokus pasar akan tertuju ke data neraca berjalan Kanada dan juga harapan PDB AS untuk kuartal 2 tahun 2019.

Dolar Kanada Gagal Mendominasi USDCAD Lebih Lanjut Karena Penurunan WTI

Pasangan mata uang Dolar AS terhadap Dolar Kanada terlihat sedang mengalami kenaikan yang cukup baik saat perdagangan sesi Asia hari Rabu (28/8). Sebelumnya pasangan ini sempat mengalami penolakan penurunan ketika mencapai level teknis EMA 200 dalam harian.

Dolar Kanada gagal untuk memanfaatkan kenaikan-kenaikan yang terjadi di sekitar komoditas minyak mentah hari Selasa kemarin (27/8). Karena sampai saat ini para pelaku pasar dan investor masih ragu mengenai pembicaraan perdagangan antara AS dengan China pada bulan September mendatang. Kabar ini membuat permintaan minyak mentah menurun karena pasar pesimis. Ancaman resesi global tampak semakin terlihat ketika pada imbal hasil obligasi Treasury pemerintah AS tenor 2 tahun dan 10 tahun terjun semakin jauh.

Hubungan dagang antara AS dan China semakin memanas setelah AS berencana memberlakukan tarif tambahan atas barang-barang China. Namun China tidak hanya tinggal diam, akhir pekan kemarin China mengumumkan mengenai tarif balasan atas apa yang sudah dilakukan AS terhadap barang China. Sontak kondisi ini membuat pasar lebih memilih menjauh dari aset berisiko seperti minyak mentah. Dampaknya Dolar Kanada kehilangan minat pembeli setelah rilis pengumuman.

Pernyataan Trump kemarin saat sesi konferensi pers KTT G7 bahwa perwakilan negosiasi dari China menghubungi pihak AS. Dalam pembicaraan tersebut mengatakan bahwa China ingin mencapai kesepakatan dagang dengan AS melalui perundingan yang tenang. Kabar ini sempat membuat perdagangan kembali optimis dan membuat minyak mentah melonjak cukup baik karena perbaikan sentimen risiko.

Namun untuk saat ini USD lebih cenderung mendominasi USDCAD karena adanya pemulihan moderat dari data AS. Rilis data mengenai sentimen konsumen dan aktivitas manufaktur yang baik membuat USD menguat kembali. Bahkan permintaan terhadap USD tampak mengabaikan komentar-komentar dari Presiden Trump kepada kebijakan Fed. Untuk perdagangan pasangan USDCAD akan lebih fokus ke data pasokan minyak mentah AS oleh EIA.

Minyak Mentah dan BoC Mendukung Kenaikan Dolar Kanada

Perdagangan di sekitar pasangan mata uang Dolar AS terhadap Dolar Kanada terlihat mengalami penurunan menuju ke level harga 1,3290. Posisi saat ini terus bertahan saat sesi Asia berlangsung di hari Kamis (22/8) ketika harga minyak mentah semakin melonjak dan adanya potensi divergensi pada kebijakan moneter bank sentral Kanada.

Berdasarkan rilis data mengenai indeks harga konsumen selama, data tersebut disampaikan dengan hasil yang sangat memuaskan dan melebihi harapan sebelumnya. Pasca rilis data, permintaan terhadap Dolar Kanada melonjak tinggi dan menyeret pasangan USDCAD lebih dalam. Atas suasana optimis ini yang membuat adanya spekulasi pasar bahwa bank sentral Kanada akan berbeda arah atau divergensi dengan rata-rata bank sentral global lain.

Sementara itu Senator dari Kanada terlihat sudah bisa merasakan langkah yang akan datang. Saat ini dia berusaha untuk menemui Gubernur bank sentral Kanada Stephen Poloz. Dalam pertemuannya tersebut akan melakukan pembahasan mengenai perang dagang antara AS-China dan juga masalah India serta Arab Saudi.

Dari sisi komoditas, harga minyak mentah mungkin akan terus mengalami kenaikan dan memangkas penurunan sebelumnya. Pemulihan ini terjadi setelah rilis berita dari AS dan juga Korea Utara. Selain itu kabar pembaruan dari konflik kawasan Timur Tengah mungkin akan menjadi pertanda bahwa konflik geopolitik akan meningkat kembali.

Untuk perdagangan Dolar Kanada selanjutnya akan memperhatikan rilis data mengenai penjualan eceran Kanada selama bulan Juni. Data ini diprediksi akan mengalami kenaikan menuju ke 0,3 persen dari sebelumnya di -1,8 persen. Sementara itu dari sisi Dolar AS akan ada rilis data mengenai indeks manajer pembelian Markit selama bulan Agustus. Data ini akan menjadi acuan perdagangan USDCAD sebelum acara utama pekan ini yaitu Simposium Jackson Hole.

Analisa Harian GBPUSD- Peluang Entry Untuk Hari Ini (2 Maret 2018)

Selamat Siang pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah arus penurunan yang menarik. Simak GBPUSD dalam 4 Jam chart berikut:   Dilihat dari chart di atas, tampak pair GBPUSD kini sempat mengalami tekanan beli saat membentuk level terendah baru, dimana hal ini terjadi …

Baca Lebih Lanjut.. »

Inflasi Inggris Melonjak ke Tingkat Tertinggi Lima Tahun

Indeks harga konsumen Inggris pada bulan September melonjak ke level tertinggi dalam lima tahun. Kenaikan inflasi ini akan mendorong ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) akan mengerek suku bunga acuannya paling cepat bulan depan. Berdasarkan data dari Badan Statistik Nasional Inggris, tingkat inflasi tahunan Inggris naik ke level 3% pada bulan September. …

Baca Lebih Lanjut.. »

Futures Minyak Mentah Naik

INFOREXNEWS – Futures minyak mentah sedikit lebih tinggi dalam perdagangan sesi Asia pada hari Kamis 22/12/2016 ini yang bertepatan dengan Hari Ibu. Pada New York Mercantile Exchange, futures minyak mentah untuk penyerahan bulan Februari naik 0,32% yang diperdagangkan pada harga US$ 52.66/barrel. Sebelumnya, instrumen ini menyentuh level tertingginya pada harga US$ …

Baca Lebih Lanjut.. »

Analisa Harian WTI OIL- Peluang Entry Untuk Hari Ini (29 Oktober 2018)

Selamat Pagi pembaca,  Hari ini, WTI OIL / US OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang menarik. Simak WTI OIL dalam 4 Jam chart berikut:   Dilihat dari chart di atas, tampak harga komoditas WTI OIL kini bergerak disekitaran zona konfirmasi sebelumnya (Kotak …

Baca Lebih Lanjut.. »

Pounds Mencapai Level Tertinggi 1-Bulanan Karena Hancurnya Strategi PM Boris

Poundsterling Inggris

Pounds menguat untuk hari ketiga setelah Parlemen merobek strategi Brexit milik Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, dan menolak permintaannya untuk pemilihan cepat, yang mengatasi kekhawatiran gejolak politik lebih lanjut. Pounds menuju kenaikan mingguan terbesar sejak Mei setelah anggota parlemen memilih untuk memaksa PM Boris untuk menunda Brexit selama tiga bulan. …

Baca Lebih Lanjut.. »

Analisa Harian GBPUSD- Peluang Entry Untuk Hari Ini (24 April 2018)

Selamat Siang pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga yang menarik. Simak GBPUSD dalam 4 Jam chart berikut:   Dilihat dari chart di atas, tampak pair GBPUSD kini kembali menjauh dari arus kenaikan sebelumnya (Garis Biru) dan memasuki sekitar zona Swing low sebelumnya (Kotak …

Baca Lebih Lanjut.. »