>
Home / Tag Archives: Dolar Loonie

InforexNews: Dolar Loonie

Berita - Peluang Entry - Trading Forecast Dolar Loonie

Terbebani Ketegangan AS-China, Dolar Kanada Terus Mengalami Pelemahan

Sampai hari ini Kamis (30/5) ketegangan perdagangan antara AS dengan China terus berlanjut dan membuat sektor-sektor lain turut terbebani. Minyak mentah sebagai ekspor utama Kanada dengan China sebagai tujuannya karena pengguna minyak utama mengalami penurunan. Hal ini membuat Dolar Kanada melemah terhadap Dolar AS dan mengangkat pasangan menuju ke sekitar level harga 1,3515 selama sesi dagang kawasan Asia di Kamis pagi.

Pelemahan pada Dolar Kanada juga diperburuk dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh bank sentral Kanada mengenai suku bunga yang rendah. Dari komentar ini telah melemahkan Lonnie dan mengangkat USD menuju ke kawasan paling tinggi sejak sekitar 3 Januari 2019 lalu. Tampaknya minat beli pada USD akan bertahan cukup lama mengingat bahwa saat ini drama hubungan dagang antara AS dengan China terus menekan aset beresiko termasuk mata uang terkait dengan komoditas.

Pelemahan perdagangan pada minyak mentah baru-baru ini disebabkan oleh naiknya kekhawatiran pasar dengan meningkatkan ketegangan AS dengan China baru-baru ini. Selain itu laporan data dari API mengenai jumlah pasokan minyak AS dalam skala mingguan akan menjadi katalis pelemah tambahan pada minyak mentah. Lebih lanjut Dolar Kanada beresiko anjok lebih dalam lagi.

Komentar mengenai rincian kuartal pertama dari Kanada dan juga komentar dari Deputi Gubernur Senior bank sentral menjadi fokus pasar dalam beberapa waktu ini untuk pasangan USDCAD. Selain itu laporan data mengenai PDB pada kuartal pertama dan stok minyak mentah oleh EIA dari AS akan menjadi data sampingan untuk melihat arah pergerakan lebih lanjut.

Data mengenai PDB dari AS diprediksi akan mengalami pelemahan menuju ke 3,1 persen dari sebelumnya di 3,2 persen. Sementara itu pasokan miyak AS dalam satu minggu mungkin bisa anjlok sebanyak ke -0,80 juta barel dari sebelumnya di 4,74 juta barel.

Dolar Kanada Menguasai Pasar Setelah Rapat FOMC, USDCAD Akan Fokus Data Dalam Negeri

Perdagangan pasangan mata uang Dolar AS terhadap Dolar Kanada hari ini tampak bergerak mendekati ke level harga 1.3285 saat sesi awal perdagangan kawasan Asia. Sebelumnya pasangan mata uang ini anjlok tajam setelah rilis data dari EIA dan juga hasil rapat Fed yang membahas masalah pembaruan kebijakan moneter AS. Saat ini fokus pasar akan tertuju pada data ekonomi dari masing-masing negara untuk menentukan kemana arah pergerakan pasangan dalam jangka pendek.

Rilis data dari EIA memperlihatkan bahwa pasokan minyak mentah untuk 15 Maret mengalami penurunan menuju ke -9,589 juta barel. Laporan ini lebih buruk dari perkiraan sebelumnya yaitu di angka +0.309 juta barel dan data sebelumnya di angka -3.862 juta barel. Pasokan minyak mentah yang semakin menurun membuat pergerakan harga minyak mentah meroket menuju ke puncak di tahun 2019 ini. Hal ini membuat permintaan beli pada mata uang Dolar Kanada meningkat, karena minyak mentah adalah komoditas ekspor utamanya.

Turunya pasangan USDCAD diperburuk lagi oleh hasil rapat yang dilaksanakan Fed semalam. Pada rapat tersebut Fed menyatakan tidak akan mengubah tingkat suku bunga. Hasil ini sesuai dengan apa yang diharapkan pasar sebelumnya. Laporan lain yang membuat sentimen resiko menurun adalah pemangkasan proyeksi kenaikan suku bunga untuk tahun ini menjadi nol dan tahun 2020 menjadi satu kali.

Untuk faktor penggerak pasangan Dolar AS terhadap Dolar Kanada kedepan akan lebih fokus ke rilis data mingguan tentang pengangguran awal dan indeks manufaktur Philadelhia skala bulanan. Disokong juga rilis data penjualan eceran kanada yang diharapkan akan mampu menggerakkan pasangan ini.

Mengenai prediksi data pengangguran awal akan mengalami penurunan menuju ke 222K dari data sebelumnya di angka 229K, indeks manufaktur Philadelphia di -4,1 menuju ke +4,5 skala bulanan dan penjualan eceran Kanada di angka +0,5 persen dari data sebelumnya +0,3 persen.

Minyak Mentah Lemah, Dolar Kanada Terimbas Negatif, USDCAD Menanjak

Perdagangan mata uang hari ini terlihat Dolar Kanada melemah terhadap Dolar AS. Pasangan mata uang USDCAD terus menanjak menuju ke level harga paling tinggi sekitar enam minggu terakhir di 1.3370 hari Rabu (6/3). Penyebab kenaikan pasangan ini adalah tingginya permintaan terhadap Dolar AS dan kondisi harga minyak mentah yang terus melemah.

Padahal minyak adalah salah satu komoditas ekspor utama bagi Kanada. Untuk saat ini para pelaku pasar dan investor bisa lebih fokus pada pertemuan bank sentral Kanada dalam pembahasan kebijakan moneter terbaru. Pertemuan ini akan memperlihatkan arah terbaru dalam perdagangan jangka pendek.

Permintaan Dolar AS beberapa hari terakhir memang sedang tinggi. Penyebab utamanya adalah para pelaku pasar dan investor berusaha mencari keuntungan lebih pda greenback di tengah ketidakpastian negosiasi mengenai kesepakatan akhir perdagangan antara AS dan China. Selain itu Brexit yang masih penuh tanda tanya juga menjadi faktor utama kenaikan Dolar AS beberapa hari terakhir.

Dolar Kanada harus rela melemah dan tidak mampu menahan dampak negatif dari penurunan minyak berjangka di WTI yang berada di level harga $ 55,75 per barel. Turunnya harga minyak disebabkan laporan stok minyak mentah API yang berada di angka 7,29 juta dalam skala mingguan setelah sempat tertekan 4,20 juta pada minggu sebelumnya.

Pertemuan bank sentral Kanada akan menjadi fokus utama para pelaku pasar. Banyak pelaku pasar yang menaruh harapan pada BoC agar tidak mengubah suku bunga Kanada di angka 1,75 persen. Dengan rilis pertemuan BoC juga akan membuat penawaran Dolar Kanada cukup tinggi karena data Kanada yang masih belum mampu menopang permintaan. Kabar terbaru dari negosiasi dagang AS-China akan membawa perdagangan lebih jelas lagi.

Pembaruan Positif AS-China, Dolar Kanada Menguat, USDCAD Tertahan Dolar AS

Saat ini pergerakan pasangan mata uang Dolar AS terhadap lawannya yaitu Dolar Kanada berada di kisaran level harga 1.3300. Kondisi ini berlangsung saat perdagangan baru dibuka pada hari Senin pagi (4/3). Nada positif dari kesepakatan akhir antara dua negara dengan ekonomi terkuat AS-China, membuat para pelaku pasar dan investor menaruh dana mereka pada aset-aset beresiko. Hal inilah yang membuat pasangan USDCAD masih tampak stagnan di level harga 1.3300. Salah satu pendukung pergerakan selanjutnya adalah kondisi greenback terhadap beberapa mata uang utama yang melemah.

Sebelumnya kabar positif diterima dari Wall Street Journal yang menyatakan saat ini kesepakatan akhir sedang dibentuk. Selain itu kabar positif juga disampaikan oleh Bloomberg berdasarkan kabar dari China yang menyatakan negosiasi AS-China mengalami perkembangan yang snagat maju. Hal ini mendorong naiknya permintaan komoditas minyak mentah dan aset-aset beresiko lainnya.

Ketika kabar positif didengar oleh pasar, seketika membuat pergerakan aset bersiko menanjak. Komoditas cukup dimintai dan berimbas pada dukungan-dukungan mata uang komoditas seperti AUD, NZD dan CAD. China sendiri menjadi salah satu pelaku industri dalam skala besar sehingga kabar positif membuat permintaan komoditas menguat.

Pergerakan pasangan Dolar AS dengan Dolar Kanada terlihat menurun. Tapi kondisi ini ditahan dengan pernyataan-pernyataan dari Trump yang berselisih pendapat dengan Fed. Kondisi Dolar AS yang terus menguat membuat pasangan USDCAD stagnan.

Terlepas dari kabar positif yang beredar, masing-masing pembuat kebijakan di AS dan China sebenarnya berbeda penglihatan. Wakil Menteri Luar Negeri China menyatakan kekecewaan terhadap AS atas kinerjanya dalam bidang perdagangan dan keamanan. Sehingga kabar mengenai kesepakatan perdagangan masih belum benar-benar jelas dan berpotensi menyebabkan perdagangan mata uang seperti Dolar Kanada akan bervolume tinggi.

Trump Iri Dengan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

INFOREXNEWS – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hamburg, Jerman telah selesai dilaksanakan sejak hari Sabtu 8/7/2017 waktu setempat. Selain itu, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) juga ikut hadir dalam pertemuan tersebut, bersama 19 pemimpin negara dengan penyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar lainnya di dunia. Selama penyelenggaraan KTT G20 tersebut, Jokowi mengadakan pertemuan …

Baca Lebih Lanjut.. »

Jalan Keluar Terbaik Ketika Terjerit Utang

INFOREXNEWS – Masalah menyangkut uang kerap menjadi salah satu persoalan hidup yang sangat pelik. Kebutuhan hidup yang tidak seimbang dengan pendapatan, dan pengelolaan keuangan yang kurang baik bisa menjebak seseorang dalam situasi tercekik utang yang menggunung. Jika saat ini Anda tengah menghadapi situasi pelik berupa utang yang menggunung, jangan dulu berputus asa. Selain …

Baca Lebih Lanjut.. »

Harga Minyak Merosot Dalam Spekulasi Pesimis

INFOREXNEWS – Harga minyak bergerak menjauh dari posisi tertinggi pada minggu ini, karena pelaku pasar sedang menunggu informasi terbaru dalam stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) dan produk olahannya. Selain itu, keraguan yang ditimbulkan akibat pemangkasan produksi oleh produsen utama minyak global yang mengurangi sentimen.  Sedangkan untuk harga minyak mentah …

Baca Lebih Lanjut.. »

Binance Jersey Bermitra dengan Caspian untuk Peningkatan Keamanan dan Transaksi para Investor

Binance's Trust Wallet Akan Meluncurkan Layanan Taruhan Dengan

Cabang Bisnis konversi fiat-to-crypto milik Binance untuk euro dan pounds Inggris, Binance Jersey, telah menjalin kemitraan dengan layanan investasi kripto, Caspian, yang menyediakan perdagangan, portofolio, dan manajemen risiko pada platformnya. Caspian berbagi berita tentang kemitraan tersebut kepada Cointelegraph pada 14 Agustus. Kemitraan ini konon akan menghasilkan peningkatan keamanan bagi investor …

Baca Lebih Lanjut.. »

Poundsterling Naik Tipis Setelah Data Inflasi Mendukung Kenaikan Suku Bunga, Rally GBP Tertahan Brexit

poundsterling naik

Pergerakan poundsterling pada hari Rabu terpantau mengalami kenaikan cukup tipis. Kenaikan mata uang Britania Raya tersebut hanya terjadi sebesar 0,10 persen menuju ke level 1,2650 pada pasangan mata uang GBPUSD. Kenaikan ini terjadi pada saat memasuki pertengahan waktu perdagangan kawasan Asia dan Eropa. Data inflasi yang mempengaruhi pergerakan Poundstreling naik …

Baca Lebih Lanjut.. »