>
Home / Tag Archives: gbp

InforexNews: gbp

Berita - Peluang Entry - Trading Forecast gbp

Poundsterling Inggris Terus Menanjak Di Tengah Lemahnya Dolar AS

Dolar AS sampai dengan hari Senin (24/6) terlihat tetap mengalami pelemahan terhadap Poundsterling Inggris dan mendukung kenaikan pada pasangan GBPUSD. Saat ini Pound mendominasi pasangan dan tetap diam di level paling tinggi dalam 12 hari terakhir. Tapi kemungkinan kenaikan yang didukung lemahnya USD tidak akan bertahan lama karena minimnya katalis baru untuk mendorong Pound. Mendekati pembukaan pasar sesi kawasan Eropa, pasangan sedang berada di sekitar level harga 1,2750.

Pasar di sekitar Dolar AS memang dalam beberapa waktu terakhir sedang mengalami banyak tekanan mulai dari keraguan kesepakatan dagang AS dengan China, pernyataan dovish dari Fed dan juga naiknya ketegangan geopolitik AS-Iran. Faktor-faktor tersebut telah membuat USD terbebani dan tidak mampu melawan mata uang utama termasuk Poundsterling Inggris sampai hari ini. Sementara itu dari dalam negeri Inggris, tekanan datang dari kandidat PM yaitu Boris Johnson karena adanya ketidakpastian perpolitikan.

Saat ini salah satu anggota Parlemen yang cukup berpengaruh dan menjadi kandidat perebutan kursi Perdana Menteri Jeremy Hunt, memberikan tuntutan dan meminta klarifikasi atas konflik yang sedang mungkin saja terjadi antara Boris dengan pasangannya. Konflik ini membuat polisi sampai datang ke lokasi sehingga memicu pernyataan klarifikasi atas kejadian tersebut.

Tentunya kejadian ini akan cukup berpengaruh terhadap reputasinya sebagai kandidat Perdana Menteri dan masa depan Poundsterling Inggris. Boris harus mampu memberikan keyakinan yang cukup kuat kepada sekitar 160 ribu pemilih dari Tory untuk menempati kursi Perdana Menteri Inggris.

Sementara itu dari sisi data, rilis mengenai indeks aktivitas nasional Fed dari Chicago dan juga indeks bisnis sektor manufaktur dari Dallas Fed akan menjadi fokus pasar selanjutnya. Data tersebut masing-masing selama Mei diprediksi berada di -0,37 terhadap -0,45 dan selama Juni mungkin berada di +4,8 terhadap sebelumnya di -5,3.

Ekonomi Lemah Membawa Poundsterling Inggris Turun Di Tengah Kekhawatiran Brexit

Saat ini para pelaku pasar dan investor sedang dalam dilema perdagangan dengan adanya kekhawatiran mengenai Brexit dan juga ekonomi Inggris yang cukup mengecewakan. Kondisi ini telah menekan Poundsterling Inggris untuk turun menuju sekitar level harga 1,2680 terhadap Dolar AS. Saat ini Pound mungkin akan lebih fokus ke rilis data mengenai ketenagakerjaan yang disampaikan sebelum pasar kawasan Eropa dibuka pada hari Selasa (11/6).

Polemik di dalam pemerintahan Inggris juga terus meningkat dengan Brexit garis keras yaitu Boris Johnson yang memimpin persaingan untuk menjadi Perdana Menteri yang baru. Diprediksi juga bahwa Uni Eropa tidak akan mampu untuk menjalankan negosiasi dengan mantan Menteri Luar Negeri tersebut. Terlebih lagi dia telah menyatakan untuk keluar dari Uni Eropa pada akhir Oktober dengan kesepakatan atau juga tanpa adanya kesepakatan apapun. Pernyataan ini juga sebenarnya tidak disukai oleh para pimpinan Uni Eropa.

Poundsterling Inggris juga tertekan akibat rilis data domestik mengenai produksi sektor industri dan juga PDB yang sangat mengecewakan pasar. Data-data suram ini mampu memberikan dorongan kepada bank sentral untuk mengubah suasana kebijakan menjadi negatif. Saat ini Pound mungkin lebih fokus ke data mengenai pendapatan rata-rata selama April dan pengangguran.

Poundsterling Inggris bisa mendapatkan dorongan positif jika data penghasilan rata-rata secara aktual sama dengan prediksi atau lebih baik yaitu di 3,4 persen dari sebelumnya di 3,2 persen. Sementara itu untuk indeks pengangguran Inggris diprediksi akan mengalami peningkatan menuju ke 3,9 persen dari sebelumnya di 3,8 persen. Dari USD, akan lebih fokus ke data mengenai indeks harga konsumen non-makanan dan energi selama bulan Mei dan mengenai hubungan AS dengan China. IHP inti diprediksi akan lemah ke 2,3 persen dalam tahunan dan 0,2 persen dalam bulanan.

Kembali Terbebani Brexit, Poundsterling Inggris Mundur Dari 1,27 Terhadap Dolar AS

Poundsterling Inggris hari ini mengalami pelemahan setelah sebelumnya terus berusaha untuk mencapai di atas level harga 1,27. Ketika menyentuh harga kunci tersebut, Pound langsung anjlok berubah arah dan langsung memangkas kenaikan GBPUSD sebelumnya. Penyebab anjloknya pasangan ini adalah nainya kekhawatiran para pelaku pasar dan investor mengenai skenario perpolitikan yang sedang terjadi di Inggris dan Brexit yang masih membebani. Saat ini volumer perdagangan di pasar keuangan juga masih relatif tipis karena adanya libur Nasional dari Inggris dan Amerika Serikat.

Kenaikan Poundsterling Inggris dinilai sebagai reaksi korektif GBPUSD setelah menyentuh kawasan paling rendah dalam empat bulan terakhir di sekitar 1,2605. Tapi kemudian harga sampai di kawasan resisten yang cukup kuat dan kemudian kembali merosot. Pasar sangat khawatir bahwa Inggris akan mulai meninggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober tanpa adanya kesepakatan apapun.

Saat ini juga tengah beredar kabar bahwa pengganti utama Theresa May sebagai Perdana Menteri akan dipegang oleh Boris Johnson. Brexit akan semakin berat setelah dari delapan kandidat pimpinan sebanyak empat menyatakan bahwa Inggris bagaimanapun juga harus keluar dari Uni Eropa pada akhir Oktober walaupun tanpa kesepakatan apapun.

Poundsterling Inggris terlihat akan semakin terbebani setelah adanya komentar dari pihak oposisi yang menandakan akan dilakukan referendum kedua serta pemilihan umum. Walaupun beberapa hari terakhir Pound berhasil menguat karena partai Brexit memperoleh suara yang paling banyak. Selain itu data-data dari Inggris juga dilaporkan dengan hasil yang sangat memuaskan seperti data mengenai penjualan ritel. Untuk perdagangan hari Senin ini (27/5) dengan ditutupnya pasar di Inggris dan Amerika Serikat, maka perkembangan mengenai Brexit akan menjadi pendorong utama pasangan GBPUSD.

Mendekati Voting Proposal Brexit, Poundsterling Inggris Bergejolak Karena Politik Inggris

Saat ini Poundsterling Inggris tengah berusaha bangkit dari penurunannya yang dalam dengan berubahnya suasana politik Inggris. Saat ini Pound terhadap USD sedang berada di sekitar 1,2730 untuk mencoba mencari permintaan beli saat pasar mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa hari Selasa (21/5).

Beberapa hari sebelumnya memang Pound mengalami pelemahan yang lama karena PM May dilaporkan tidak mampu memperoleh solusi jalan keluar saat pembicaraan antar partai mengenai Brexit. Pilihan lain yang harus dijalankan May adalah menyenangkan para pihak pembuat kebijakan dengan janji-janji bahwa akan ada sebuah tawaran yang cukup berani.

Berdasarkan laporan BBC yang didapat dari dokumen yang bocor menyatakan bahwa pada proposal Brexit yang akan diajukan PM May tidak ada perubahan yang cukup besar. Proposal tersebut selanjutnya akan dilakukan pemungutan suara oleh Parlemen Inggris pada pekan pertama tanggal 3 Juni. Tapi hari ini Poundsterling Inggris akan bergejolak dengan adanya perubahan sentimen pasca pernyataan beberapa tokoh utama seperti Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri dan Deputi bank sentral Inggris kebijakan moneter. Mereka Philip Hammond, Jeremy Hunt dan Ben Broadbent memberikan peringatan kepada para pembuat undang-undang bahwa adanya sebuah konsekuensi buruk jika memang Brexit tanpa kesepakatan apapun.

Usaha-usaha juga terus dilakukan oleh PM May untuk meloloskan proposalnya maupun mempertahankan posisi kepemimpinannya dengan menggalang dukugan dari para anggota Tories. Sementara itu Irlandia akan tetap pada pendiriannya. Pada pekan ini bisa dikatakan sangat minim data yang mampu menggerakkan Poundsterling Inggris, sehingga akan lebih fokus ke peristiwa bersiko seperti Brexit, hubungan AS-China dan AS-Iran untuk menentukan bagaimana arah sentimen resiko selanjutnya.  Dari sini akan didapatkan peluang-peluang perdagangan dalam jangka yang pendek.

Poundsterling Inggris Terus Tertekan Akibat Brexit

Hari Senin (20/5) terlihat mata uang Poundsterling Inggris tengah terbebani oleh polemik Brexit yang tidak kunjung selesai. Saat ini peluang PM May gagal untuk mengajukan proposalnya kembali ke Parlemen meningkat dan bisa saja akan terus menekan Pound. Pasangan GBPUSD tengah berada di sekitar level harga 1,2730 ketika masa dagang mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa. Untuk sekarang, para pelaku pasar dan investor akan lebih fokus ke pembaruan kabar mengenai dunia politik sekitar proposal Brexit yang diajukan oleh PM May. Karena proposal tersebut akan segera ditentukan degan pemungutan suara oleh Parlemen Inggris.

Poundsterling Inggris sempat mengalami penguatan setelah laporan dari BBC mengenai permintaan PM May kepada Tory untuk memberikan tandatangan pada beberapa kesepakatan. Hal ini dilakukan oleh PM May dengan tujuan agar Parlemen Inggris merasa berminat dan mau memberikan suara mereka saat pemungutan suara terhadap proposal Brexit dari PM May.

Tapi sayangnya momentum penguatan Pound tidak bisa bertahan begitu lama setelah para pelaku pasar dan investor lebih memilih fokus ke gagalnya pembicaraan lintas partai. Selain itu laporan dari UK Telegraph yang mengatakan bahwa proposal Brexit yang akan diajukan oleh PM May diambil suaranya tidak memiliki perbedaan yang mencolok dari proposal sebelumnya. Kabar ini didapat UK Telegraph dari adanya dokumen yang bocor.

Kabar positif bagi PM May juga didapat dari pernyataan Deputi PM Irlandia yang mengatakan mereka tidak akan menegosiasikan lagi kesepakatan Brexit jika memang May mundur dari jabatannya sebagai Perdana Menteri Inggris.

Saat ini tidak ada rilis data yang mampu menggerakkan Poundsterling Inggris dan hanya ada pidato Ketua Fed Powell yang akan menggerakkan Dolar AS. Para pelaku pasar akan terus fokus ke perkembangan-perkembangan mengenai Brexit

Apa sih Sebenarnya MLM itu?

Sebelumnya, Satgas Waspada Investasi telah menghimbau masyarakat untuk menghindari kegiatan usaha atau penawaran produk dari 18 entitas yang berpotensi merugikan masyarakat karena 18 entitas itu beroperasi tanpa izin, dan terdapat beberapa dari entitas tersebut menggunakan sistem Multi Level Marketing. Nah, beberapa di antara 18 entitas tersebut menggunakan sistem Multi Level Marketing …

Baca Lebih Lanjut.. »

Dollar Amerika Serikat Merosot, Menyusul Pembicaraan Perdagangan Lanjutan AS-China

Dollar Amerika Serikat merosot

Dollar Amerika Serikat merosot akibat adanya pembicaraan antara Amerika Serikat dan China. Pembicaraan yang akan dilakukan kedua negara ini menyangkut masalah perdagangan yang sempat bersitegang beberapa waktu lalu. Akibat perang dagang ini beberapa mata uang harus mendapat imbasnya karena kekhawatiran pasar yang tinggi. Pertemuan ini adalah pertemuan lanjutan yang sebelumnya …

Baca Lebih Lanjut.. »

Mayor Crypto Bertukar Huobi Global Dan OKE Meluncurkan Dukungan Untuk USDT Berbasis Tron

Mayor Crypto Bertukar Huobi Global Dan OKE Meluncurkan Dukungan Untuk

Dua pertukaran crypto besar – Huobi Global yang bermarkas di Singapura dan OKEx yang berbasis di Malta – telah mengumumkan dukungan mereka untuk stablecoin Tether versi berbasis Tron. Pada awal Maret, protokol blockchain Tron (TRX) dan Tether, penerbit stalecin pendukung USDT dan EURT, mengumumkan kemitraan mereka untuk mengeluarkan USDT berbasis …

Baca Lebih Lanjut.. »

Apa yang Diharapkan di G-20: Pencucian Uang dan Diskusi Tentang Kripto

Pimpinan Keuangan G20 Meminta Regulator Global Untuk Mempertimbangkan Respon

Salah satu tema utama yang akan dibahas pada Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Sentral G-20 akhir pekan ini berkaitan dengan pencucian uang dan mata uang kripto. Kesepakatan apa yang akan mengejutkan? Bahkan untuk tujuan memperkenalkan Anti-Pencucian Uang (AML), haruskah kita membiarkan privasi finansial kita dikompromikan? Alexander Zaidelson, CEO Beam, berbagi …

Baca Lebih Lanjut.. »

APA ITU KOMPUTER KUANTUM? : Google dan IBM Ingin Komersialisasikan Komputer Kuantum

History Komputer kuantum adalah alat hitung yang menggunakan sebuah fenomena mekanika kuantum, misalnya superposisi dan keterkaitan, untuk melakukan operasi data. Dalam komputasi klasik, jumlah data dihitung dengan bit, dalam komputer kuantum, hal ini dilakukan dengan qubit. Prinsip dasar komputer kuantum adalah bahwa sifat kuantum dari partikel dapat digunakan untuk mewakili …

Baca Lebih Lanjut.. »