>
Home / Tag Archives: inggris

InforexNews: inggris

Berita - Peluang Entry - Trading Forecast inggris

Kembali Terbebani Brexit, Poundsterling Inggris Mundur Dari 1,27 Terhadap Dolar AS

Poundsterling Inggris hari ini mengalami pelemahan setelah sebelumnya terus berusaha untuk mencapai di atas level harga 1,27. Ketika menyentuh harga kunci tersebut, Pound langsung anjlok berubah arah dan langsung memangkas kenaikan GBPUSD sebelumnya. Penyebab anjloknya pasangan ini adalah nainya kekhawatiran para pelaku pasar dan investor mengenai skenario perpolitikan yang sedang terjadi di Inggris dan Brexit yang masih membebani. Saat ini volumer perdagangan di pasar keuangan juga masih relatif tipis karena adanya libur Nasional dari Inggris dan Amerika Serikat.

Kenaikan Poundsterling Inggris dinilai sebagai reaksi korektif GBPUSD setelah menyentuh kawasan paling rendah dalam empat bulan terakhir di sekitar 1,2605. Tapi kemudian harga sampai di kawasan resisten yang cukup kuat dan kemudian kembali merosot. Pasar sangat khawatir bahwa Inggris akan mulai meninggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober tanpa adanya kesepakatan apapun.

Saat ini juga tengah beredar kabar bahwa pengganti utama Theresa May sebagai Perdana Menteri akan dipegang oleh Boris Johnson. Brexit akan semakin berat setelah dari delapan kandidat pimpinan sebanyak empat menyatakan bahwa Inggris bagaimanapun juga harus keluar dari Uni Eropa pada akhir Oktober walaupun tanpa kesepakatan apapun.

Poundsterling Inggris terlihat akan semakin terbebani setelah adanya komentar dari pihak oposisi yang menandakan akan dilakukan referendum kedua serta pemilihan umum. Walaupun beberapa hari terakhir Pound berhasil menguat karena partai Brexit memperoleh suara yang paling banyak. Selain itu data-data dari Inggris juga dilaporkan dengan hasil yang sangat memuaskan seperti data mengenai penjualan ritel. Untuk perdagangan hari Senin ini (27/5) dengan ditutupnya pasar di Inggris dan Amerika Serikat, maka perkembangan mengenai Brexit akan menjadi pendorong utama pasangan GBPUSD.

Babak Baru Kesepakatan Brexit Dari PM May Menyeret Poundsterling Inggris Lebih Lemah

Polemik Brexit sampai saat ini masih terus bergulir dan kadang kala menebarkan ketidakpastian yang membuat pasar khawatir dengan masa depan Inggris. Saat ini muncul tantangan baru bagi kesepakatan Brexit untuk Perdana Menteri May yang sempat menyeret Poundsterling Inggris jatuh. Pada pasangan GBPUSD mengalami penurunan cukup tajam menuju level harga 1,3125 saat awal perdagangan hari Senin ini (6/5).

Saat ini memang pasar dagang Inggris sedang tutup karena adanya momentum May Day Internasional. Tapi meskipun demikian, rilis  kabar mengenai perkiraan adanya kesulitan yang dihadapi PM May walaupun dia sudah berusaha memberikan kesenangan pada pihak oposisi yaitu Partai Buruh seperti yang sudah diberitakan beberapa hari terakhir. Sebelumnya pembicaraan antara PM May dan Partai oposisi memberika dampak pergerakan positif bagi Poundsterling Inggris.

Berdasarkan berita dari The Timer mengatakan bahwa saat ini Perdana Menteri Inggris sudah siap untuk menyampaikan rencananya mengenai pengaturan pada kepabeanan yang dinilai cukup komperhensif. Tapi untuk sementara waktu ini berlaku dengan Uni Eropa sampai dengan pemilihan umum berikutnya.

Selain itu kabar mengenai Brexit juga disampaikan oleh The Guardian yang mengatakan dengan adanya sebuah isyarat kegagalan pimpinan pihak oposisi yaitu Jeremy Corbyn untuk mengumpulkan dukungan. Dia sampai saat ini berusaha mengumpulkan dukungan-dukungan dari dalam partainya sendiri walaupun jika memang ada anggota Buruh yang memutuskan mendukung rencana dari PM May di dalam Parlemen Inggris.

Telegraph juga menyampaikan berita bahwa saat ini Perdana Menteri May sedang mengadakan pembicaraan yang dinilai rahasia guna mengumpulkan dukungan untuk dirinya. PM May berusaha menarik dukungan untuk perjanjian Brexit yang dia rencanakan dan akan segera disampaikan. Langkah ini segera ditempuh May agar Inggris tidak ikut serta dalam pemilihan parlemen Uni Eropa. Dengan opsi ini diharapkan mampu mengangkat dan mendorong pergerakan Poundsterling Inggris di pasar keuangan global.

Poundsterling Inggris Menguat Karena Brexit, GBPUSD Fokus Rilis Data Inggris Hari Ini

Perdagangan pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS mulai mencoba keluar dari kondisi stagnan saat sesi Asia berlangsung. Bahkan pasangan GBPUSD mampu mendaki lebih tinggi menuju ke paling tinggi disekitar level harga 1.3075 beberapa jam terakhir. Sebelumnya pasangan ini sempat mengalami penurunan dari level harga 1,3100 yang merupakan puncak paling tinggi yang dicapai sekitar dua pekan terakhir.

Kondisi perdagangan Dolar AS yang sepi minat beli membuat Poundsterling Inggris mengambil alih dominasi pasangan GBPUSD. Pasangan ini mampu bergerak sangat positif dengan memanfaatkan pelemahan USD dan mencapai kawasan paling tinggi yang diraih dalam waktu lima sesi dagang berurutan di hari Kamis (2/5). Pelemahan USD terjadi karena pada Greenback telah gagal memanfaatkan komentar optimis Ketua Fed semalam mengenai kondisi perekonomian AS. Bahkan pada momen tersebut juga telah mengantar pasangan GBPUSD melonjak lebih tinggi karena salah satu komentar dovish Fed.

Pada acara tersebut bank sentral AS memberikan keputusan bahwa untuk saat ini tingkat suku bunga tidak mengalai perubahan. Ketua Fed juga menyampaikan bahwa kondisi angka inflasi yang lemah hanya akan terjadi sementara  waktu. Komentar ini juga membuat dorongan-dorongan positif tapi singkat pada USD. Dia juga menyampaikan bahwa penurunan suku bunga masih sangat mungkin terjadi.

Sementara itu dari Inggris datang kabar mengenai Brexit bahwa Perdana Menteri May telah menargetkan pembicaraan mengenai Brexit dengan beberapa partai akan selesai pada pertengahan pekan depan nanti. Hal ini memicu penguatan pada Poundsterling Inggris. Untuk fokus pasar terhadap perdagangan pasangan GBPUSD selanjutnya akan tertuju pada data-data Inggris yang akan di rilis petang nanti. Akan diamati apakah pasangan ini mampu menembus level harga 1,3100

Poundsterling Inggris Menguat Karena Optimisme Brexit, USD Tertekan Data Domestik

Perdagangan mata uang Poundsterling Inggris sampai di hari Rabu (1/5) terus mengalami pergerakan yang cukup positif. Di awal bulan Mei ini Pound terhadap USD bergerak mendekati sekitar level harga 1,3040. Pound mengalami penguatan cukup moderat pada Selasa kemarin karena muncul kabar dari Brexit yang cukup optimis. Pembicaraan mengenai Brexit oleh beberapa partai di Inggris terlihat cukup positif. Terlebih lagi saat ini Dolar AS tengah mengalami tekanan setelah rilis data IMP Chicago yang mengecewakan pasar.

Laporan data kemarin mengenai IMP Chicago meleset dari prediksi awal pasar. Data negatif tersebut bahkan tidak mampu diimbangi oleh data mengenai konsumen CB yang meningkat. Sementara itu mengenai data penjualan rumah AS mengalami penundaan rilis. Saat ini memang terlihat para pelaku pasar dan investor lebih berhati-hati dan menghindari perdagangan dengan USD mendekati rapat oleh FOMC. Hal ini membuat Poundsterling Inggris menguat dan mendominasi pasangan GBPUSD.

Sementara itu kabar dari Inggris bahwa pernyataan yang disampaikan oleh jurus bicara Perdana Menteri Inggris dan pejabat Uni Eropa memberikan dampak positif untuk kemajuan Brexit. Harapan-harapan baik juga muncul dari hasil pembicaraan antar partai Inggris mengenai Brexit. Sehingga membuat Poundsterling Inggris mencatat kenaikan-kenaikan yang cukup progresif.

Kabar terbaru dari Inggris mengatakan bahwa saat ini partai oposisi dari Buruh akan memberikan dukungan mereka untuk referendum kedua Brexit jika mereka tidak mendapatkan kesepakatan apapun dari Brexit yang cukup baik dari pemilihan yang ada di Uni Eropa. Dari kabar ini muncul ekspektasi bahwa Jeremy Corbyn akan memberikan dukungan kepada PM May setelah hampir sebulan terus melakukan diskusi untuk masalah Brexit ini.

Pergerakan pasangan GBPUSD selanjutnya akan ditentukan oleh data Inggris mengenai IMP sektor manufaktur Markit dan juga IMP sektor manufaktur ISM AS dan rapat FOMC.

Poundsterling Inggris Menguat Karena Brexit, Dolar AS Menunggu Data Domestik

Poundsterling Inggris hari ini masih terlihat stagnan terhadap Dolar AS di sekitar 1,3100 mendekati perdagangan sesi kawasan London dibuka. Sebelumnya Pound mampu mengambil beberapa keuntungan setelah hasil dari pertemuan Uni Eropa atau KTT rilis. Pada pertemuan tersebut, Uni Eropa sepakat untuk memberikan perpanjangan atas Pasal 50 mengenai deadline Brexit. Sementara itu untuk saat ini pasar masih dibebani oleh ketidakpastian dari pembicaraan yang terjadi antar partai.

Pasangan mata uang GBPUSD juga telah mengambil beberapa keuntungan dari rilis data AS yang cenderung lemah. Selain itu kabar dari FOMC juga tidak mampu menumbuhkan Dolar AS lebih kuat lagi. Terlebih lagi Poundsterling Inggris menerima kabar-kabar sangat positif yang datang dari Brexit mengenai perpanjangan deadline. Hal ini sontak membuat Pound menguat karena penuh optimisme pasar. Pada pertemuan KTT Uni Eropa, disepakati bahwa perpanjangan deadline Brexit diberikan dari awalnya 12 April menjadi 31 Oktober atau selama enam bulan. Inggris juga masih memiliki hak untuk memilih anggota Parlemen Uni Eropa dan mencalonkan kandidat pada pemilihan mendatang.

Polemik mendatang mungkin akan muncul dari respon oposisi partai buruh karena PM May berhasil meraih kemenangan dengan mendapatkan kesepakatan perpanjangan deadline Brexit. Dengan jangka waktu enam bulan, diharapkan cukup untuk menyusun kesepakatan-kesepakatan antara Inggris dengan Uni Eropa.

Selain pembaruan dari Brexit, pergerakan Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS juga akan dipengaruhi dari data kedua negara. Indeks Harga Produsen skala bulanan dan juga laporan tingkat pengangguran awal skala mingguan dari AS akan menjadi fokus pasangan GBPUSD. IHP diprediksi tidak akan mengalami perubahan dari data sebelumnya. Sedangkan pengangguran awal prediksi akan mengalami kenaikan menuju ke 211K dari sebelumnya 202K skala mingguan.

Intercontinental Stock Exchange Tampaknya Memperluas Umpan Data Cryptocurrency

Intercontinental Stock Exchange Tampaknya Memperluas Umpan Data

Intercontinental Stock Exchange (ICE), perusahaan induk dari New York Stock Exchange (NYSE) mengisyaratkan pihaknya menambahkan serangkaian koin baru ke Umpan Data Cryptocurrency . Diluncurkan pada Januari 2018, Umpan Data Cryptocurrency adalah layanan yang menawarkan informasi mata uang digital real-time, yang mencakup harga dan buku pesanan. Platform ini diperkenalkan setelah kemitraan …

Baca Lebih Lanjut.. »

Bursa Asia Menguat Setelah Data Dari China

INFOREXNEWS – Sebagian besar pasar Asia menguat dalam perdagangan pada hari Senin 17/7/2017 ini, setelah ciptakan rekor tertinggi di Amerika Serikat (AS) pada pekan lalu, sementara China berhasil mengurangi beberapa kerugian setelah data pertumbuhan PDB yang kuat menunjukkan ekonomi tumbuh sedikit lebih cepat dari yang diperkirakan. China merilis pertumbuhan PDB kuartal kedua …

Baca Lebih Lanjut.. »

Likuiditas Perbankan di Indonesia Masih Baik

INFOREXNEWS – Biasanya kondisi likuiditas selalu mengetat di awal tahun, tetapi hal tersebut tidak terjadi untuk awal tahun 2017 ini. Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan bahwa pada saat ini likuiditas perbankan di Indonesia dalam keadaan yang baik. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa indikator seperti besaran volume penyaluran kredit …

Baca Lebih Lanjut.. »

Mantan Kepala Ekonom IMF: Eropa Seharusnya ‘Baik-Baik Saja,’ Tapi Saya Khawatir mengenai Italia

uni eropa

Kekacauan politik dalam ekonomi terbesar ketiga zona euro tidak akan ‘pergi’ dalam waktu dekat, menurut mantan kepala ekonom IMF, Olivier Blanchard, yang mengeluarkan penilaian tidak menyenangkan terhadap Italia. Pasar bergejolak dalam perdagangan pada hari Selasa (29/5) sebagai akibat dari pertarungan politik di Italia yang mendorong salah satu dari penjualan pasar …

Baca Lebih Lanjut.. »

Zuckerberg: Bitcoin Bisa Masuk Ke Facebook Di Masa Depan

Bitcoin Mendapatkan Kembali Dominasi Perdagangan

Mark Zuckerberg, CEO Facebook pada tahun baru ini menantang dirinya dengan memberikan kejutan dengan nada optimisme. Mahasiswa yang pernah mengenyam pendidikan di Harvard ini mereferensikan ketertarikan dunia cryptocurrency dengan berusaha untuk mempelajari mata uang kripto. Walaupun didalam ranah tersebut ada pro dan kontra. “Tren pro dan kontra terhadap ini (cryptocurrency) …

Baca Lebih Lanjut.. »

Analisa Harian EURUSD- Peluang entry Hari Ini (25 Januari 2019)

 Selamat Pagi Pembaca, Hari ini, EURUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini masih berada dalam sebuah pola yang menarik. Simak EURUSD dalam 4 jam chart berikut:       Dilihat dari chart di atas, tampak harga EURUSD kini menembus zona Rejeksi sebelumnya (Area Hijau) setelah membentuk pola Continuation (Kotak Hitam) yang tergambar …

Baca Lebih Lanjut.. »