>
Home / Tag Archives: inggris

InforexNews: inggris

Berita - Peluang Entry - Trading Forecast inggris

Poundsterling Inggris Terkoreksi Setelah Kenaikan, Fokus Ke Data dan Pembaruan Risiko

Pasangan mata uang GBPUSD terlihat mengalami penurunan menuju ke level harga 1,2240. Sebelumnya Poundsterling Inggris sempat mengalami lonjakan permintaan menuju ke titik paling tinggi dalam sepekan karena optimisme Brexit. Hari Kamis ini saat mendekati pembukaan sesi Eropa, pasangan terlihat melemah mengalami koreksi dari kenaikan sebelumnya.

Lonjakan permintaan Poundsterling Inggris terjadi setelah adanya berita bahwa anggota parlemen melangkah lebih maju untuk memblokir Brexit tanpa kesepakatan. Selain itu parlemen juga dikabarkan menyatakan menolak atas tawaran yang diajukan PM Boris untuk melangsungkan pemilihan umum lebih cepat. Selanjutnya para anggota parlemen Inggris melangsungkan pembahasan dan perdebatan mengenai RUU untuk memblokir Brexit tanpa kesepakatan dan pemilihan umum lebih awal.

Selanjutnya RUU tersebut akan masuk ke majelis tinggi atau House of Lords untuk kemudian dibahas atau perubahan lanjutan. RUU tersebut setelah selesai akan kembali ke parlemen untuk kemudian meminta persetujuan kepada Kerajaan. Berdasarkan berita dari The Press Association bahwa Undang-Undang tersebut mungkin akan selesai pada hari Jumat mendatang.

Ambil keuntungan di sekitar GBPUSD juga disebabkan oleh kabar yang sangat baik dari hubungan perdagangan AS-China. Dikabarkan bahwa wakil kedua negara telah melakukan pembicaraan dalam telepon dan disepakati akan dilakukan negosiasi perdagangan pada bulan Oktober mendatang. Sayangnya media dari China masih ragu negosiasi tersebut akan menghasilkan terobosan yang berarti.

Suasana risk-on yang mendukung penguatan Poundsterling Inggris juga datang dari kerusuhan yang terjadi di Hong Kong. Laporan berita mengatakan bahwa pimpinan Hong Kong pada akhirnya telah menyetujui untuk membatalkan rancangan Undang-Undang yang memicu gelombang demonstrasi selama beberapa pekan terakhir. Selanjutnya pasangan akan fokus ke beberapa rilis data disamping pembaruan perdagangan dan Brexit.

Poundsterling Inggris Memulihkan Diri, Menunggu Data Domestik dan Pembaruan Brexit

Mata uang Poundsterling Inggris terus mendapatkan dorongan positif mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa hari Rabu (4/9). Sebelumnya pasangan GBPUSD terus mendapat tekanan positif setelah parlemen Inggris memberikan dukungan untuk menggagalkan rencana Brexit tanpa kesepakatan.

Saat sesi Asia masih berlangsung hari ini, para anggota parlemen Inggris menyatakan bahwa memberi dukungan kepada usulan mosi tidak percaya. Mosi tersebut akan berguna untuk mendorong PM Boris agar mau mencari perpanjangan deadline Brexit dari sebelumnya di 31 Oktober dengan rencana sampai akhir bulan Januari mendatang. Dengan kondisi ini maka membuka peluang terjadinya perpanjangan Brexit, kecuali mampu mendapatkan kesepakatan dengan Uni Eropa sebelum 19 Oktober mendatang yang mendorong kenaikan Poundsterling Inggris.

Sayangnya pada pengambilan suara terakhir kali terhadap mosi tidak percaya, dibiarkan agar dilakukan saat siang hari. Sehingga akan membuka peluang para pembenci Brexit mengendalikan pembicaraan dari pemerintah Inggris. Dari keseluruhan pendukung mosi sekitar 328, 21 orang dari pemberontak Tory telah kehilangan kekuatan mereka.

Langkah selanjutnya mungkin PM Boris akan mengumumkan agar diajukan mosi untuk melangsungkan pemilihan umum awal saat pertengahan bulan Oktober mendatang. Hal tersebut diambil jika memang parlemen berhasil mengambil alih langkah Brexit.

Untuk saat ini selain fokus ke masalah Brexit, Poundsterling Inggris akan terfokus juga ke rilis data dari Inggris. Sesuai kalender, Inggris akan merilis data mengenai IMP sektor jasa selama bulan Agustus. Data ini akan memberikan kejelasan arah dalam jangka pendek.

Sementara itu dari sisi USD, kabar pembaruan mengenai perang dagang dan juga pernyataan dari para pejabat Fed akan menjadi perhatian penting bagi para pelaku pasar dan investor. Beberapa pejabat akan menyampaikan pidatonya seperti Fed St. Louis James Bullard dan juga Fed Chicago Charles Evans.

Poundsterling Inggris Lemah Bersiap Menghadapi Drama Baru

Perdagangan pada pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS terlihat mengalami penurunan saat perdagangan sesi Asia di hari Senin (26/8). Walaupun kabar mengenai pembaruan perang dagang antara AS-China sempat memberikan dorongan kenaikan pada pasangan ini saat awal pembukaan dagang.

Kabar terbaru mengenai perdagangan global antara AS-China disebutkan bahwa China mengumumkan mengenai tarif baru sebagai pembalasan terhadap AS. Dengan rilisnya berita ini maka hubungan kedua negara semakin membuat pasar khawatir karena ancaman perlambatan global semakin nyata.

Sebelumnya USD juga menerima dorongan negatif dari pidato yang disampaikan oleh Ketua Fed Powell. Pidato tersebut disampaikan saat acara Jackson Hole Syposium pada hari Jumat akhir pekan kemarin. Selain itu bank sentral Inggris juga menyampaikan pesan cukup dovish yang akan membawa pengaruh ke Poundsterling Inggris ke depan. Komentar-komentar ini telah memberikan penjelasan arah pergerakan GBPUSD untuk perdagangan selanjutnya.

Mengenai Brexit, dikabarkan dari The Guardian bahwa kantor dari PM Boris Johnson meminta nasihat kepada jaksa agung yaitu Geoffrey Cox mengenai potensi penutupan parlemen pada bulan September. PM Boris juga menyampaikan bahwa akan tetap optimis untuk bisa menyelesaikan Brexit tanpa kesepakatan dengan Uni Eropa. Dia juga menyampaikan penolakan untuk membayar perpisahan ke Uni Eropa sampai 39 Miliar Euro jika terjadi hard Brexit atau tanpa kesepakatan.

Saat ini perdagangan di sekitar pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap USD akan lebih fokus ke pembaruan kabar mengenai Brexit dari pada perang dagang. Pasalnya parlemen Inggris akan segera menyelesaikan masa resesnya pada bulan September dan kembali melanjutkan drama Brexit. Pasar juga berspekulasi adanya kesepakatan yang akan disampaikan oleh Uni Eropa.

PM Boris Berkunjung Ke UE, Poundsterling Inggris Menunggu Kejutan Baru

Sampai saat ini permintaan pada pasangan Poundsterling Inggris terhadap USD terlihat masih memilih mode defensif. Pasar menunggu hasil lebih rinci atas kunjungan yang dilakukan oleh PM Inggris ke beberapa negara Uni Eropa seperti Jerman dan juga Perancis.

Walaupun sebelumnya Kanselir dari Jerman memberikan komentar bahwa mengharapkan terjadi soft Brexit atau Brexit dengan kesepakatan. Selain itu pasangan GBPUSD juga lebih memilih menunggu rilis risalah FOMC. Dengan kondisi ini telah membawa Poundsterling Inggris bergerak menuju ke level harga 1,2160 ketika perdagangan mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa hari Rabu (21/8).

Dari laporan media terbaru mengatakan bahwa Kanselir Jerman yaitu Angela Merkel memilih menahan diri untuk menyatakan penolakan keberatan kepada PM Boris. Terutama mengenai masalah perbatasan dengan kawasan Irlandia. Dia juga menganggap sebagai sebuah pernyataan politik terkait dengan masa depan bukan sebuah perjanjian mengundurkan diri. Pasar melihatnya sebagai sebuah isyarat optimis dari Jerman atas kunjungan PM Boris.

Sementara itu berdasarkan laporan dari Reuters bahwa semua anggota negara Uni Eropa sejumlah 27 negara, menyampaikan tetap solid setelah terjadi Brexit dan mendukung di belakang Irlandia. Hal ini sesuai dengan apa yang ada di dalam laporan berita mengenai penyesalan Uni Eropa dimana pemerintah Inggris meminta pergantian solusi yang lebih baik. Padahal sampai sekarang belum juga ditemukan solusi terbaik mendekati periode akhir dalam transisi.

Poundsterling Inggris akan tetap fokus ke pembaruan dinamika Brexit dan menanti kejutan-kejutan dari kunjungan PM Boris ke negara Uni Eropa. USD akan fokus ke rilis risalah FOMC yang akan menggerakkan pasar GBPUSD selanjutnya. Dari sisi data, akan ada rilis mengenai penjualan rumah AS selama bulan Juli dengan prediksi naik ke 5,39 juta terhadap 5,27 juta. 

Poundsterling Inggris Menguat Walaupun Brexit Kembali Pesimis

Mata uang Poundsterling Inggris mengalami pemulihan terhadap USD saat sesi dagang mendekati pembukaan kawasan Eropa hari Selasa (20/8). Pound mampu menguat walaupun telah dinyatakan bahwa Uni Eropa dan Irlandia menolak revisi perjanjian mengenai backstop Irlandia. Kondisi ini membawa GBPUSD naik menuju ke level harga 1,2133.

Saat sesi kawasan Asia berjalan, dikabarkan bahwa Perdana Menteri Boris memberikan surat sejumlah empat halaman. Isi dari surat ini adalah cara-cara untuk backstop Irlandia dan juga potensi pembicaraan ulang mengenai kesepakatan Brexi. Sayangnya Uni Eropa menyatakan menolak dengan tegas atas surat dari PM Boris ini. Dilaporkan juga bahwa Boris terus berusaha membujuk Irlandia agar mau mencapai kesepakatan, namun juga mengalami kegagalan.

Sementara itu dari sisi USD, Presiden Trump dan PM Malaysia Mahathir dilaporkan mencapai kemajuan positif mengenai perdagangan. Kedua negara ini akan ada hubungan dagang yang baik dengan Inggris setelah masalah Brexit terselesaikan. Kabar ini mungkin yang menjadi penggerak penguatan Poundsterling Inggris hari ini.

Sampai sekarang arah sentimen pasar tidak mengalami perubahan karena pelaku pasar dan investor lebih memilih menunggu katalis baru. Pasalnya ada banyak sekali peristiwa penting sepanjang pekan ini. Selain itu masalah perdagangan, polemik Brexit dan juga kebijakan moneter akan menjadi fokus pasar. Beberapa masalah geopolitik seperti ketegangan kawasan Timur Tengah yang mereda juga akan menjadi penggerak sentimen risiko pada pasar.

Fokus perdagangan Poundsterling Inggris terhadap USD selanjutnya mungkin tidak akan tertuju ke rilis data. Pasalnya minim sekali jadwal rilis data ekonomi pada hari ini. Fokus pasar akan tetap tertuju ke masalah politik Inggris. PM Boris dikabarkan akan berkunjung ek Jerman dan juga Perancis selama dua hari. Risalah FOMC dan Simposium Jackson Hole juga akan menggerakkan GBPUSD.

Data Pesimis China Mengkilaukan Emas

Jakarta, Inforexnews – Pergerakan pada harga emas telah menguat tipis untuk sesi perdagangan Asia di hari Senin awal pekan ini setelah menanggapi data pesimis dari tingkat inflasi China yang menopang sentimen untuk kebijakan pelonggaran moneter secara regional dan global. Kini terpantau harga emas naik sebesar 1,2% ke tingkat tertingginya di …

Baca Lebih Lanjut.. »

Kanada : Pengacara Yang Bertemu Di Nova Scotia Supreme Court Selama Representasi QuadrigaCX

Pengacara Yang Bertemu Di Nova Scotia Supreme Court Selama Representasi

Pertukaran mata uang cryptocurrency Kanada QuadrigaCX telah menjadi subyek perang penawaran ketika pengacara bertemu untuk memenangkan perwakilan kreditor . Sidang di Mahkamah Agung Nova Scotia pada 14 Februari akan memutuskan firma hukum mana yang dapat melobi untuk kompensasi atas nama klien dari pertukaran, yang saat ini berutang mereka sekitar $ …

Baca Lebih Lanjut.. »

Dolar AS Melonjak Tinggi

INFOREXNEWS – Dolar Amerika Serikat (AS) melonjak terhadap enam mata uang utama lainnya pada hari Selasa 29/11/2016, karena investor menunggu data ekonomi AS yang akan datang ditengah harapan yang berlanjut tentang kenaikkan suku bunga pada bulan Desember mendatang. EUR/USD telah tergelincir 0,15% menjadi 1,0599. Saat ini, para pelaku pasar sedang …

Baca Lebih Lanjut.. »

Rusia Canangkan Legalisasi Bitcoin dan Crytocurrency Lainnya Tahun Depan

Angin segar kembali menghembus Bitcoin, Rusia mungkin akan melegalisasi bitcoin serta cryptocurrency lainnya tahun 2018 guna memberantas transaksi ilegal, kata wakil Menteri Keuangan Rusia, Alexei Moiseev seperti yang dilansir bloomberg. Tidak lama setelah wawancara tersebut, harian bisnis asal Moskow, Vedomosti, melaporkan bahwa para pembuat kebijakan dan kementerian lainnya sedang menyatukan …

Baca Lebih Lanjut.. »

Bitfinex Exchange Kripto Menolak Rumor Tentang ‘Kepailitan’ Dan ‘Masalah Perbankan’

Pertukaran crypto utama Bitfinex telah menanggapi desas-desus desas-desus online baru-baru ini, menyangkal bahwa perusahaan itu “bangkrut” atau menghadapi masalah perbankan . Bitfinex hari ini menyatakan bahwa “Bitfinex tidak bangkrut, dan aliran konstan artikel Menengah yang mengklaim sebaliknya tidak akan mengubah ini.” Menghukum penuduh karena gagal untuk membuktikan klaim mereka, pertukaran …

Baca Lebih Lanjut.. »

Momentum Bullish USDCAD Terhenti Karena Penguatan Harga Minyak

Rebound terjadi berada di pairing USDCAD yang akhirnya melaju naik sampai ke tingkat tertingginya selama tiga pekan berada di sesi AS semalam. Kenaikan pairing tersebut karena dukungan data ekonomi Amerika Serikat dan Kanada. Akan tetapi kenaikan tajam pada harga minyak mampu meredam momentum bullish pada USDCAD. Seperti malam menjelang penutupan …

Baca Lebih Lanjut.. »