>
Home / Tag Archives: minyak

InforexNews: minyak

Berita - Peluang Entry - Trading Forecast minyak

Analisa Harian WTI OIL- Peluang Entry Untuk Hari Ini (16 Oktober 2019)

Selamat Pagi pembaca, 

Hari ini, WTI OIL / US OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang menarik.

Simak WTI OIL dalam 4 Jam chart berikut:

 Buka: WTI OIL 4H 

Dilihat dari chart di atas, tampak harga komoditas WTI OIL bergejolak disekitar trendline antar Low (Garis Hitam Bawah) sehingga saya coba memetakan adanya area ranging (Kotak Hijau), sehingga dalam pandangan analisa ini, bagaimana harga menyikapi area ranging akan menjadi acuan utama pada minat dan arah WTI hari ini. Lets see.

 

Untuk ulasan entry hari ini, mari kita simak WTI OIL dalam 1 Jam chart berikut :

Buka: WTI OIL 1H

Berdasarkan gambar diatas ini,

Saya telah menentukan Level harga Support dan Resistance intraday berikut:

Resistance2 (R2) : 54.16

Resistance1 (R1): 53.53

Support1 (S1): 52.41

Support2 (S2): 51.84

 

Pada gambar chart di atas, tampak kemarin harga WTI OIL hanya bergerak ranging saja dalam rentang yang cukup lebar yang mengindikasikan kebimbangan pasar dalam menyikapi trendline antar Low sehingga garis ini akan menjadi acuan berlanjut tidaknya penurunan ataupun Up Channel pada WTI dengan mewaspadai fundamental minyak AS nanti malam. Tetap objektif ya!

Gunakan indikator tipe Volume untuk membantu kita melihat kekuatan transaksi dalam setiap candle.

Level R1  dan level S1 juga akan mengukur seberapa besar minat trader terhadap komoditas WTI OIL ini, breakout pada salah satu level ini akan menjadi indikasi arah harga yang baik.

Waspadai terjadinya pola konsolidasi ataupun false breakout antara level R1 dan leve S1 hari ini.

BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

 

Jangan berasumsi (Just Trade What You See, Not What you Think).

Lets see.

 

Nah, dalam pandangan/prediksi saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, hari ini kita akan mencoba melihat peluang untuk entry yang tersedia. Tetapi, teknikal tidak mengijinkan asumsi bermain, maka entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE PRICE pada Candle 1 hour.

 

Setup saya untuk Breakout opportunity,

Buy : Bila harga close candle 1 Hour menembus level R1, maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level R2 (level Resistance terkuat hari ini)   untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk naik kembali atau tidak.

Sell : Bila harga close candle 1 Hour menembus level S1, maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level S2 (level Support terkuat hari ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk turun kembali atau tidak.

 

 Setup saya untuk Pullback opportunity,

Sell : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level R1 (seperti membentuk bear pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level R2 juga.

Buy : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level S1 (seperti membentuk bull pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level S2 juga.

 

Gunakan Risk Reward selalu minimal 1:1 atau 1:2 dan trailing stop loss (manual maupun otomatis) bila diperlukan. Bisa menggunakan level-level support dan resistance untuk referensi analisa anda menentukan Stop Loss dan melakukan Cut Loss, tetap waspada akan terjadinya konsolidasi harga.

Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, semoga artikel ini dapat menjadi referensi anda dalam melakukan analisa pada market.

 

NOTE: Jika ada pair yang ingin di request analisanya, bisa tulis dikolom komentar, akan diusahakan diterbitkan dipost selanjutnya. Terima Kasih.

0

Harga Minyak Kembali Jatuh Karena Data China yang Lemah dan Keraguan Kesepakatan Dagang

Harga minyak turun lagi pada hari Selasa setelah turun tajam pada sesi sebelumnya, karena data ekonomi China yang lemah untuk September menambah kekhawatiran tentang kelayakan kesepakatan perdagangan AS-China yang diumumkan oleh Presiden AS, Donald Trump, akhir pekan lalu.

Minyak mentah berjangka Brent turun 30 sen, atau 0,5%, menjadi $ 59,067 barel pada pukul 01.42 GMT, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS berada di $ 53,38 per barel, turun 21 sen atau 0,4%.

Analis di ANZ bank dalam sebuah catatan penelitian menuliskan:

“Ekspor dan impor China menyusut lebih dari yang diperkirakan pada September, karena tarif yang sedang berlangsung dan perlambatan perdagangan global mengurangi permintaan.”

Keraguan atas perjanjian antara Washington dan Beijing, yang dirancang untuk mengakhiri perang dagang brutal antara dua ekonomi utama dunia, juga membuat sentimen lemah, kata ANZ. Perselisihan AS-China telah membayangi prospek pertumbuhan ekonomi global, dan meninggalkan tanda tanya atas permintaan minyak di masa depan.

Penurunan ekspor China meningkat pada September, sementara impor mengalami kontraksi selama lima bulan berturut-turut, menunjuk pada pelemahan ekonomi lebih lanjut dan menggarisbawahi perlunya stimulus lebih banyak saat perang perdagangan AS-China berlanjut.

Dampaknya cukup untuk melebihi dukungan apa pun yang mungkin diterima harga dari ketegangan geopolitik di sekitar Timur Tengah.

Pada hari Senin kemarin, Presiden Trump menjatuhkan sanksi pada Turki yang menuntut sekutu NATO menghentikan serangan militer di timur laut Suriah yang dengan cepat membentuk kembali medan perang paling mematikan di dunia.

Analisa Harian WTI OIL- Peluang Entry Untuk Hari Ini (15 Oktober 2019)

Selamat Pagi pembaca, 

Hari ini, WTI OIL / US OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang menarik.

Simak WTI OIL dalam 4 Jam chart berikut:

 Buka: WTI OIL 4H 

Dilihat dari chart di atas, tampak harga komoditas WTI OIL yang kembali bergerak dibawah trendline antar High (Garis Hitam Atas) telah memicu aksi jual kuat kembali sehingga kini minat dan arah akan kita konfirmasikan dari reaksi harga terhadap trendline antar Low (Garis Hitam Bawah), dimana kita tetap patut mewaspadai adanya potensi rejeksi. Lets see.

 

Untuk ulasan entry hari ini, mari kita simak WTI OIL dalam 1 Jam chart berikut :

Buka: WTI OIL 1H

Berdasarkan gambar diatas ini,

Saya telah menentukan Level harga Support dan Resistance intraday berikut:

Resistance2 (R2) : 54.63

Resistance1 (R1): 54.00

Support1 (S1): 52.63

Support2 (S2): 52.00

 

Pada gambar chart di atas, tampak kemarin harga WTI OIL cenderung bergerak dalam penurunan disetiap sesi market sehingga secara teknikal, reaksi harga pada Garis Hitam Bawah akan menjadi konfirmasi utama dari pandangan para pelaku pasar pada pola Up Channel (Garis-Garis Hitam). Tetap objektif ya!

Gunakan indikator tipe Volume untuk membantu kita melihat kekuatan transaksi dalam setiap candle.

Level R1  dan level S1 juga akan mengukur seberapa besar minat trader terhadap komoditas WTI OIL ini, breakout pada salah satu level ini akan menjadi indikasi arah harga yang baik.

Waspadai terjadinya pola konsolidasi ataupun false breakout antara level R1 dan leve S1 hari ini.

BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

 

Jangan berasumsi (Just Trade What You See, Not What you Think).

Lets see.

 

Nah, dalam pandangan/prediksi saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, hari ini kita akan mencoba melihat peluang untuk entry yang tersedia. Tetapi, teknikal tidak mengijinkan asumsi bermain, maka entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE PRICE pada Candle 1 hour.

 

Setup saya untuk Breakout opportunity,

Buy : Bila harga close candle 1 Hour menembus level R1, maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level R2 (level Resistance terkuat hari ini)   untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk naik kembali atau tidak.

Sell : Bila harga close candle 1 Hour menembus level S1, maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level S2 (level Support terkuat hari ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk turun kembali atau tidak.

 

 Setup saya untuk Pullback opportunity,

Sell : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level R1 (seperti membentuk bear pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level R2 juga.

Buy : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level S1 (seperti membentuk bull pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level S2 juga.

 

Gunakan Risk Reward selalu minimal 1:1 atau 1:2 dan trailing stop loss (manual maupun otomatis) bila diperlukan. Bisa menggunakan level-level support dan resistance untuk referensi analisa anda menentukan Stop Loss dan melakukan Cut Loss, tetap waspada akan terjadinya konsolidasi harga.

Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, semoga artikel ini dapat menjadi referensi anda dalam melakukan analisa pada market.

 

NOTE: Jika ada pair yang ingin di request analisanya, bisa tulis dikolom komentar, akan diusahakan diterbitkan dipost selanjutnya. Terima Kasih.

0

Analisa Harian WTI OIL- Peluang Entry Untuk Hari Ini (14 Oktober 2019)

Selamat Pagi pembaca, 

Hari ini, WTI OIL / US OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang menarik.

Simak WTI OIL dalam 4 Jam chart berikut:

 Buka: WTI OIL 4H 

Dilihat dari chart di atas, tampak harga komoditas WTI OIL kini masih bergerak disekitar trendline antar High (Garis Hitam Atas) setelah terejeksi dari harga Low pada Candle Bullish Marubozu di sesi London (Kotak Hijau) yang menggambarkan adanya upaya dominasi dari pandangan Buyer yang akan kita konfirmasikan kembali dari reaksi harga terhadap Garis Hitam Atas. Lets see.

 

Untuk ulasan entry hari ini, mari kita simak WTI OIL dalam 1 Jam chart berikut :

Buka: WTI OIL 1H

Berdasarkan gambar diatas ini,

Saya telah menentukan Level harga Support dan Resistance intraday berikut:

Resistance2 (R2) : 55.95

Resistance1 (R1): 55.38

Support1 (S1): 54.08

Support2 (S2): 53.46

 

Pada gambar chart di atas, tampak kemarin harga WTI OIL cenderung bergerak naik dalam pola zigzag yang mengindikasikan gejolak pada kisaran trendline antar High sehingga reaksi harga pada Kotak Hijau diatas ataupun level tertinggi Jumat kemarin akan menjadi sinyal minat pasar yang cukup menarik. Tetap objektif ya!

Gunakan indikator tipe Volume untuk membantu kita melihat kekuatan transaksi dalam setiap candle.

Level R1  dan level S1 juga akan mengukur seberapa besar minat trader terhadap komoditas WTI OIL ini, breakout pada salah satu level ini akan menjadi indikasi arah harga yang baik.

Waspadai terjadinya pola konsolidasi ataupun false breakout antara level R1 dan leve S1 hari ini.

BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

 

Jangan berasumsi (Just Trade What You See, Not What you Think).

Lets see.

 

Nah, dalam pandangan/prediksi saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, hari ini kita akan mencoba melihat peluang untuk entry yang tersedia. Tetapi, teknikal tidak mengijinkan asumsi bermain, maka entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE PRICE pada Candle 1 hour.

 

Setup saya untuk Breakout opportunity,

Buy : Bila harga close candle 1 Hour menembus level R1, maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level R2 (level Resistance terkuat hari ini)   untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk naik kembali atau tidak.

Sell : Bila harga close candle 1 Hour menembus level S1, maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, anda pun dapat membiarkan posisi anda mencapai level S2 (level Support terkuat hari ini) untuk melihat reaksi pasar terhadap level tersebut untuk turun kembali atau tidak.

 

 Setup saya untuk Pullback opportunity,

Sell : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level R1 (seperti membentuk bear pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry SELL terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level R2 juga.

Buy : Bila harga close candle 1 Hour tidak menembus level S1 (seperti membentuk bull pin bar), maka bersiap mencari posisi Entry BUY terbaik, namun bila harga mencapai dan menembus level ini, maka bersiap untuk cut loss. Dapat diterapkan di level S2 juga.

 

Gunakan Risk Reward selalu minimal 1:1 atau 1:2 dan trailing stop loss (manual maupun otomatis) bila diperlukan. Bisa menggunakan level-level support dan resistance untuk referensi analisa anda menentukan Stop Loss dan melakukan Cut Loss, tetap waspada akan terjadinya konsolidasi harga.

Tetap gunakan money management yang baik dalam setiap entry untuk keberlangsungan trading yang sehat, semoga artikel ini dapat menjadi referensi anda dalam melakukan analisa pada market.

 

NOTE: Jika ada pair yang ingin di request analisanya, bisa tulis dikolom komentar, akan diusahakan diterbitkan dipost selanjutnya. Terima Kasih.

0

Minyak Naik Karena Harapan untuk Pengurangan Produksi OPEC yang Lebih Banyak

Harga minyak naik awal pada awal hari ini dengan membangun keuntungan di sesi sebelumnya, setelah klub produsen OPEC yang mengisyaratkan akan membuat pengurangan pasokan yang lebih dalam sementara optimisme dihidupkan kembali atas pembicaraan antara Amerika Serikat dan Cina untuk mengakhiri perang dagang mereka.

Patokan internasional berjangka minyak mentah Brent (LCOc1) berada di $ 59,26 per barel pada pukul 02.51 GMT, naik 16 sen, atau 0,3%, dari penutupan sebelumnya. Brent menetap naik 1,3% pada $ 59,10 per barel pada hari Kamis.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 16 sen, juga naik 0,3%, dari penutupan terakhir mereka menjadi $ 53,71 per barel. Pada sesi sebelumnya, WTI menyelesaikan 1,8% lebih tinggi pada $ 53,55 per barel.

Pada hari Kamis kemarin, Mohammad Barkindo, Sekretaris Jenderal Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), mengatakan semua opsi ada di atas meja, termasuk pengurangan pasokan yang lebih dalam untuk menyeimbangkan pasar minyak. Keputusan akan diambil pada pertemuan Desember antara OPEC dan para mitranya.

OPEC menurunkan perkiraan pertumbuhan permintaan minyak global 2019 menjadi 0,98 juta barel per hari (bph), sementara meninggalkan perkiraan pertumbuhan permintaan 2020 tidak berubah pada 1,08 juta barel per hari, menurut laporan bulanan OPEC.

Di luar OPEC, pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina juga tetap di radar pasar karena dua ekonomi utama dunia berusaha untuk menyelesaikan perselisihan perdagangan lebih dari satu tahun yang telah memperlambat pertumbuhan ekonomi global dan membatasi konsumsi bahan bakar.

Jeffrey Halley, seorang analis pasar senior di OANDA di Singapura, mengatakan:

“Minyak membeli nada optimis dari pembicaraan bilateral juga, baik atau buruk, dan juga didorong oleh perdebatan tentang harga oleh sekretaris jenderal OPEC.”

Para perunding top AS dan China mengakhiri pembicaraan perdagangan terjadwal dua hari pertama pada hari Kamis, dengan kelompok-kelompok bisnis menyatakan optimisme bahwa kedua pihak mungkin dapat meredakan ketegangan dan menunda kenaikan tarif AS yang ditetapkan untuk minggu depan.

Stephen Innes, ahli strategi pasar Asia Pasifik di AxiTrader, mengatakan:

“Amerika Serikat adalah konsumen minyak global terbesar sementara China, pendorong terbesar pertumbuhan permintaan minyak secara tahun-ke-tahun.”

Innes pun menambahkan:

“Penggerak sentimen paling signifikan bergantung pada hasil pembicaraan perdagangan yang, jika (mereka) berakhir dengan catatan positif, dapat berjalan seiring untuk mulai memperbaiki kerusakan ekonomi yang dilakukan … kekuatan ekonomi ini akan membutuhkan lebih banyak minyak.”

 

 

Pertukaran Crypto Utama Korea Bithumb Dituntut Karena Kegagalan Melindungi Data Pengguna

Pertukaran Crypto Utama Korea Bithumb Dituntut Karena

Pertukaran crypto Korea Selatan Bithumb telah dituntut karena diduga gagal mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi informasi pribadi, yang kemudian diduga dimanfaatkan oleh peretas untuk mencuri dana dari platform. Jaksa menuduh pelanggaran data mengarah langsung ke peretasan kedua yang mempengaruhi platform, di mana hampir $ 7 juta dana pengguna dicuri. …

Baca Lebih Lanjut.. »

Pembekuan Produksi, Minyak Melambung

iNFOREXNEWS – Harga minyak naik tajam pada perdagangan senin kemarin terjadi pemulihan pada penurunan pada perdagangan pekan lalu yang dimana minyak sempat jatuh di harga 42.75 dengan para pedagang terus memantau perkembangan sebelum di adakan pertemuan inforamal negara – negara penghasil utama minyak di akhir bulan ini.  Presiden Venezuela Nicola …

Baca Lebih Lanjut.. »

Fed Evans : Seluruh Pejabat The Fed Harus Berkomitmen Capai Target Inflasi

Inforexnews – Seluruh pejabat bank sentral AS (Federal Reserve) menunjukkan komitmen untuk capai tujuan mereka terhadap target inglasi, yang dimana pada umumnya berjalan berada di bawah target semenjak terjadinya krisis keuangan, seperti ketegasan dari Charles Evans, Presiden Fed bagian Chicago. “Memberikan keyakinan kepada masyarakat itu perlu bahwa kita mengenali lingkungan …

Baca Lebih Lanjut.. »

Perusahaan Pinjaman Kripto Dharma Labs Telah Meluncurkan Layanannya ke Publik

Perusahaan pemberi pinjaman kripto yang berbasis di San Francisco, Dharma Labs, mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan layanannya kepada publik dalam sebuah postingan di Medium yang diterbitkan pada 8 April. Dalam pengumuman peluncuran itu, para pengguna dapat berinteraksi dengan layanan dengan dompet apa pun, dan hanya Ethereum (ETH) dan stablecoin yang …

Baca Lebih Lanjut.. »

Analisa Harian USDJPY- Peluang Entry untuk Hari Ini (26 Desember 2018)

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, USDJPY memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga yang menarik. Simak USDJPY dalam 4 Hours chart berikut:   Dilihat dari chart di atas, tampak harga USDJPY kini telah kembali melanjutkan arus Bearishnya dengan kuat sehingga penurunan terbentuk dalam sudut …

Baca Lebih Lanjut.. »