>
Home / Tag Archives: pound

InforexNews: pound

Berita - Peluang Entry - Trading Forecast pound

Poundsterling Inggris Tertekan Terhadap Dolar AS Karena Optimisme Brexit Runtuh

Perdagangan pada pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS tampak terus mengalami penurunan saat sesi Asia berlangsung di hari Senin (14/10). Untuk ke depan pasangan GBPUSD mungkin akan memilih masuk ke mode defensif saat sesi Eropa berjalan nanti. Pasalnya optimisme Brexit yang telah terbangun pekan kemarin saat ini mengalami pemudaran.

Mata uang Pound mengalami penurunan cukup tajam sebagai respon atas komentar yang disampaikan oleh pihak Inggris dan Uni Eropa hari Minggu kemarin. Kedua pihak mengatakan bahwa masih ada banyak hal yang harus dilakukan untuk bisa mengamankan kesepakatan Brexit. Sebelumnya optimisme datang setelah PM Irlandia melakukan pertemuan dengan PM Inggris dalam pembicaraan mengenai perbatasan Irlandia.

Sementara itu dari sisi ekonomi, survei dari Deloitte menyatakan sebuah nada peringatan bahwa Brexit yang penuh ketidakpastian akan berdampak ke perusahaan dalam negeri. Mereka semua terpaksa akan melakukan pemangkasan rekrutmen pekerja sampai dengan 12 bulan mendatang. Kabar ini mungkin menjadi tekanan tambahan Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS.

Selain itu bank sentral Inggris juga menyampaikan kepada The Telegraph bahwa bank sentral bisa saja mendukung perekonomian Inggris yang jatuh akibat Brexit. Namun jika pada akhirnya Brexit kembali ditunda aka akan membuat dukungan BoE terhambat.

Kondisi-kondisi ini membuka peluang pelemahan Poundsterling Inggris yang lebih panjang lagi saat sesi Eropa mulai dibuka nanti. Salah satu kunci arah Pound terletak pada pembaruan mengenai Brexit. Terutama jika ada jalan keluar masalah Brexit karena sudah dekat dengan deadline pada 31 Oktober.

Pasangan mata uang GBPUSD saat ini sedang berada di sekitar level harga 1,26 atau telah mewakili penurunan 0,37 persen sepanjang sesi Asia. Sebelumnya pasangan sempat melonjak karena kabar yang optimis dari Brexit pada akhir pekan kemarin.

 

Negosiasi Inggris-UE Terancam Gagal Membawa Poundsterling Inggris Lebih Rendah Terhadap Dolar AS

Pergerakan pada pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS terlihat sudah masuk ke fase konsolidasi dari penurunan sebelumnya. Pasangan ini bergerak dengan ruang yang sempat di atas titik paling rendah dalam satu bulan terakhir. Tekanan penurunan berat di sekitar Pound terjadi sejak hari Selasa kemarin karena adanya kabar pembaruan mengenai Brexit.

Dikabarkan bahwa pembicaraan yang terjadi antara Inggris dengan Uni Eropa mengenai kesepakatan Brexit saat ini sedang diambang kehancuran. Pada hari Selasa, Kanselir Jerman, Merkel menyampaikan kepada PM Boris bahwa agar tetap mempertahankan kawasan Irlandia Utara untuk tetap di serikat pabean. Pasalnya kesepakatan sangat tidak mungkin untuk terjadi.

Kabar ini didukung juga oleh cuitan akun Twitter pimpinan Komisi Eropa yaitu Donald Tusk. Dia menyampaikan lewat twitt bahwa Perdana Menteri Inggris telah bodoh karena memainkan permainan yang salah. Kabar ini memicu penjualan cukup agresif di sekitar mata uang Poundsterling Inggris pada perdagangan hari Selasa kemarin (8/10).

Penurunan ini memaksa pasangan GBPUSD untuk bertemu dengan level di bawah 1,2200 yang merupakan titik paling rendah sejak 4 September lalu. Kondisi ini didukung dengan lonjakan permintaan Dolar AS karena kabar perdagangan global yang kembali memanas. Pada pasangan ini, USD bertindak sebagai penghindaran risiko dan Pound adalah aset berisiko.

Pemerintah AS memutuskan untuk melakukan pembatasan bisa terhadap para pejabat China. Langkah ini diambil bersamaan dengan keputusan AS untuk memasukkan beberapa perusahaan China ke daftar hitam karena pelanggaran HAM di Uighur.

Kabar ini menjadi ancaman cukup nyata terhadap pembicaraan dagang antara AS dengan China. Dengan suasana global yang sedang penuh risiko ini maka sangat menguntungkan bagi greenback terhadap mata uang utama Poundsterling Inggris. Pasangan GBPUSD akhirnya dibawa untuk terjun lebih dalam.

Poundsterling Inggris Defensif Setelah Penolakan Proposal, GBPUSD Terbantu Pelemahan Dolar AS

Pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS terus memperpanjang fase stagnan saat sesi Asia berlangsung di hari Senin (7/10). Pasangan GBPUSD tampak masih bertahan dengan kondisi perdagangan yang luas dan terus bertahan selama sepekan terakhir.

Berbagai macam faktor yang berbeda telah gagal memberikan dorongan bagi Pound dan menyebabkan lesunya perdagangan selama awal pekan ini. Poundsterling Inggris lebih cenderung defensif setelah pada hari Jumat kemarin dikabarkan bahwa pimpinan parlemen UE memutuskan menolak proposal Brexit yang diajukan oleh PM Boris.

Pesimisme yang terjadi di sekitar Pound masih cukup mampu bertahan sampai saat ini karena lemahnya permintaan Dolar AS. Pasar saat ini sedang berekspektasi bahwa akan terjadi pemangkasan suku bunga kembali oleh bank sentral AS. Pemangkasan tersebut mungkin akan dilakukan pada saat rapat kebijakan moneter akhir bulan Oktober mendatang.

Munculnya ekspektasi ini disebabkan oleh rangkaian data ekonomi dari AS yang terus memburuk selama pekan lalu. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa ekonomi AS akan mengalami pelemahan. Untuk itu agar bisa mendorong perekonomian bisa bersaing dengan ekonomi lain, para pelaku pasar dan investor memprediksi akan ada pelonggaran kebijakan lanjutan oleh bank sentral AS.

Sementara itu dari sisi Poundsterling Inggris, PM Boris kembali menegaskan bahwa akan membawa Inggris keluar dari Uni Eropa tetap waktu pada 31 Oktober mendatang. Kabar ini sempat menahan penguatan pada pasangan GBPUSD karena investor enggan menaruh investasi yang lebih besar.

Saat ini telah ada kabar yang menyebutkan bahwa PM Boris meminta bantuan kepada Presiden Prancis Macron untuk membantu kesepakatan Brexit. PM Boris menjelaskan bahwa Brexit tanpa kesepakatan akan terjadi jika UE tidak mau kompromi dengan proposal PM Boris.

GBPUSD Stagnan Karena Poundsterling Inggris Menunggu Data Di Tengah Tarik Ulur Brexit

Perdagangan di hari Kamis ini (3/10) terlihat pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS terus membatasi pergerakan. Pasangan ini sedang berada di sekitar level harga 1,2300 saat sesi dagang mendekati pembukaan kawasan Eropa. Pasalnya para pelaku pasar dan investor belum terlihat masuk ke pasar karena menunggu beberapa rilis data utama pada hari ini.

Poundsterling Inggris tampak terus mendapatkan dukungan setelah adanya pembicaraan dukungan terhadap proposal PM Boris. Beberapa yang melakukan pembicaraan adalah Democratic Unionist Party dan juga pemberontak Buruh. Sementara itu yang menahan Pound dari kenaikan yang moderat adalah Uni Eropa yang kurang memberikan tanggapan atas proposal dan juga kritikan dari Irlandia mengenai kesepakatan Brexit.

Kabar yang cukup positif menyebutkan bahwa pihak Uni Eropa telah siap untuk memberikan perpanjangan Brexit. Bahkan perpanjangan akan diberikan tanpa harus adanya permintaan dari Perdana Menteri Inggris. The Guardian mengabarkan bahwa ketua negosiasi UE yaitu  Michel Barnier memproyeksikan proposal pimpinan Tory sebagai sebuah jebakan. Komisi UE sendiri terus menolak adanya pembicaraan rahasia sebelum pertemuan resmi pada 17 Oktober mendatang.

Sementara itu dari dalam negeri, dikabarkan bahwa pimpinan Konservatif sedang menyiapkan penangguhan parlemen pada 8-14 Oktober mendatang. Penangguhan dibutuhkan untuk bisa mempersiapkan logistik dan keamanan pada saat pembukaan parlemen negara.

Sementara itu dari tempat lain, Dolar AS baru-baru ini mengalami penjualan yang besar setelah data mengenai aktivitas manufaktur lemah. Kondisi ini semakin membuat khawatir terjadinya resesi ekonomi AS. Perseteruan dagang antara AS dengan Uni Eropa juga menjadi beban tambahan bagi USD. Untuk Poundsterling Inggris sendiri akan fokus ke riis data mengenai IMP sektor jasa bulan September dengan prediksi turun ke 50,3 dari sebelumnya di 50,6.

Poundsterling Inggris Pulih Terhadap USD Ketika Mendekati Pembicaraan Masalah Brexit

Pergerakan mata uang Poundsterling Inggris terhadap USD tampak mengalami kenaikan baru-baru ini saat mendekati pembukaan sesi dagang kawasan Eropa di hari Jumat (27/9). Tampaknya para pelaku pasar dan investor sudah sangat bosan dengan kisruh Brexit yang tidak pernah memberikan kepastian. Hari ini GBPUSD mengalami  kenaikan dari titik paling rendah dalam dua pekan menuju ke level harga 1,2330.

Dikabarkan bahwa PM Boris telah mengalami kekalahan kembali dalam perjuangan di parlemen Inggris. PM Boris berusaha untuk mengajukan reses cepat untuk menekankan acara konferensi tingkat tahunan dari partai Konservatif hari Minggu mendatang.

Kabar terbaru menyebutkan bahwa pihak partai oposisi Buruh dan juga mantan dari PM Tory yaitu John Major menyampaikan kritikan kepada PM Boris. Dia menyampaikan bahwa ada kemungkinan PM Boris menggunakan Privy Council untuk melawan regulasi yang mengharuskan meminta perpanjangan deadline Brexit.

Dari tempat lain, partai Scotlandia telah terlihat sepakat dengan partai Buruh mengenai jabatan Perdana Menteri jika memang dilakukan pemilihan umum sela. Sementara itu pimpinan parlemen yaitu Jacob Rees Mogg menyampaikan tawaran kepada oposisi untuk mengajukan mosi tidak percaya terhadap pemerintahan PM Boris sehingga membuka pemilihan sela. Sayangnya tidak ada yang merespon tawaran ini.

Untuk sekarang Poundsterling Inggris akan fokus ke pertemuan yang dilakukan antara Sekretaris Brexit yaitu Steve Barclay dengan kepala negosiasi Brexit UE yaitu Michel Barnier. Pertemuan ini akan berlangsung di Brussels ketika ada kabar dari The Sun bahwa tekanan terhadap diplomat Tory akan membuat UE mendapatkan kemajuan masalah Brexit.

Sementara itu dari sisi Dolar AS, akan ada rilis beberapa data ekonomi dari AS yang akan menggerakkan pasangan Poundsterling Inggris terhadap USD. Beberapa data tersebut seperti inflasi inti PCE dan juga barang tahan lama. Perdagangan dan politik global juga akan menjadi perhatian pasar selanjutnya.

Kiwi Dolar Diterpa Pengalihan Minat Aset Beresiko

kiwi dolar

Hari ini pergerakan dari Kiwi Dolar mengalami pelemahan setelah Negara China membalas aksi Amerika Serikat dengan terapkan bea impor. Adapun minat asset beresiko semakin memudar dengan berpindahnya minat para investor menuju ke asset safe haven seperti emas dan Yen Jepang. Selasa ini (3/4/18), pairing NZDUSD diperdagangkan ada di kisaran 0.7202, …

Baca Lebih Lanjut.. »

Jepang: CEO SBI Melindungi Harapan Industri Kriptonya Di Ripple Dan R3

Corda

CEO dan wakil direktur dari jasa keuangan Jepang, SBI Holdings, Yoshitaka Kitao, telah memilih Ripple (XRP) dan konsorsium blockchain, R3, sebagai alasan pribadinya untuk tetap optimis terhadap masa depan industri kripto- meskipun industri kripto masih berada dalam pasar Bearish yang tajam. Kitao membuat pernyataan tersebut saat wawancara dengan outlet berita kripto …

Baca Lebih Lanjut.. »

Babak Baru Kesepakatan Brexit Dari PM May Menyeret Poundsterling Inggris Lebih Lemah

Poundsterling Inggris

Polemik Brexit sampai saat ini masih terus bergulir dan kadang kala menebarkan ketidakpastian yang membuat pasar khawatir dengan masa depan Inggris. Saat ini muncul tantangan baru bagi kesepakatan Brexit untuk Perdana Menteri May yang sempat menyeret Poundsterling Inggris jatuh. Pada pasangan GBPUSD mengalami penurunan cukup tajam menuju level harga 1,3125 …

Baca Lebih Lanjut.. »

Komunitas Cryptocurrency Mengejar Teter Setelah Situs Web Mencairkan Klaim Pendukung USD

Komunitas Cryptocurrency Mengejar Teter Setelah Situs Web Mencairkan Klaim Pendukung

Pengembang di belakang stablecoin Tether (USDT) telah menarik perhatian , setelah pengguna media sosial memperhatikan bahwa mereka telah menghapus klaim sebelumnya bahwa altcoin sepenuhnya didukung oleh dolar Amerika Serikat. Tether, yang telah menghadapi berbagai rintangan publisitas atas transparansi kepemilikannya, secara de facto telah menjamin bahwa masing-masing token USDT-nya memiliki setara …

Baca Lebih Lanjut.. »

Survei Bisnis NAB Melambungkan Aussie Dollar

Jakarta, Inforexnews – Aussie dollar menguat tajam berada di hari ini, Selasa (12/16) dimana laporan yang solid berada di survei bisnis yang sangat di nantikan oleh pasar. Berada di siang ini pergerakan yang ada di Aussie Dollar menguat sebesar 0,72% di tingkat 0.7585. Berasal dari Australia, laporan terbaru dari survei …

Baca Lebih Lanjut.. »

Dompet Crypto Wallet Resmi Binance Menambahkan Dukungan Untuk Pembelian XRP Dan Kartu Kredit

Crypto Wallet Startup Ledger Mendeteksi Aplikasi Desktop Penargetan

Dompet resmi Binance pertukaran cryptocurrency terkemuka, Trust Wallet, telah menambahkan dukungan untuk pembelian kartu kredit dan token XRP Ripple. Trust Wallet diakuisisi oleh Binance pada Juli tahun lalu di akuisisi publik pertama bursa. Menurut siaran pers, pengguna kini dapat mengirim, menerima, menyimpan, dan menukar XRP melalui Trust Wallet. Menurut situs …

Baca Lebih Lanjut.. »

Regulator Inggris Masih Menyelidiki 18 Bisnis Lebih Dari Kesepakatan Cryptocurrency

Regulator Inggris Masih Menyelidiki 18 Bisnis Lebih

Badan pengawas keuangan Inggris, Financial Conduct Authority (FCA) telah mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyelidiki 18 perusahaan terkait penggunaan cryptocurrency . Menanggapi permintaan Freedom of Information Act (FOI) dari publikasi, FCA mengatakan telah menutup sebagian besar investigasinya terhadap bisnis terkait cryptocurrency sejak Mei tahun ini. Dari total 67 pertanyaan seperti itu, …

Baca Lebih Lanjut.. »