>
Home / Tag Archives: poundsterling

InforexNews: poundsterling

Berita - Peluang Entry - Trading Forecast poundsterling

Poundsterling Inggris Tidak Merespon Kabar Positif Brexit, GBPUSD Turun

Perdagangan pada pasangan mata uang GBPUSD saat ini terlihat tidak memberikan respon atas kabar mengenai pembicaraan Brexit. Dikabarkan bahwa PM Boris akan melakukan negosiasi Brexit dengan Uni Eropa dalam waktu dua pekan mendatang. Walaupun sampai saat ini ketidakpastian politik dalam negeri Inggris terus meluas. Poundsterling Inggris telah menderita kerugian berturut-turut menuju ke level harga 1,2175 saat mendekati pembukaan sesi dagang Eropa hari Jumat (30/8).

Dikabarkan juga bahwa jika memang Perdana Menteri Boris, sebagai negosiator Brexit dengan Uni Eropa gagal untuk membujuk pemimpin UE, maka pimpinan Tory memberikan janji akan dilakukan pertemuan sepekan dua kali. Pertemuan ini akan dihadiri oleh Uni Eropa dan juga para pembuat kebijakan dari Inggris. Langkah ini diambil untuk bisa mempercepat proses negosiasi Brexit. Masalah mengenai backstop Irlandia telah menjelma menjadi kunci kemajuan negosiasi Brexit.

Namun kabar yang cukup baik ini tidak direspon oleh Poundsterling Inggris dalam beberapa waktu terakhir dan tetap terdampak pesimisme sebelumnya. Saat ini akan ada sekitar 150 anggota parlemen Inggris yang akan melangsungkan pertemuan sebelum mulai bekerjanya majelis Inggris pada pekan depan. Sebagian besar anggota parlemen juga memberikan dukungan untuk bisa memblokir upaya-upaya PM Boris.

Pimpinan dari Partai Buruh yaitu Jeremy Corbyn dikabarkan telah menyiapkan diri untuk mengajukan mosi tidak percaya terhadap PM Boris. Langkah ini jika memang disepakati oleh parlemen, maka akan menggulingkan kepemimpinan PM Boris dan akan dilakukan pemilu sela di Inggris.

Untuk selanjutnya Poundsterling Inggris akan fokus ke data mengenai izin hipotek Inggris dan juga data kredit konsumer dan pinjaman bersih untuk pribadi. Sementara itu dari AS akan ada rilis pendapatan pribadi, indeks sentimen konsumen dan juga indeks manajer pembelian Chicago. Data ini akan memberikan peluang jangka pendek pada pasangan GBPUSD.

PM Boris Berkunjung Ke UE, Poundsterling Inggris Menunggu Kejutan Baru

Sampai saat ini permintaan pada pasangan Poundsterling Inggris terhadap USD terlihat masih memilih mode defensif. Pasar menunggu hasil lebih rinci atas kunjungan yang dilakukan oleh PM Inggris ke beberapa negara Uni Eropa seperti Jerman dan juga Perancis.

Walaupun sebelumnya Kanselir dari Jerman memberikan komentar bahwa mengharapkan terjadi soft Brexit atau Brexit dengan kesepakatan. Selain itu pasangan GBPUSD juga lebih memilih menunggu rilis risalah FOMC. Dengan kondisi ini telah membawa Poundsterling Inggris bergerak menuju ke level harga 1,2160 ketika perdagangan mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa hari Rabu (21/8).

Dari laporan media terbaru mengatakan bahwa Kanselir Jerman yaitu Angela Merkel memilih menahan diri untuk menyatakan penolakan keberatan kepada PM Boris. Terutama mengenai masalah perbatasan dengan kawasan Irlandia. Dia juga menganggap sebagai sebuah pernyataan politik terkait dengan masa depan bukan sebuah perjanjian mengundurkan diri. Pasar melihatnya sebagai sebuah isyarat optimis dari Jerman atas kunjungan PM Boris.

Sementara itu berdasarkan laporan dari Reuters bahwa semua anggota negara Uni Eropa sejumlah 27 negara, menyampaikan tetap solid setelah terjadi Brexit dan mendukung di belakang Irlandia. Hal ini sesuai dengan apa yang ada di dalam laporan berita mengenai penyesalan Uni Eropa dimana pemerintah Inggris meminta pergantian solusi yang lebih baik. Padahal sampai sekarang belum juga ditemukan solusi terbaik mendekati periode akhir dalam transisi.

Poundsterling Inggris akan tetap fokus ke pembaruan dinamika Brexit dan menanti kejutan-kejutan dari kunjungan PM Boris ke negara Uni Eropa. USD akan fokus ke rilis risalah FOMC yang akan menggerakkan pasar GBPUSD selanjutnya. Dari sisi data, akan ada rilis mengenai penjualan rumah AS selama bulan Juli dengan prediksi naik ke 5,39 juta terhadap 5,27 juta. 

Poundsterling Inggris Tetap Tertekan Brexit, Yen Positif Menjelang Rapat BoJ

Poundsterling Inggris saat ini sedang diperdagangkan di kawasan level harga 144,60 terhadap Yen Jepang. Kondisi pasangan ini terus bertahan mendekati rapat penting membahas kebijakan moneter oleh bank sentral Jepang pagi ini di hari Kamis (25/4). Bahkan sejak Rabu kemarin rata-rata harga tidak bergerak dengan jarak yantg jauh. Walaupun sudah ditekan oleh pesimisme Brexit karena kembalinya anggota Parlemen Inggris setelah libur Paskah.

Saat ini terdengar kabar bahwa anggota senior dari partai konservatif telah berusaha memberkan bantuan kepada PM May setelah kursi kepemimpinannya terancam. Tapi berdasarkan laporan dari BBC, Tories tetap ingin melakukan rapat umum darurat untuk membahas penggulingan PM May dari kursi kepemimpinannya sebagai Perdana Menteri Inggris. Hal sangat berpotensi membebani pergerakan kenaikan pada Poundsterling Inggris beberapa waktu ke depan.

Sementara itu untuk perjuangan masalah Brexit, Perdana Menteri May mungkin akan meminta kepada para anggota Parlemen Inggris untuk memutuskan masalah proposal keberangkatan Inggris pada minggu depan dengan jalan pengambilan suara. Di tempat lain, melihat bagaimana proyeksi Yen terlihat tetap pada bias positif mendekati pertemuan penting BoJ hari ini. Pasar sangat mengharapkan bank sentral tidak akan mengubah kebijakan moneternya untuk pertemuan hari ini.

Tapi bias bearish mungkin akan datang dari laporan mengenai prospek skala triwulan dengan hasil revisi dari prediksi sebelumnya. Prediksi mengenai pertumbuhan dan juga angka inflasi mungkin akan direvisi dengan pertimbangan pada kesalahan-kesalahan sebelumnya. Fokus utama para pelaku pasar akan tertuju pada pernyataan Gubernur BoJ, Kuroda setelah rilis hasil rapat tersebut. Pengamat penting bisa dilihat pada level harga 144.00 dan juga sekitar 143,70. Kedua posisi ini adalah kawasan paling rendah pasangan Poundsterling Inggris terhadap Yen sejak 22 Februari lalu.

Theresa May Bertemu Merkel Dan Macron Saat Tories Mencoba Menyingkirkannya

Theresa May, Perdana Menteri Inggris, akan menuju ke Berlin dan Paris pada hari Selasa sebagai bagian dari upayanya untuk memenangkan penundaan singkat terkait keberangkatan Inggris dari Uni Eropa (Brexit). Sementara itu, beberapa orang di Partai Konservatifnya mencoba untuk menyingkirkan May.

Komitmen Theresa May Untuk Tidak Mengganggu Bisnis UE Setelah Brexit

Diplomat-diplomat UE dikatakan akan menyetujui gagasan penawaran perpanjangan ke Inggris, meskipun tidak ada kemajuan di dalam negeri. Itu juga akan dikaitkan dengan komitmen dari May bahwa dia dan penerusnya tidak akan mencoba mengganggu bisnis UE.

PM May juga akan menekan kasusnya ketika dia bertemu dengan Kanselir Jerman, Angela Merkel, dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

“Ini bukan masalah waktu, namun kami memiliki masalah keputusan”, Menteri Eropa Jerman Michael Roth mengatakan kepada wartawan ketika ditanya apa yang akan disampaikan Merkel kepada May tentang lamanya perpanjangan.

Sementara itu, di London, pembicaraan tatap muka akan dilanjutkan antara pemerintah dan oposisi utama Partai Buruh, setelah empat hari dimana kedua belah pihak telah bertukar pendapat tanpa mencapai kesepakatan.

Pemimpin Partai Buruh, Jeremy Corbyn, mengatakan Senin malam bahwa :

“Sementara pembicaraan telah serius, May bagaimanapun belum memiliki dukungan penuh”.

May ingin Partai Buruh memilih kesepakatannya, yang sekarang telah ditolak oleh Parlemen sebanyak tiga kali. Buruh menginginkan komitmen bahwa pemerintah akan mencari serikat pabean dengan UE. Selain itu, mereka juga ingin komitmen itu mengikat siapapun yang akan menggantikan May sebagai perdana menteri selanjutnya.

GBPJPY Turun Memantul Dari Resisten, Poundsterling Inggris Menunggu Data Domestik

Permasalahan Brexit beberapa waktu terakhir semakin rumit setelah Parlemen Inggris menolak kembali proposal yang diajukan oleh PM May. Dampak penolakan tersebut menurunkan kekuatan pasangan Poundsterling Inggris terhadap Yen Jepang dalam perlawanan selama tiga pekan terakhir. Untuk saat ini para pelaku pasar dan investor akan lebih fokus ke pembaruan kabar dari Brexit dan juga data ekonomi Inggris mengenai IMP sektor kontruksi. Katalis tersebut akan memperlihatkan pergerakan pasangan GBPJPY dalam jangka pendek.

Perdagangan di hari Selasa saat sesi awal kawasan Asia, Poundsterling Inggris masih tampak loyo berada di sekitar level harga 145.600. Sebelumnya pasangan ini telah mengalami rebound dari titik resisten berdasarkan garis trend tiga pekan. Rebound ini disebaban oleh hasil pemungutan suara yang menyatakan Parlemen Inggris menolak kembali proposal Brexit dari PM May. Dengan ditolaknya proposal maka semakin membuat Inggris penuh ketidakpastian mengenai Brexit. Pembaruan kabar dari negosiasi dagang AS dengan China juga akan menggerakkan pasar dalam jangka pendek.

Sampai saat ini para pelaku pasar dan investor terlihat masih sangat terbebani untuk berdagang karena penolakan proposal Brexit oleh Parlemen Inggris tersebut. Pasar sangat mengantisipasi resiko kekacauan politik yang lebih besar dengan jalan meninggalkan aset beresiko seperti Poundsterling Inggris. Sementara itu kenaikan pasangan GBPJPY pada pekan sebelumnya disebabkan oleh Brexit yang optimis mengenai perpanjangan pasal 50 dan naiknya harapan adanya solusi dari Parlemen serta negosiasi perdagangan AS-China yang positif.

Dengan ditolaknya proposal, maka beredar banyak spekulasi mengenai masa depan Brexit seperti Parlemen akan menerima proposal PM May untuk menghindari ancaman tanpa kesepakatan. Selain itu juga ada kemungkinan dilakukan referendum Brexit karena banyaknya yang berusaha menyelesaikan masalah Brexit ini.

Analisa Harian EURUSD- Peluang entry Hari Ini (28 Agustus 2017)

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, EURUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak masih memiliki peluang untuk melanjutkan Uptrend jangka panjang nya. Simak EURUSD dalam 4 jam chart berikut: Dilihat dari chart di atas, tampak EURUSD minggu lalu ditutup dengan menembus level harga tertinggi. Dimana jatuhnya Indeks …

Baca Lebih Lanjut.. »

Bayer CropScience Bermitra Dengan BlockApps Untuk Jaringan Bisnis Berbasis Blockchain

Divisi pertanian, farmasi, dan ilmu kehidupan dari Bayer AG, Bayer CropScience, bekerja sama dengan perusahaan startup ConsenSys berbasis Blockchain-as-a-Service (Baas), BlockApps. BlockApps mengungkapkan berita itu pada 22 Maret. Bayer CropScience yang berbasis di Jerman telah mengerjakan sejumlah inisiatif blockchain dengan BlockApps sejak awal 2018, kata juru bicara BlockApps. Salah satu …

Baca Lebih Lanjut.. »

Perusahaan Telekomunikasi Besar Swiss , Swisscom , Mendistribusikan Karya Seni Tokenized

Perusahaan telekomunikasi utama Swiss, Swisscom, mengumumkan rencananya untuk mendistribusikan karya seni token melalui jaringan televisi Swisscom. Sesuai siaran pers perusahaan, karya seni terbatas – awalnya 100 karya 30 seniman – dari artis terpilih tersedia secara eksklusif di kotak TV Swisscom melalui aplikasi NOOW. Aplikasi ini dikembangkan oleh startup tokenization Swiss …

Baca Lebih Lanjut.. »

Analisa Harian GBPUSD- Peluang Entry Untuk Hari Ini (29 Oktober 2018)

  Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga yang menarik. Simak GBPUSD dalam 4 Jam chart berikut:   Dilihat dari chart di atas, tampak pair GBPUSD kini masih saya coba petakan untuk sebuah potensi masuknya harga kembali kedalam arus …

Baca Lebih Lanjut.. »

Kata Eksekutif Senior , Prioritas Pembayaran Bitcoin Untuk Norwegian Air

Prioritas Pembayaran Bitcoin Untuk

Pembayaran Bitcoin (BTC) akan datang ke maskapai penerbangan murah Norwegia Norwegian Air tahun ini, setelah para pendirinya menetapkan tanggal untuk membuka pertukaran mata uang kripto mereka sendiri. Dengan cepat berekspansi ke negara-negara tetangga, publikasi tersebut mengatakan bahwa Kjoses, yang sudah diketahui telah membeli sejumlah besar Bitcoin, akan mengintegrasikan cryptocurrency ke …

Baca Lebih Lanjut.. »

Kecemasan Global Masih Menghantui Dolar AS

Pergerakan dari Dolar AS kini masih berhenti sejenak untuk sesi perdagangan bulan Rabu (28/3/18). Kecemasan yang terjadi beberapa waktu ini, terkait dengan tensi perdagangan dunia ternyata masih belum usai, maka dari itu masih belum bisa menguatkan Dolar AS dari tingkat terendahnya. Indeks Dolar AS yang dihitung dari kekuatan Greenback melawan …

Baca Lebih Lanjut.. »