>
Home / Tag Archives: sterling

InforexNews: sterling

Berita - Peluang Entry - Trading Forecast sterling

Ekonomi Lemah Membawa Poundsterling Inggris Turun Di Tengah Kekhawatiran Brexit

Saat ini para pelaku pasar dan investor sedang dalam dilema perdagangan dengan adanya kekhawatiran mengenai Brexit dan juga ekonomi Inggris yang cukup mengecewakan. Kondisi ini telah menekan Poundsterling Inggris untuk turun menuju sekitar level harga 1,2680 terhadap Dolar AS. Saat ini Pound mungkin akan lebih fokus ke rilis data mengenai ketenagakerjaan yang disampaikan sebelum pasar kawasan Eropa dibuka pada hari Selasa (11/6).

Polemik di dalam pemerintahan Inggris juga terus meningkat dengan Brexit garis keras yaitu Boris Johnson yang memimpin persaingan untuk menjadi Perdana Menteri yang baru. Diprediksi juga bahwa Uni Eropa tidak akan mampu untuk menjalankan negosiasi dengan mantan Menteri Luar Negeri tersebut. Terlebih lagi dia telah menyatakan untuk keluar dari Uni Eropa pada akhir Oktober dengan kesepakatan atau juga tanpa adanya kesepakatan apapun. Pernyataan ini juga sebenarnya tidak disukai oleh para pimpinan Uni Eropa.

Poundsterling Inggris juga tertekan akibat rilis data domestik mengenai produksi sektor industri dan juga PDB yang sangat mengecewakan pasar. Data-data suram ini mampu memberikan dorongan kepada bank sentral untuk mengubah suasana kebijakan menjadi negatif. Saat ini Pound mungkin lebih fokus ke data mengenai pendapatan rata-rata selama April dan pengangguran.

Poundsterling Inggris bisa mendapatkan dorongan positif jika data penghasilan rata-rata secara aktual sama dengan prediksi atau lebih baik yaitu di 3,4 persen dari sebelumnya di 3,2 persen. Sementara itu untuk indeks pengangguran Inggris diprediksi akan mengalami peningkatan menuju ke 3,9 persen dari sebelumnya di 3,8 persen. Dari USD, akan lebih fokus ke data mengenai indeks harga konsumen non-makanan dan energi selama bulan Mei dan mengenai hubungan AS dengan China. IHP inti diprediksi akan lemah ke 2,3 persen dalam tahunan dan 0,2 persen dalam bulanan.

PM May Dijadwalkan Mundur Dari Jabatannya, Poundsterling Inggris Optimis Brexit Terselesaikan

Pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap Yen Jepang terus mengalami penurunan yang cukup tajam. Saat ini ketika sesi perdagangan kawasan Asia belangsung di hari Jumat (24/5), pasangan GBPJPY sedang menyentuh kawasan paling rendah sejak bulan Januari kemarin di sekitar level harga 138,90.

Sejak hari Kamis kemarin memang Poundsterling Inggris terus mengalami penurunan cukup kuat karena adanya peningkatan ketegangan AS dengan China. Perdagangan kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu terus mengalami konflik yang sangat membebani perdagangan aset beresiko. Yen Jepang menguasai pasangan GBPJPY karena data-data ekonomi dilaporkan dengan hasil yang mengecewakan pasar.

Poundsterling Inggris terus dalam bias bearish karena adanya ketidakpastian mengenai perpolitikan Brexit. Saat ini PM May terus ditekan agar turun dari jabatannya sebagai Perdana Menteri dan mungkin akan mengalami kesulitan untuk bertahan. Memang ada banyak pihak yang terus melancarkan penolakan-penolakan atas proposal Brexit yang diajukannya. Beredar kabar bahwa ada spekuliasi Theresa May akan mengundurkan diri dari jabatan sebagai Perdana Menteri hari ini.

Suasana sentimen resiko pasar saat ini mungkin sudah mulai pulih kembali. Hal ini terutama terlihat pada Pound yang mulai berusaha menguat karena naiknya harapan Brexit dapat diselesaikan setelah Theresa May mundur dari jabatannya. Sementara itu untuk perdagangan ke depan, data mengenai indeks aktivitas sektor industri dari Jepang dan data penjualan ritel dari Inggris akan menjadi fokus pasar. Data Jepang tersebut diprediksi akan mengalami pemulihan dari -0,2 persen menuju ke -0,1 persen. Sementara untuk data Inggris mungkin akan anjlok menuju ke -0,3 dari sebelumnya 1,1 persen dalam hitungan bulan ke bulan dan +4,6 persen dari sebelumnya di +6,7 persen hitungan tahun ke tahun.

Poundsterling Inggris Terus Tertekan Akibat Brexit

Hari Senin (20/5) terlihat mata uang Poundsterling Inggris tengah terbebani oleh polemik Brexit yang tidak kunjung selesai. Saat ini peluang PM May gagal untuk mengajukan proposalnya kembali ke Parlemen meningkat dan bisa saja akan terus menekan Pound. Pasangan GBPUSD tengah berada di sekitar level harga 1,2730 ketika masa dagang mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa. Untuk sekarang, para pelaku pasar dan investor akan lebih fokus ke pembaruan kabar mengenai dunia politik sekitar proposal Brexit yang diajukan oleh PM May. Karena proposal tersebut akan segera ditentukan degan pemungutan suara oleh Parlemen Inggris.

Poundsterling Inggris sempat mengalami penguatan setelah laporan dari BBC mengenai permintaan PM May kepada Tory untuk memberikan tandatangan pada beberapa kesepakatan. Hal ini dilakukan oleh PM May dengan tujuan agar Parlemen Inggris merasa berminat dan mau memberikan suara mereka saat pemungutan suara terhadap proposal Brexit dari PM May.

Tapi sayangnya momentum penguatan Pound tidak bisa bertahan begitu lama setelah para pelaku pasar dan investor lebih memilih fokus ke gagalnya pembicaraan lintas partai. Selain itu laporan dari UK Telegraph yang mengatakan bahwa proposal Brexit yang akan diajukan oleh PM May diambil suaranya tidak memiliki perbedaan yang mencolok dari proposal sebelumnya. Kabar ini didapat UK Telegraph dari adanya dokumen yang bocor.

Kabar positif bagi PM May juga didapat dari pernyataan Deputi PM Irlandia yang mengatakan mereka tidak akan menegosiasikan lagi kesepakatan Brexit jika memang May mundur dari jabatannya sebagai Perdana Menteri Inggris.

Saat ini tidak ada rilis data yang mampu menggerakkan Poundsterling Inggris dan hanya ada pidato Ketua Fed Powell yang akan menggerakkan Dolar AS. Para pelaku pasar akan terus fokus ke perkembangan-perkembangan mengenai Brexit

Jadwal Kemunduran PM May Rilis, Poundsterling Inggris Hanya Goyah Tipis Terhadap USD

Saat ini sudah beredar kabar bahwa Perdana Menteri May telah mengatur mengatur jadwalnya untuk mengundurkan diri dari kursi kepemimpinan dan menyiapkan penggantinya. Dengan kabar yang cukup mengagetkan ini tetap tidak mampu menggerakkan Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS. Pasangan ini tetap pada level harga di 1,2790 saat mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa di hari Jumat (17/5) walaupun kabar besar tersebut telah dirilis.

Walaupun ada reisko bahwa tekanan dari pihak lain yang terus mendorong May turun dari jabatan Perdana Menterinya tetap tidak menggoyahkan keputusannya untuk turun setelah Brexit selesai. PM May sendiri juga telah berhasil memberikan keyakinan kepada Komite 1922 bahwa dia akan turun dari jabatan Perdana Menteri jika upaya Brexit terakhirnya di tanggal 3 Juni telah usai.

Sementara itu untuk pengganti jabatan Perdana Menteri, mantan Menteri Luar Negeri yaitu Boris Johnson telah mengajukan diri. Dia menyampaikan penawarannya tersebut kepadan Tories setelah May turun dari jabatannya. Saat ini fokus pasar Poundsterling Inggris akan tertuju ke pembicaraan antar partai mengenai Brexit. Jalan ini menjadi jalan terakhir yang bisa dilakukan antara Tories yang saat ini memegang kekuasan dengan pihak oposisi yaitu Partai Buruh.

Jika memang kedua belah pihak tersebut mengakhiri pembicaraan lintas partai dan berhenti tanpa ada kesepakatan apapun maka akan membahas masalah lain seperti keputusan abstainnya Partai Buruh saat pemungutan mengenai proposal Brexit mendatang. Dari Inggris sendiri belum ada rilis data yang mampu menggerakkan Poundsterling Inggris. Dari AS akan ada rilis data indeks sentimen konsumen Michigan yang bisa melonjak. Data AS tersebut bisa saja mengalami kenaikan menuju ke 97,5 terhadap data sebelumnya yang berada di hasil 97,2.

Harapan Brexit Optimis, Poundsterling Inggris Pulih Dari Penurunan

Saat perdagangan mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa di hari Kamis (16/5), Poundsterling Inggris tampak mengalami sedikit pergerakan terhadap Dolar AS di sekitar level harga 1,2850. Sebelumnya Pound berhasil memulihkan diri dari penurunanya mencapai level paling rendah selama tiga bulan terakhir saat masa awal perdagangan sesi Asia berlangsung. Penguatan ini terjadi karena adanya harapan dari pelaku pasar dan investor mengenai harapan dari rencana Brexit oleh PM May. Mereka berharap rencana tersebut akan disetujui oleh Parlemen Inggris dalam proses voting setelah tiga rencana ditolak sebelumnya.

Naiknya harapan ini terjadi setelah adanya pertanda bahwa pihak oposisi yaitu partai Buruh mungkin tidak akan memilih. Selain itu dari faktor lain, pelemahan pada Dolar AS yang diakibatkan oleh perintah Trump untuk melarang para perusahaan telekomunikasi dari asing demi keamanan nasional. Selain itu ketegangan yang terus memuncak antara AS dengan Iran turun menyeret USD ke titik paling rendah terbaru.

Untuk perdagangan Poundsterling Inggris selanjutnya, pasar akan meunggu rencana pertemuan antara PM May dengan Komite Tories. Walaupun Theresa May sudah menyampaikan tentang kesiapannya untuk mempresentasikan rencana mengenai Brexitnya ke Parlemen Inggris untuk selanjutnya dilakukan pemungutan suara, Tories tetap melancarkan usaha-usaha untuk menjatuhkan May dari kursi kepemimpinan Perdana Menteri.

Memang pada bulan lalu dari pihak konservatif terus menolak rencana perubahan aturan partai yang bisa berdampak ke penolakan rencana May untuk mundur dari Perdana Menteri jika Brexit sudah mencapai kesepakatan dan selesai. Dari katalis data, mungkin belum ada jadwal rilis data yang mampu menggerakkan pasar dengan volume yang besar pada Poundsterling Inggris. Sementara AS akan merilis data mengenai pasar perumahan, manufaktur AS dan klaim terhadap pengangguran skala mingguan.

Sinyal Forex Harian dan Prediksi Akurat >90%

Sinyal Forex Harian dan Prediksi Akurat

Berlangganan Sinyal forex harian adalah sebuah bentuk bisnis yang bisa dilakukan oleh siapa saja, dan yang lebih hebatnya dimanapun anda mau. Layaknya dengan bisnis atau bentuk investasi manapun, trading forex juga memiliki resiko yang harus menjadi pertimbangan. Berlangganan sinyal forex kita ibaratkan sama seperti membeli sebuah franchise makanan. Apabila packaging, …

Baca Lebih Lanjut.. »

Analisa Harian EURUSD- Peluang entry Hari Ini (19 Desember 2018)

 Selamat Pagi Pembaca, Hari ini, EURUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini masih berada dalam sebuah pola yang menarik. Simak EURUSD dalam 4 jam chart berikut:     Dilihat dari chart di atas, tampak harga EURUSD kini telah mengalami rejeksi pertama dari retest terhadap arus kenaikan yang …

Baca Lebih Lanjut.. »

Bank Sentral Korea Selatan Mengatakan Tidak Akan Mengeluarkan Mata Uang Digital Dalam Waktu Dekat

Bank Sentral Korea Termasuk Penelitian Tentang CBDC Dalam

Bank sentral Korea Selatan, Bank of Korea (BOK), mengatakan pihaknya tidak akan mengeluarkan mata uang digital bank sentral (CBDC) dalam waktu dekat . Setelah melakukan studi tentang prospek penerbitan CBDC dalam negeri, BOK dilaporkan telah menyimpulkan bahwa tidak ada kebutuhan mendesak untuk mengejar proyek semacam itu dalam waktu dekat. Seorang …

Baca Lebih Lanjut.. »

Bursa AS Net Buy, IHSG Malah capital outflow

INFOREXNEWS – Pada saat ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus dilanda oleh capital outflow. Sementara itu, bursa di Amerika Serikat (AS) justru mencatatkan Net Buy. Sementara itu, menjelang akhir tahun 2016 ini, para investor global fokus terhadap hal – hal yang memiliki kemungkinan akan berjalan dengan baik. Akan tetapi, dibalik …

Baca Lebih Lanjut.. »

Co-Founder Apple Steve Wozniak Menyatakan Dia Menjual Semua Kepemilikan BTC-nya Di Puncak $ 20.000

Co-Founder Apple Steve Wozniak Menyatakan Dia Menjual Semua Kepemilikan BTC-nya Di

Salah satu pendiri Apple Steve Wozniak mengatakan bahwa ia menjual semua Bitcoin-nya (BTC) ketika mata uangnya mencapai $ 20.000 pada bulan Desember 2017. Berbicara di Forum Bisnis Nordic di Stockholm, Swedia, Wozniak mengatakan bahwa ia pertama kali membeli jumlah Bitcoin yang tidak diungkapkan ketika crypto sekitar $ 700 karena ia …

Baca Lebih Lanjut.. »

Atari Dan Animoca Berkolaborasi Mengembangkan Game Berbasis Blockchain

Atari dan developer game Animoca sekali lagi menegaskan kembali fakta bahwa Teknologi Blockchain juga memiliki peran dalam industri game. Keduanya telah berkolaborasi saat mereka berusaha untuk membuat versi blockchain dari Rollercoaster Tycoon Touch dan Goon Squad. atari adalah merek video game ikonik yang memahami potensi dari dampak teknologi Blockchain. Sebagai permulaan, teknologi …

Baca Lebih Lanjut.. »