The Legendary Investment Trick : Margin Of Safety
Home / berita / The Legendary Investment Trick : Margin Of Safety

The Legendary Investment Trick : Margin Of Safety

Legendaris, yah tidaklah muluk jika tips investasi yang akan kita bahas pada tulisan kali ini sebagai cara yang legendaris. Dipublikasikan oleh “Father Of Investing” Ben Graham kemudian diturunkan kepada para penerusnya seperti Warren Buffet dan kawan-kawan.

Ini merupakan salah satu jurus andalan Ben Graham yang terdapat dalam bukunya, The Intelligent Investor. Dimana bagi para investor, ini bisa juga disebut dengan Area Aman untuk menginvestasikan dana anda.

Apa Margin Of Safety itu sebenarnya? Margin of Safety kadang disingkat MoS biasanya dianggap sebagai batas aman . Seorang investor, alasan anda membeli saham adalah untuk mendapatkan keuntungan. Namun Ben Graham menekankan bahwa, jika anda ingin membeli sebuah saham, anda harus membeli karena nilai perusahaan saham tersebut lebih tinggi dari harga saham perusahaan itu sendiri. Jika anda yakin suatu hari harganya akan naik mendekati nilai perusahaan tersebut, maka anda boleh membelinya. Margin Of Safety sangat berkaitan erat dengan Nilai Intrinsik sebuah perusahaan. Jadi kuncinya adalah jika nilai saham bernilai 100. Dan saat ini harga ditawarkan dibawah angka 100, berarti antara 0 sampai 99, maka harga saham tersebut kita asumsikan murah.

Jadi pada intinya, anda harus melakukan pekerjaan analisa perusahaan untuk mendapatkan angka nilai intrinsik, pelajar ini ada dalam review buku the inteliigent investor di majalah inforexnews.

Sebagai ilustrasi, anda telah menscreening sebuah perusahaan A yang harga sahamnya berada di level 400. Kemudian anda mendapatkan bahwa nilai intrinsik perusahaan tersebut adalah 500. Oke, namun dasarnya orang menganalisa berpotensi melakukan kesalahan. bisa saja screening anda mengalami kesalahan dalam input data. Maka dari itu, untuk mengamankan nilai intrinsik. Anda mengurangi nilai intrinsik misalnya menjadi  300. Berarti anda mengurangi 40% intrinsik yang telah anda dapatkan angknya. Inilah yang disebut dariMargin of Safety.

Dimana anda menurunkan lagi batas aman dari nilai intrinsik yang digunakan untuk menjadi batas aman bagi anda berinvestasi dalam perusahaan tersebut. Namun anda mungkin anda menanyakan benarkah ada harga saham semurah itu? Yah, memang Margin of Safety memerlukan kejelian serta kerja keras untuk menemukannya.

Saham yang didiskon dengan range sejauh itu memang menguntungkan, namun tidak juga mudah ditemukan hanya dengan melihat. Anda harus memantau berpuluh-puluh perusahaan untuk mendapatkan kesempatan margin of safety.

Anggap saja sekarang. Harga Iphone 7 adalah 15 juta, kemudian harga secondnya adalah 12 juta. Kemudian anda ditawarkan dengan harga 5 juta? Anda pasti memborong berapapun unit yang ada. Hal ini juga berlaku pada saham, jika nilai intrinsik sebuah perusahaan sebesar 1 miliar dan kemudian harga sahamnya ditawarkan sebesar 500 juta, apakah anda akan duduk diam tanpa tertarik mengambil keuntungan?

Pada dasarnya Margin of Safety memiliki fungsi sebagai pelindung bagi anda yang berpotensi melakukan kesalahan analisa. Bisa saja anda membeli sedikit dibawah nilai intrinsik yang telah anda simpulkan. Namun ternyata saham terus jatuh, dan mencapai angka Margin of Safety. Bayangkan jika anda membeli di harga Margin of Safety? Saat sebelumnya anda mungkin sudah rugi, disini anda baru masuk ke dalam transaksi dan tidak mengalami kerugian. Malah saat investasi lama anda kembali ke angka semula, investasi Margin of Safety telah mendapatkan gain yang memuaskan.

Margin of Safety dikategorikan sebagai Low Risk High Return, dimana para penganutnya membeli saham diskon, jika rugi, rugi sedikit, jika untung, memuaskan.

Maka Dari itu, dari konsep pemikiran ini, banyak para pengguna Margin of Safety seperti orang gila yang memborong saham ketika saham tersebut sedang jatuh. Mereka memperhatikan batas aman Margin of Safety itu sendiri. Karena konsep diskon ini telah membuat para penganutnya menjadi kaya raya.

Namun jangan samakan Margin of Safety dengan analisa chart dan sejenisnya. Investasi ini menganut long term investment. Bahkan ada yang menahannya seumur hidup. Kekayaan berlipat dari pertumbuhan perusahaan yang akan sejalan dengan harga saham perusahaan tersebut.

Konsep ini membutuhkan kesabaran dimana anda menunggu, menunggu dan terus menunggu sampai harga mencapai angka Margin of Safety. Kemudian anda juga tidak serta merta langsung untuk, dibutuhkan waktu yang cukup untuk mencapai keuntungan. Bahkan terkadang harga terus menerus jatuh.

Namun karena resiko anda menjadi kecil, pengamanan nilai dana anda menjadi lebih tinggi, dengan potensi keuntungan yang semakin meningkat juga. Maka dari itu, jangan mengira ini akan mendapatkan beberapa keuntungan dalam beberapa hari, para penganut Margin Of Safety menang dalam jangka Panjang.

About Paul_drevs

Check Also

Inflasi Inggris Melonjak ke Tingkat Tertinggi Lima Tahun

Indeks harga konsumen Inggris pada bulan September melonjak ke level tertinggi dalam lima tahun. Kenaikan inflasi …