Home / berita / Theresa May Membangun Kabinet Baru Untuk Keluar Dari Uni Eropa

Theresa May Membangun Kabinet Baru Untuk Keluar Dari Uni Eropa

INFOREXNEWS – PM baru Inggris Theresa May merombak kabinet di Inggris serta pemecatan menteri kelautan, mempromosikan loyalis dan menempatkan pendukung Brexit untuk bertugas melakukan negosiasi yang ditentukannya. Sehari setelah menggantikan David Cameron, May berbicara kepada Kepala Komisi Eropa bahwa Inggris membutuhkan waktu untuk menentukan strategi negosiasi yang ditekan oleh para pemimpin Eropa untuk memulai proses keluar secara resmi dari UE. Hal yang paling di debatkannya adalah Menteri Luar Negeri Boris Johnson yang dituduh oleh PM pertahanan Prancis Jean-Marc Ayrault, bahwa Boris telah berbohong untuk Inggris dalam refrendum sehingga mengejutkan 28 negara di UE.

Selama kampanye, Johnson mengatakan bahwa Inggris bisa memaikan peran yang lebih besar di UE meskipun Brexit. Ada perbedaan yang besar antara meninggalkan UE dan hubungan Inggris dengan UE yang dipikirkannya akan lebih diintensifkan. Tiga minggu setelah refrendum, Theresa May menghadapi masalah kompleks yang berat yaitu melepaskan Inggris dari UE serta mencoba untuk melindungi ekonomi, investasi, dan perdagangan dari gangguan yang dikhawatirkan.

Bank of England mempertahankan suku bunga dan banyak dari investor memikirkan pemotongan suku bunga pertamanya. Kemungkinan BoE akan memberikan stimulus dalam waktu tiga minggu untuk mendukung perekonomian. Poundsterling naik di berita namun masih turun 11% dari malam refrendum. Menteri Keuangan baru Inggris Philiph Hammond, dia akan mengambil pendekatan yang kurang agresif untuk memotong defisit anggaran dari pendahulunya George Osborne. Hammond mengatakan, bahwa pasar membutuhkan kepastian, dan mereka harus tahu bahwa Inggris akan melakukan apapun yang diperlukan untuk menjaga jalur perekonomian. (Leonardo/Inforexnews)

About Nilsen

Check Also

IMF : Pertumbuhan Kredit China Dikategorikan Bahaya

INFOREXNEWS – Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) memperingatkan bahwa pertumbuhan kredit China telah masuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *