Friday, July 1, 2022
Authorised and Regulated Broker

AUDUSD Bullish Ringan Setelah Data Penjualan Eceran Aussie Optimis

Must Read

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang...

Saat sesi Asia berlangsung di hari Jumat ini (19/6), AUDUSD bullish menuju ke nilai tukar 0,6860. Kenaikan itu secara otomatis membuat pasangan memperpanjang pemulihan dari terendah dalam sesi di 0,6840. Faktor utama yang menyebabkan Dolar Australia mengalami kenaikan adalah rilis data penjualan eceran Aussie yang lebih tinggi pada bulan Mei kemarin.

Tingkat pengeluaran konsumen yang diwakilkan oleh penjualan eceran naik sampai 16,3% pada bulan Mei. Data itu lebih baik dari laporan bulan April yang mengalami penurunan sangat tajam sampai -17,7%. Diduga lonjakan data penjualan eceran itu disebabkan oleh aksi balas dendam konsumen setelah kebijakan lockdown dicabut pemerintah Aussie. Sementara itu untuk penjualan eceran final akan disampaikan pada pekan depan.

AUDUSD bullish mampu menghapuskan penurunan-penurunan yang terjadi sebelumnya. Tapi pasangan akan mengalami kesulitan untuk mencatatkan kenaikan jika ekuitas global mencatatkan kinerja yang negatif. Sementara itu untuk indeks S&P 50 mengalami kenaikan ringan 0,20% saat sesi Asia. Selain itu indeks saham Asia juga mencetak beberapa kenaikan.

Ahli analisa dari JP Morgan mengatakan bahwa mata uang Dolar Australia akan menghadapi tarik ulur sentimen risiko. Saat ini pasar sedang dipermainkan oleh serangan kedua virus Corona dan langkah stimulus tambahan.

Selama tiga bulan terakhir, AUDUSD bullish sampai 1.500 pips. Bahkan RBA mengatakan cukup prihatin dengan kenaikan yang signifikan pada mata uang Dolar Australia. Sehingga para investor bisa jadi akan menahan diri untuk tidak melakukan pembelian pada mata uang Dolar Australia.

Pergerakan AUDUSD selanjutnya akan sangat ditentukan dari arah sentimen risiko global. Mengingat beberapa masalah terus menjadi katalis penggerak risiko. Masalah itu seperti serangan kedua pandemi, konflik geopolitik dan juga langkah stimulus bank sentral global.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+ mengatakan akan tetap pada rencana...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang lebih rendah berarti jumlah koin...

Coinbase ingin Ekspansi ke Eropa di tengah Crypto Winter

Coinbase memperluas operasinya ke berbagai negara di Eropa di tengah "crypto winter." Meskipun memberhentikan banyak karyawan dan membatalkan tawaran pekerjaan, wakil presiden...

Binance akan Bantu Kamboja dalam Mengembangkan Peraturan Kripto

Pertukaran kripto Binance telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC), menurut pengumuman 30 Juni.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -